Tampilkan postingan dengan label politik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label politik. Tampilkan semua postingan

Jumat, 30 Maret 2018

Tetapkan 38 Anggota Dan Mantan Anggota DPRD Sumut Sebagai Tersangka Ini Penjelasan KPK


Dominoqq Terpercaya 2018 - Beberapa waktu terakhir, penggalan foto yang diduga merupakan surat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beredar.

Surat nomor B/227/DIK.00/23/03/2018 perihal pemberitahuan itu ditujukan kepada Ketua DPRD Sumut. Surat itu menyebut 38 anggota dan mantan anggota DPRD Sumut tersangka atas kasus suap mantan Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho.

Wakil Ketua KPK Saut Situmorang membenarkan surat tersebut.

"Benar itu," kata Saut melalui aplikasi WhatsApp, Jumat (30/3/2018).

Ketua DPRD Sumut Wagirin Arman tidak ingin berkomentar. Dia mengaku belum memeroleh surat itu.

"Begini, kalau masih cerita-cerita, fotokopi, saya tidak mau komentar. Itu biasanya kalau KPK menetapkan tersangka anggota saya, itu nanti ada surat resmi sampai ke saya. Ini kan masih informasi kalian itu ada fotokopi beredar, itu saya belum mau komentar," kata Wagirin.

"Saya kan belum masuk kantor. Nanti Senin saya masuk kantor, baru saya check," sambungnya.

Berdasar penggalan foto surat KPK yang beredar tersebut, 38 anggota dan mantan anggota DPRD Sumut yang jadi tersangka baru kasus suap Gatot adalah Rijal Sirait, Rinawati Sianturi, Rooslynda Marpaung, Fadly Nurzal, Abu Bokar Tambak, Enda Mora Lubis, M. Yusuf Siregar.

Muhammad Faisal, Abul Hasan Maturidi, Biller Pasaribu, Richard Eddy Marsaut Lingga, Syafrida Fitrie, Rahmianna Delima Pulungan, Arifin Nainggolan, Mustofawiyah, Sopar Siburian, Analisman Zalukhu, Tonnies Sianturi, Tohonan Silalahi, Murni Elieser, Dermawan Sembiring.

Kemudian Arlene Manurung, Syahrial Harahap, Restu Kurniawan, Washington Pane, John Hugo Silalahi, Ferry Suando, Tunggul Siagian, Fahru Rozi, Taufan Agung Ginting, Tiaisah Ritonga, Helmiati, Muslim Simbolon, Sonny Firdaus, Pasiruddin Daulay, Elezaro Duha, Musdalifah dan Tahan Manahan Panggabean.

Rabu, 28 Maret 2018

Leo Dituntut 10 Bulan Penjara Akibat Aniaya Dan Ancam Bunuh Istri


Dominoqq Terpercaya 2018 - Terdakwa penganiayaan istri, Leo Albertus Sembiring menjalani sidang di Pengadilan Negeri Lubukpakam perwakilan Pancurbatu, Rabu (28/3/2018). Pada sidang ini, Leo dituntut 10 bulan penjara oleh majelsi hakim.

"Jadi begini, terdakwa dituntut 10 bulan karena dia memiliki etikad baik dan menurut hasil visum juga," ujar Jaksa.

Pada persidangan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi korban pada Rabu (14/3) Majelis Hakim telah mendengarkan keterangan Cerita Tionia Boru Sihotang (30). Tionia Boru Sihotang mengatakan tanggal 31 Maret 2016 terdakwa juga telah melakukan penganiayaan terhadap dirinya.

Dengan berlinang air mata Cerita Tionia Boru Sihotang menjelaskan kepada majelis hakim kalau ia sering dianiaya oleh terdakwa.

"Saya sudah sering dianiaya oleh terdakwa, bahu sebelah kiri ini pun masih sakit," ujar Cerita Tionia.

Tionia juga menjelaskan bahwa ia juga pernah diancam untuk dibunuh.

"Saya juga pernah diancam dibunuh, bukan hanya dianiaya pak," ujarnya.

Rabu, 14 Maret 2018

Gara Tidak Bawa PR Guru Suruh Murid Jilat WC Sampai Muntah


Dominoqq Terpercaya 2018 - Seorang guru SD Negeri 104302 di Desa Cempedak Lobang, Kecamatan Sei Rampah, Serdang Bedagai dinilai bersikap sangat kasar dan arogan dan tidak mencerminkan perbuatannya selaku tenaga pendidik.

RM demikian inisial guru kelas 4 itu–telah memberikan hukuman tak wajar, yakni menyuruh seorang siswa menjilat lantai WC, hanya gara-gara tidak membawa tanah subur yang sebelumnya ditugaskan guru tersebut.

Hal itu terungkap dari pengakuan siswa berinisial WH, Rabu (14/3/2018) pagi. “Aku disuruh jilati WC sama ibu guru itu,” ujarnya polos.

Dituturkan WH, peristiwa itu terjadi Jumat (9/3/2018) pagi. Sebelumnya ibu guru RM menyuruh mereka tanah subur ke sekolah. Namun, hari itu dia lupa membawanya yang membuat RM marah.

Ketika sang guru menanyakan tentang tugas membawa tanah itu, WH mengaku tidak membawanya.

“Karena aku gak bawa tanah, aku disuruh pilih, bawa nasi goreng apa jilat wc. Aku pilih jilat wc,” beber WH.

Menrut WH, dia beberapa kali harus menjilati wc, meski sempat muntah karena tak tahan mencium bau wc. “Aku sempat muntah, setelah itu aku disuruh pergi,” bilangnya. Salah seorang mantan siswa SD tersebut, Yanti, warga Desa Cempedak Lobang, mengakui kekejaman RM. Guru perempuan itu juga disebut termasuk seorang guru yang ringan tangan.

Diakuinya, saat masih menjadi murid di sekolah tersebut, banyak murid selalu mendapat perlakuan kasar dari sang guru, termasuk dirinya.

“Memang kejam guru itu, waktu sekolah aku sering dipukul pakai penghapus,” beber Yanti.

Yanti berharap, Kadis Pendidikan Sergai bisa mengambil tindakan tegas memindahkan guru tersebut k esekolah lain sebagai hukuman atas perbuatannya.

“Kami selaku orangtua murid minta guru tersebut segera dipindahkan agar tidak terulang kejadian seperti itu pada murid lainya,” pintanya.

Kepala SD Negeri 104302 yang coba ditemui, tidak berada di tempat. Saat disambangi ke sekolah tersebut, dikatakan bahwa kepala sekolah sedang mengikuti rapat di Kantor Disdik. Sementara itu, tak seorang guru pun bersedia berkomentar terkait peristiwa tersebut. Terpisah, tindakan RM yang memaksa muridnya WH menjilati WC mendapat tanggapan serius dari Kadis Pendidikan Sergai.

Drs Jonni Walker Manik MM, menyebut akan mengambil sikap tegas dengan menjatuhkan sangsi terhadap RM, atas adanya laporan menghukum murid dengan menyuruh menjilati lantai WC.

“Kita sudah lakukan rapat untuk menjatuhkan sanksi terhadap guru tersebut,” ujar Jonni.

Selasa, 13 Maret 2018

Ini Dia Pemilik Mobil Plat Merah BK 83 Yang Parkir Di Trotoar


Dominoqq Terpercaya 2018 - Mobil pelat merah BK 83 yang diposting Wakil Wali Kota Medan Akhyar Nasution di laman Facebook miliknya karena parkir di trotoar jalan, ternyata kendaraan dinas pejabat teras Pemprov Sumut.

Mobil itu diparkir di trotoar jalan sekitar Lapangan Merdeka Medan pada Minggu (11/3/2018) lalu.

Setelah ditelusuri, kendaraan tersebut merupakan mobil dinas Kepala Biro Administrasi Pembangunan Pemprov Sumut Eric Aruan.

Eric yang saat dikonfirmasi mengaku sedang berada di Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), tak menampik hal ini.

Eric mengaku salah dan malu atas perbuatannya. Ia beralasan diarahkan juru parkir sehingga meletakkan kendaraannya di trotoar jalan. Menurut Eric, sebagian ruas jalan di sekitar Lapangan Merdeka Medan ditutup kala itu.

Saat itu, Eric mengaku hendak mengikuti senam pagi yang digelar di Lapangan Merdeka Medan.

"Ya aku pun salah, aku pun salah. Tapi sebenarnya, enggak pikiran aku mau menghambat pejalan kaki. Tidak. Karena diarahkan tukang parkir," kata Eric melalui sambungan telepon, Selasa (12/3/2018).

Mobil dinas pelat merah BK 83 menjadi viral setelah diposting Wakil Wali Kota Medan Akhyar Nasution di laman Facebook miliknya pada Minggu (11/3/2018).  

Akhyar mengecam pengendara mobil tersebut karena parkir di trotoar jalan.

"Tuan yang terhormat, trotoar ini untuk pejalan kaki, bukan untuk parkir mobil tuan," tulis Akhyar di status Facebook-nya.

Hingga saat ini, postingan itu telah ditanggapi sebanyak 492 akun dan dibagikan sebanyak 81 kali. Berbagai komentar pedas dilayangkan netizen terhadap perilaku pengendara mobil dinas tersebut.

Meski mengaku salah, Eric juga keberatan karena Akhyar hanya memposting kendaraan dinasnya. Menurut Eric, ada banyak mobil lain yang turut parkir di trotoar saat itu.

"Sebenarnya salah aku itu tidak fatal kalinya. Orang memang tutup parkir, semua orang di kiri kanan, masak mobil orang lain tidak difotonya. Foto juga lah. 30 mobil ada loh di situ parkir," kata Eric.

Sehari setelah itu, Akhyar menemukan mobil lain yang parkir di trotoar yang sama.

''Hari ini mobil retail indihome, diposisi yg sama dgn mobil BK 83 kemarin,'' tulis Wawako Medan ini.

Senin, 12 Maret 2018

Apes Baru Pulang Kerja Dari Rumah Sakit Siti Dirampok


Dominoqq Terpercaya 2018 - Adi Syahputra (23) adalah warga Medan Denai ditangkap polisi.

Pasalnya ia merampok tas seorang dokter yang baru berobat dari rumah sakit.

Aksinya tersebut ternyata dilihat oleh korban yang hendak pulang ke rumahnya.

Korban adalah seorang dokter bernama Siti Aisyah Pulungan warga Medan Denai.

Kanit Reskrim Polsek Medan Area, Iptu Rudianto Silalahi, mengatakan bahwa pelaku melakukan aksinya karena korban meletakkan tas di sepeda motor.

"Waktu itu, korban mengendari sepeda motor Honda Beat dan memarkirkan di Jalan Bromo, Simpang Perjuangan, Medan Area. Kemudian korban meletakkan tas sandangnya di sepeda motornya tersebut. Pelaku yang melihat tas itu, langsung mengambil dan kabur," ujarnya kepada Tribun Medan.

Ia juga menambahkan bahwa korban sempat mengejar pelaku, tetapi karena kalah cepat pelaku yang bernama Adi tersebut tak terkejar lagi.

"Karena tak terkejarnya, korban pun mengadu ke Polsek Medan Area. Kejadian tersebut terjadi pada hari Rabu(14/02/2018), sekitar pukul 13.00 WIB," tambahnya lagi.

Setelah pengintaian beberapa minggu, pelaku akhirnya tertangkap pada Sabtu (10/3/2018) sekitar pukul 16.30 WIB.

"Pelaku ditangkap di Jalan Denai, kawasan Medan Area. Pelaku juga telah membuang alat bukti tas punya dokter tersebut, dan pelaku mengakui perbutannya. Pelaku dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian," jelasnya lagi.

Sabtu, 10 Maret 2018

3 Pengedar Sabu Saat Ini Berhasil Di Ringkus Polres Sergai


Dominoqq Terpercaya 2018 - Polres Sergai berhasil meringkus tiga pria yang sedang pesta sabu di salahsatu rumah sekitar Dusun 2, Desa Nagur, Kecamatan Tanjung Beringin, Sergai.

Ketiga pelaku diamankan Ade Tya alias Adi (24), Andre Nasution (38) dan Dedi Nasution (34) warga Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Sergai.

Selain itu polisi berhasil mengamankan barang bukti 6 paket sabu dengan berat 1,6 gram, 33 plastik transparan, 9 pipet plastik, 1 gulung kertas timah, 3 mancis, 1 mancis dirakit dengan jarum.

Menurut sumber, siang itu Kapolres Sergai AKBP Nicolas Ary Lilipaly mendapat informasi adanya warga sedang pesta sabu. Dari laporan itu Kapolres perintahkan anggota Sat Narkoba untuk melakukan penyelidikan.

Personil tiba di lokasi langsung masuk melalui pintu belakang rumah tersangka yang saat itu tidak terkunci. Setelah itu personil menemukan ketiga tersangka sedang pesta sabu di ruang tengah dan menemukan barang bukti di sekitar para tersangka.

Andre mengaku, dirinya sudah lebih dari 5 bulan menjalankan profesi sebagai pengedar sabu. Bahkan sebagian dapat mengkonsumsi sabu di rumahnya. “Ada beli tapi ada isap dirumah,” bilangnya.

Kapolres Sergai AKBP Nicolas Ary Lilipaly melalui Kasubag Humas AKP Neli mengatakan, tertangkapnya para tersangka atas adanya informasi dari masyarakat diterima Kapolres kemudian dilakukan tindak lanjut dan berhasil meringkus tersangka.

“Para tersangka dijerat UU nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” Papar AKP Neli.

Jumat, 09 Maret 2018

Membentak Ibu saat Lagi Tinggi Zebua Di Bentak Balik Sama Polisi


Dominoqq Terpercaya 2018 -
Christian Hasiholan Zebua (23), warga Desa Jorlang Hataran Kabupaten Simalungun memang keterlaluan. Sejak menjadi pecandu lem kambing 10 tahun silam, Christian kerab mengancam ibu kandungnya.

Tak kuasa menahan derita yang bekerpanjangan, sang ibu Deliana Br Sinaga (64) memilih melaporkan anak kandungnya tersebut ke Polsek Kutalimbaru. Setelah difasilitasi (problem solving) oleh Kapolsek Kutalimbaru AKP Martualesi Sitepu SH MH, Christian akhirnya direhab di salah satu panti sosial di Jalan Berdikari. Desa Lau Bakeri, Kecamatan Kutalimbaru.

Menurut Kapolsek Kutalimbaru AKP Martualesi Sitepu SH MH kepada wartawan koran ini menjelaskan, pihak Polsek Kutalimbaru menerima kehadiran ibu Deliana Br Sinaga dilatar belakangi pada saat bulan Desember 2017 lalu. Saat itu, Kapolsek Kutalimbaru memberikan penyuluhan Narkoba di perayaan Natal Gereja GBI di Jambur Bukit Permai Kutalimbaru.

“Mendengar ceramah saya waktu itu, lalu salah satu pendeta membawa ibu Deliana Br Sinaga ke Polsek Kutalimbaru untuk menyampaikan penderitaanya. Disitulah saya ketahui kalu Deliana Br Sinaga sering diperlakukan tidak wajar oleh anaknya yang sudah 10 tahun kecanduan lem,” terang AKP Martualesi Sitepu.

Lanjut dikatakan, dari hasil kesepakatan dengan seluruh keluarga, Deliana Br Sinaga akhirnya menyetujui kalau anaknya direhab. Dan ibu Sinaga mengucapkan banyak terima kasih kepada Polsek Kutalimbaru karena anaknya bisa di rehabilitasi tanpa mengeluarkan biaya.

“Hal ini kami lakukan semata mata menunjukkan ke masyarakat bahwa Polri tidak hanya eksis menangani peredaran narkoba. Tapi juga bukti nyata dalam program unggulan mingguan “Minggu Berkat” hadir ditengah tengah masyarakat, sambungnya.

Selasa, 06 Maret 2018

Ingin Beli Motor Pakai Upal Mail Dan Bebe Di Tangkap


Dominoqq Terpercaya 2018 - ua sejoli bernama Ismail Tarigan alias Mail (23) dan juga Jumadi alias Bebe (39) ditangkap polisi setelah keduanya kedapatan memiliki puluhan lembar uang palsu pecahan Rp 100 ribu.

Penangkapan keduanya berawal informasi dari masyarakat yang menyebutkan akan adanya transaksi jual beli sepeda motor dengan menggunakan uang palsu.

Kapolrestabes Medan, Kombes Dadang Hartanto yang memaparkan kasus tersebut mengatakan dari tersangka Ismail Tarigan alias Mail (23), berhasil diamankan Upal sebanyak 22 lembar pecahan Rp 100 ribu dan dari tersangka Jumadi alias Bebe (39), diamankan sebanyak 29 lembar uang palsu pecahan Rp 100 ribu.

"Total Upal yang berhasil disita sebanyak 51 lembar dari kedua tersangka," kata Dadang di Mapolrestabes Medan.

"Tersangka Bebe sendiri mengakui, uang yang ia dapatkan dari DPO jika di total mencapai seluruhnya Rp 7 juta rupiah," tambahnya.

Dadang menjelaskan bahwa kasus ia diberitahukan kemasyarakat luas, agar masyarakat waspada dan memahami adanya kemungkinan, orang-orang yang ingin menyebarkan atau bertransaksi menggunakan Upal.

“Biasanya yang menjadi sasaran warung-warung kecil yang tidak punya alat mengidentifikasi uang palsu. Biasa dilakukan pada sore hari atau malam, maka dilakukan transaksi oleh para tersangka,“ kata Dadang.

“Untuk mempertanggungajawabkan perbuatannya, tersangka akan dijerat dengan pasal 26 ayat (2) Jo pasal 36 ayat (2) UU RI nomor 7 tahun 2011 tentang mata uang. Dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara dan denda sebesar Rp 10 miliar,“ pungkas Dadang.

Sabtu, 03 Maret 2018

Warga Rampah Ribut Akibat Jalan Rusak Parah


Dominoqq Terpercaya 2018 - Jalan Stasiun yang berada di Rampah, ibukota Kabupaten Serdang Bedagai kondisinya rusak parah, sehingga selalu membuat warga terganggu dan kesulitan saat melintas.

Beberapa warga sekitar mengatakan, kondisi Jalan Stasiun yang berlobang itu membuat setiap kali turun hujan, jalan berubah tersebut bagai kubangan kerbau.

“Kalau hari hujan jalan ini macam kubangan kerbau,” ujar Yani, warga sekitar yang ditemui Sabtu (3/3/2018) sekira jam 16.00 wib.

Menurut dia, Jalan Stasiun sudah beberapa kali perbaikan, namun diduga buruknya kualitas pengerjaan dan aspal, tak berselang lama, jalan sudah rusak kembali. Selain itu, drainase di sekitar jalan juga buruk.

“Sudah diperbaiki beberapa bulan lalu, tapi ini udah rusak lagi. Itu karena tak maksimal memperbaikinya,” bilang Yani.

Dikatakannya, Jalan Stasiun merupakan jalan satu-satunya akses warga pedesaan untuk menuju kota Rampah. Selain itu setiap harinya ratusan pelajar SD, SMP dan SMA melintasi jalan tersebut.

“Kami minta Bupati Sergai segera memperbaiki jalan Stasiun karena lokasinya berada persis di ibukota Kabupaten,” paparnya.

Jumat, 02 Maret 2018

Kejaksaan Negeri Binjai Musnahkan Barang Bukti Di Lapangan Kantor


Dominoqq Terpercaya 2018 - Guna melaksanakan fungsi sebagai eksekutor, Kejaksaan Negeri Binjai menggelar pemusnahan barang bukti hasil kejahatan narkotika antara lain jenis sabu, ganja dan pil ekstasi di Lapangan Kantor Kejaksaan Negeri Binjai.

Pemusnahan barang bukti tersebut, juga turut dihadiri oleh Kepala Kejaksaan Negeri Binjai, Victor Antonius Saragih Sidabutar SH.MH, Kasi Pidum Kejari Binjai Bendry Almy SH, Kasi Intel Kejari Binjai Prana Manik SH.MH, Kasi Datun Kejari Binjai Herleny SH beserta seluruh Jaksa di jajaran Kejari Binjai.

Dalam wawancara secara langsung seusai mengikuti senam pagi bersama di Kejari Binjai pada Jumat 2 maret, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Binjai Victor Antonius Saragih Sidabutar SH.MH, melalui Kasi Pidum Kejari Binjai Bendry Almy SH, mengatakan bahwa barang bukti yang dimusnahkan tersebut adalah sisa dari hasil uji laboratorium pihak kepolisian.

"Barang bukti narkotika yang kita musnahkan tersebut adalah sisa uji lab pihak kepolisian dari para terdakwa yang sudah divonis bersalah dan berkekuatan hukum tetap oleh pengadilan, dari bulan Oktober 2017 hingga Maret 2018 ini,". ujar Bendry.

Bendry menerangkan, bahwa dalam suatu perkara tindak pidana penyalahgunaan narkotika dengan jumlah barang bukti yang banyak, pihaknya berkewajiban untuk memerintahkan penyidik baik dari kepolisian atau pun BNN untuk melakukan pemusnahan barang bukti tersebut di masa penyidikan.

"Dalam perkara narkotika dengan jumlah barang bukti besar, maka ada kewajiban untuk melakukan pemusnahan barang bukti di tahap penyidikan, dengan sebelumnya pihak penyidik meminta kepada Kejaksaan untuk mengeluarkan Surat Ketetapan Status Barang Sitaan dimana sebagian dari BB tersebut telah dikirimkan ke laboratorium untuk di uji oleh sebab itu, barang bukti yang kita musnahkan sekarang hanya berjumlah kecil," terangnya.

Berikut rincian barang bukti yang telah dimusnahkan oleh Pihak Kejari Binjai, yang tertulis dalam Surat Daftar Lampiran Berita Acara Pemusnahan Barang Bukti Narkotika Nomor : BA-01/N.2.11/EUH.3/02/2018 tertanggal 02 Maret 2018.

Narkotika jenis sabu dengan berat 150,48 Gram dari 106 orang terdakwa, ganja dengan berat 1047,39 Gram dari 11 orang dan pil ekstasi seberat 20,87 Gram dari 4 orang terdakwa, yang seluruhnya telah dinyatakan bersalah dan berkekuatan hukum tetap.

Kamis, 01 Maret 2018

Ingin Cepat Dapat Banyak Uang Mamak Muda Jual Sabu


Dominoqq Terpercaya 2018 - Seorang ibu muda, warga Huta Blok X, Nagori Totap Majawa, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, dibekuk tim Opsnal Reskrim Polsek Tanah Jawa. Dia ditangkap karena mengedarkan sabu. Profesi itu dijalankannya karena ingin cepat kaya.

Tersangka dibekuk dari rumahnya. Petugas turut menyita barang bukti berupa 15 paket bungkusan kecil bening berisi sabu yang tersimpan rapi di dalam wadah penampung beras.

Informasi dihimpun Siantar24Jam, Rabu (28/2/2018) siang, penangkapan ibu muda itu berawal dari laporan warga.

Warga mengaku resah dengan maraknya peredaran sabu di kampung mereka di Totap Majawa, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun.

Menindaklanjuti informasi itu, Kanit Reskrim Iptu Sitinjak bersama tim Opsnal Reskrim Polsekta Tanah Jawa melakukan penyelidikan di lokasi.

Setelah lama memantau gerak-gerik tersangka, petugas pun menggrebek rumah tersangka di Huta Blok X, Nagori Totap Majawa, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, Rabu (28/2/2018) dini hari, sekira jam 02.00 wib.

Selain 15 paket sabu, petugas juga mengamankan barang bukti 1 unit hape milik tersangka. Saat ini, petugas masih melakukan pengembangan. “Masih pengembangan bos,” ucap Kanit Reskrim Polsekta Tanah Jawa, Iptu Sitinjak.

Rabu, 28 Februari 2018

Siswa Korban Pemukulan Guru Sudah Menjalani Operasi Dan Masih Ngeluh Sakit Kepala


Dominoqq Terpercaya 2018 - JM (17) siswa kelas III SMAN Negeri 1 Nias Selatan yang menjadi korban kekerasan dari guru TIK yang diketahui bernama Nestor Halawa ternyata mengidap penyakit sinus karena ada cairan di kepalanya.

"Dia didiagnosa dokter mengidap penyakit sinus dan ada cairan di kepalanya tepatnya di bagian saluran hidung. Sehingga oksigen terhambat masuk ke otak karena penyumbatan," kata tante Jurdil yang diketahui bernama Murniati Mendrofa saat dijumpai di pintu keluar rumah sakit Murni Teguh, Rabu (28/2/2018).

Ia mengatakan JM sudah dioperasi dua minggu lalu dan sekarang dia hanya therapi saja.

"Itu anjuran dokter agar kesehatannya benar-benar pulih. Sekarang dia berada di ruangan THT dan tidak bisa diganggu," ujarnya.

Murniati juga menyatakan kalau sekarang kondisi JM sudah baikan dan semoga dengan operasi yang ia lakukan pada dua minggu lalu bisa menjawab semua penyakit yang ia alami pascamendapat pukulan dari gurunya bernama Nestar Halawa.

"Sekarang dia (JM) rawat jalan dan mengikuti therapi saja di rumah sakit ini,"katanya.

Ia mengatakan pihaknya juga sudah membuat laporan ke polisi dengan nomor laporan : LP/169/XI/2017/SPK"C"/SU/Res-Nisel tanggal 3 November 2017.

Laporan itu dibuat oleh FM (27) dan berharap Polres Nisel bisa mengungkap kasus pemukulan yang dialami JM pada Agustus 2017 silam.

Namun sangat disayangkan sampai saat ini pelaku pemukulan masih bebas mengajar di SMA Negeri 1 Amandraya Nisel.

Selasa, 27 Februari 2018

Dua Sejoli Masih Belum Sempat Goreng Sabu Malah Di Tangkap Duluan


Dominoqq Terpercaya 2018 - Mulia Harahap (32) dan Rahmawan (28) warga Desa Tungguin Kecamatan Binjai Timur asli kena batunya. Belum sempat ‘menggoreng’ sabu yang baru dibeli, keduanya malah disedot personel Polsek Sunggal.

Saat itu kedua sejoli karib itu baru belanja sabu seharga Rp 50 ribu di Jalan Sei Mencirim. Seusai belanja, keduanya berniat untuk mengkonsumsi berdua. Tapi, baru berjalan beberapa ratus meter dari lokasi pembelian, keduanya langsung dicegat personel dari Polsek Sunggal yang sebelumnya sudah mengintai.

“Sabtu (10/2/2018) sekira jam 14.00 wib kita mendapat informasi. Selanjutnya, keduanya kita amankan di Jalan Sei Mencirim Desa Sei Mencirim Kecamatan Sunggal Deliserdang,” ungkap Kompol Wira Prayatna, Selasa (27/2/2018).

Ketika dilakukan penggeledahan, petugas mendapati satu paket kecil sabu dari tangan tersangka Mulia. Selanjutnya, kedua tersangka diboyong petugas ke Polsek Sunggal.

“Keduanya mengaku membeli barang haram itu secara patungan seharga Rp50 ribu,” tambah Wira.

Akibatnya, kedua sohib itu pun harus mendekam di penjara karena diganjar dengan pasal 114 ayat (1) subs 112 ayat (1) uu ri no. 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Ancaman hukuman 10 tahun penjara,” pungkas Wira.

Sabtu, 24 Februari 2018

Dua Pengedar Sabu Membuat Modus Baru Menjual Sabu Campuran Tepung Di Amankan


Dominoqq Terpercaya 2018 - Dua pengedar sabu dengan modus bercampur tepung berhasil diringkus personel Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Siantar.

Satu dari dua pria tersebut, yakni Indra Aditya (40), warga Jalan Rakutta Sembiring, Simpang Pesantren, Kelurahan Nagapitu, Kecamatan Siantar Martoba, disebut sebagai adik sepupu gembong narkoba Apin Lehu. Sementara temannya adalah dan Budi Irawan (28), warga Jalan Patroli, Kelurahan Bah Kapul, Kecamatan Siantar Sitalasari.

Dalam keterangannya, Kasat Resnarkoba AKP Mulyadi, Jumat (23/2/2018) menjelaskan, penangkapan itu dilakukan setelah pihaknya menerima informasi bahwa di Jalan Tambun Barat, Kelurahan Tanjung Tongah, Kecamatan Siantar Martoba, setiap hari ada transaksi sabu.

Personel pun melakukan pengintaian ke lokasi dimaksud dan melihat seorang pria, yakni Budi Irawan sedang berdiri di samping mobil Daihatsu Xenia, BK 1646 WQ. Tak menunggu lama, polisi langsung menyergap Budi.

“Kita amankan Budi Irawan. Sementara di dalam mobil kita amankan Indra Aditya serta barang bukti narkoba,” katanya.

Dari bagasi kanan dalam mobil, polisi mengamankan barang bukti berupa 1 bungkus plastik berisi sabu seberat 12,3 gram, 2 bungkus plastik berisi tepung diduga dicampur dengan sabu seberat 94,25 gram, 1 handphone, dan 1 lembar STNK mobil.

“Yang campuran dengan tepung itu, narkoba jenis turunan sabu juga. Istilahnya untuk remix sabu,” bebernya.

“Barang baru diambil dari kawannya dari daerah Kampung Lalang, dari terminal Pinang Baris dan akan mau diedarkan di seputaran lokasi penangkapan,” sambung Kasat yang akrab disapa Bang Mul ini.

Mulyadi membenarkan, bahwa salah seorang tersangka, Indra Aditya merupakan adik sepupu gembong narkoba, Arifin alias Apin Lehu yang beberapa waktu lalu ditangkap bersama pasangan mesumnya di salah satu hotel oleh personel Polres Madina.

Untuk proses hukum, ujar Mulyadi, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 114 Ayat 2 subs 112 Ayat 2 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.

Kamis, 22 Februari 2018

Kapoldasu Memberikan Sembako Untuk Korban Erupsi Gunung Sinabung


Dominoqq Terpercaya 2018 - Kapoldasu Irjen Drs Paukus Waterpauw memberikan bantuan kemanusiaan berupa sembako kepada masyarakat Desa Selandi, Kecamatan Payung, Kabupaten Karo, di Losd Desa Selandi, yang diserahkan pihak Polres Tanah Karo, Rabu (21/2/2018) siang.

“Sebelumnya Kapolda Sumut memberikan bantuan sembako kepada 700 kepala keluarga bagi warga Desa Payung. Serta 250 kepala keluarga menerima bingkisan,” ungkap Kabid Humas Poldasu, Kombes Pol Rina Sari Ginting kepada wartawan dalam siaran persnya.

Mewakili Kapolda Sumut pemberian bingkisan diberikan oleh Kabag Ops Polres Tanah Karo degan didampingi Muspika Kecamatan Payung. Giat kemanusiaan tersebut termasuk dalam rangka, pembersihan dan pembongkaran bongkahan batu, dan kayu yang menghambat arus aliran lahar dingin Gunung Sinabung berada di Desa Lau Bakerah Kecamatan, Tiganderket.

“Giat tersebut di laksanakan oleh personel Polres Tanah Karo, dan jajaran Polsek sebanyak 110 orang, dibantu oleh BKO Brimobda Sumut sebanyak 1 Pleton, Sabhara Polda Sumut sebanyak 1 pleton dan bersinergi dengan TNI sebanyak 1 pleton,” katanya.

Jumat, 16 Februari 2018

Dua Pria Ini Gol Akibat Gugup Saat Didekati Polisi


Dominoqq Terpercaya 2018 - Fahrozi warga Desa Baru, Kecamatan Batangkuis, Kabupaten Deliserdang tak lagi berkutik saat diadang petugas Polsek Medan Baru. Sebelumnya, pria yang  berusia 23 tahun ini juga sudah  kedapatan membeli narkoba di Jalan Pancasila, Pasar VII, Tembung.

"Dia ini berdua dengan temannya. Sebelum ditangkap, dia terlihat oleh anggota masuk ke kawasan peredaran narkoba," kata Kapolsek Medan Baru, Kompol Victor Ziliwu.

Ketika didekati petugas, Fahrozi yang berboncengan dengan M Hakim alias Akim (38) semakin gugup. Ia kemudian membuang bungkusan plastik bening berisikan sabu yang baru saja dibelinya.

"Karena sudah kedapatan tangan, tersangka ini tak bisa mengelak lagi. Dia ngaku narkoba itu hendak digunakannya berdua dengan tersangka Akim," katanya.

Menurut tersangka, sabu itu dibelinya dengan harga Rp100 ribu dari salah seorang pengedar di Jalan Pancasila. Polisi pun masih mendalami siapa pengedar yang memberikan barang bukti narkoba itu pada Fahrozi dan Akim.

"Keduanya terancam hukuman 12 tahun penjara. Untuk pasal yang kami sangkakan yakni pasal 112 UU RI No35 tahun 2009 tentang narkotika," kata Victor.

Menurut keterangan tersangka, ia sudah lama kecanduan narkoba. Alasannya, Fahrozi menggunakan narkoba guna menambah stamina..

Kamis, 15 Februari 2018

Polrestabes Medan Akan Jaga Ketat 6 Vihara Ini Jelang Imlek


Dominoqq Terpercaya 2018 - Polrestabes Medan saat ini akan memberikan atensi terhadap 6 vihara yang ada di Kota Medan, jelang perayaan Imlek tahun ini. Hal itu diungkapkan Kombes Pol Dadang Hartanto, di Mapolrestabes Medan.

“Enam vihara yang kita atensi adalah Vihara Gunung Timur Jalan Hang Tuah, Vihara Borobudur Jalan Imam Bonjol, Vihara Maitreya Komplek Cemara Asri Jalan Cemara, Vihara Setia Budi Jalan Irian Barat, Vihara Maitrei Jalan Gandi dan Vihara Setia Budi Jalan Irian. Contohnya di Vihara Borobudur kita akan turunkan 2 pleton,” beber Kombes Dadang.‎

Lebih lanjut dikatakan, pihaknya juga sudah mempersiapkan pendeteksian kerawanan yang bakal muncul, antara lain kemacetan, kekerasan, bahkan mungkin tindakan kejahatan lainnya. “Personel yang dilibatkan sebanyak 417 kekuatan.

Vihara yang ada di Medan sekitar 150-an. Di tanggal 15 nanti mereka yang merayakan sudah ada kegiatan. Dan di tanggal 16 mereka merayakan di rumah masing-masing,” ungkap Dadang. Saat disinggung soal pungutan liar,

Dadang mengatakan pihaknya sudah melakukan tindakan untuk meminimalisasi dan mencegah hal-hal tersebut. Pemko juga digandeng soal pungutan liar, begitu juga dengan ancaman.

“Jika terjadi, tentu segera kita proses pidananya. Aplikasi Polisi Kita mungkin bisa digunakan jika pungutan liar dan ancaman terjadi. Sterilisasi di vihara-viahara tentu kita lakukan. Kita doakan perayaan Imlek nanti aman, lancar dan terkendali,” tutup Kombes Pol Dadang.

Selasa, 13 Februari 2018

Sepasang Kekasih Di Gerebek Di Hotel Melala Kawasan Medan-Binjai Saat Ingin Konsumsi Narkoba Bersamaan


Dominoqq Terpercaya 2018 - Bukan rahasia umum lagi jika kawasan Jalan Medan-Binjai, Desa Sei Semayang, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara merupakan kawasan hotel esek-esek. Di wilayah ini, pasangan kekasih memang juga bisa memilih hotel mana saja untuk bisa berduaan menghabiskan waktu bersama.

Namun, tak jarang di beberapa hotel yang dimaksud dijadikan sebagai tempat menggunakan narkoba. Seperti halnya di Hotel Melala. Pasangan kekasih Biston Tarigan (39) dan juga dengan Amelia Rahma alias Amelia (20) saat ini sedang kedapatan pesta sabu di hotel tersebut.

Rencananya, sebelum memadu kasih dengan menggapai puncak kenikmatan, pasangan kekasih ini melakukan pemanasan dengan mengisap sabu bersama. Namun sial, aksi keduanya berhasil di pergok petugas Unit Reskrim Polsek Sunggal.

"Mereka berdua ini sedanf menginap di kamar nomor 30. Ketika hendak pesta narkoba, ada salah seorang warga yang melapor," kata Kapolsek Sunggal, Kompol Wira Prayatna.

Mendapat laporan itu, sejumlah petugas Reskrim juga langsung turun ke lokasi melakukan pengintaian. Saat pintu kamar didobrak, keduanya tengah sedanf mengkonsumsi narkoba.

"Dari dalam kamar yang dihuni kedua tersangka disita satu paket sabu. Kemudian, kami temukan alat hisap," kata Wira.

Mantan Kapolsek Delitua ini mengatakan, pihaknya masih mendalami darimana keduanya memeroleh sabu. Menurut tersangka Biston, ia sudah dua tahun mengonsumsi sabu untuk menambah stamina.

Minggu, 11 Februari 2018

Islan Di Tangkap Saat Isap Sabu Di Rumah Kosong


Dominoqq Terpercaya 2018 - Islan (30) saat ini juga tak berkuti waktu diamankan petugas Reskrim Polsek Medan Baru dari salah satu rumah kosong di Kampung Sejahtera, Medan Petisah, Minggu (12/2). Saat diciduk, warga Jalan Gaperta Medan Helvetia ini, saat sedang isap sabu.

“Pelaku kita amankan pada Jumat (9/2) atas adanya laporan dari masyarakat yang menyebutkan di salah satu rumah kosong di Kampung Sejahtera sering dijadikan tempat ngumpul orang memakai narkoba,” kata Kapolsek Medan Baru Kompol Victor Ziliwu, Minggu (11/2) siang.

Dijelaskan Kompol Victor Ziliwu, ketika petugas tiba di lokasi, pelaku Islan sedang mengisap narkoba jenis sabu.

“Kemudian pelaku diamankan bersama barang bukti 1 buang bong alat hisap sabu-sabu, 1 pipa kaca berisikan sabu-sabu, 1 buah jarum dan 1 buah mancis,” jelas Kapolsek.

Kapolsek menghimbau kepada warga Kampung Sejahtera agar menjauhi narkoba.

“Kami tetap komit memberantas narkoba sampai Kampung Sejahtera benar-benar terbebas dari peredaran dan penyalahgunaan narkoba,” katanya. Akibat perbuatannya, tersang.

Sabtu, 10 Februari 2018

Pria Ini Dituduh Mencuri Di Hantam Warga Sampai Bonyok


Dominoqq Terpercaya 2018 - Dituduh sebagai komplotan pencuri bersama dengan dua orang pelaku lainnya yang sudah berhasil melarikan diri, seorang pemuda bermarga Naibaho (28), saat ini sudah babak belur dihantam warga, Sabtu (10/2/2018) siang, sekira jam 12.30 wib. Selanjutnya, warga Rambung Merah, Kecamatan Siantar Kabupaten Simalungun itu juga sudah diserahkan ke Mapolsek Bangun.

Namun, kepada polisi, dia mengaku tidak mengetahui kasus pencurian yang terjadi di rumah seorang penjual sayur dan masih satu marga dengannya itu di Nagori Dolok Hataran, Kecamatan Siantar Kabupaten Simalungun. Pada malam kejadian itu, Naibaho berdalih kebetulan melintas di sekitar lokasi dengan mengenderai becak bermotor.

Kemudian, warga memberhentikannya. Saat membantah melakukan pencurian bersama dua orang pelaku lain yang berhasil melarikan diri dari kepungan warga itulah dia dipukuli.

“Saya dituduh mencuri bersama dua orang yang melarikan diri. Padahal, saya tidak melakukannya. Saya langsung dipukuli sampai luka-luka. Sedih kali aku, padahal dia satu marga samaku, mana mungkin aku mencuri di rumahnya,” kata Naibaho tertunduk didampingi keluarganya di Mapolsek Bangun.

Saat diamankan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Bangun tersebut, keluarganya dikatakan masih bersabar dan memilih penyelesaian kasus itu secara kekeluargaan. “Kami sudah berdamai,” katanya berlalu meninggalkan Mapolsek Bangun.

Sementara, Suhardi, Pangulu Dolok Hataran yang dikonfirmasi melalui telepon selulernya membenarkan peristiwa tersebut. “Dia sempat diserahkan ke Polsek Bangun. Informasinya, keluarganya sudah berdamai,” ucapnya.

Kapolsek Bangun AKP PJ Purba ketika dikonfirmasi melalui Kanit Reskrim Polsek Bangun Ipda Gultom membenarkan pihaknya sudah menerima laporan warga dan sudah mengamankan terduga pelaku. “Kita sudah melakukan pemeriksaan setelah adanya laporan dari warga. Sementara, hasil pemeriksaan awal, pemuda itu belum sempat melakukan pencurian,” katanya singkat.