Tampilkan postingan dengan label Penganiayaan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Penganiayaan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 22 Mei 2018

Ibu Tiri Tega Siksa Bocah 4 Tahun Sampai Patah Tulang Hingga Sering Berbicara Sendiri



Dominoqq Terpercaya 2018 - Kasus kekejaman orang tua terhadap anak saat ini kembali terjadi lagi di Kota Medan.

Seorang anak kecil yang disiksa oleh ibunya tirinya hingga tulangnya patah. Selain itu, sang anak juga diduga mengalami trauma psikologis. Menurut informasi mengenai penganiayaan anak ini diceritakan oleh sang bibi si anak malang itu, Dwi Erni Sembiring di Facebooknya yang saat ini sudah viral.

Menurutnya, si keponakan mengalamai patah tulang, bibir pecah, punggung dan perut biru biru, kepala bocor, pelipis lecet dan juga ditemukan banyak bekas lebam di bagian vital anak ini.

“Selama ini aku sudah diam. Kau mau jungkir balik sama bapak anak itu, bukan urusanku.

Dulu kau juga sempat buat keponakanku begini, Tapi aku diamkan karena bapaknya sendiri yg bilang ga akan diulangi.

Tapi sekarang apa, kau buat lagi begini malah lebih parah dari yg pertama kali kau lakukan itu.

Kau perempuan, nanti kau juga akan punya anak. Walau dia anak tirimu, tapi ga pantas kau perlakukan dia begini.

Masih kecil dia, masih umur 4thn. Sebandel apa anak seumur itu maka bisa kau buat sampai hancur begitu?

Asal kau tau yah, anak yg kau hajar itu bukan hanya sakit fisik tapi juga sakit psikis juga. Untuk tutup mata mau tidur aja sudah ga berani dia kau buat, ngoceh sendiri, berdiri disudut sudut rumah, ketawa pun ga ma lagi, sudah rusak kau buat psikisnya..!!

Menurut sang bibi,  Dwi Erni Sembiring, kasus ini sudah mereka laporkan ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

Ia pun mengaku bahwa sudah ada banyak sekali mendapat dukungan untuk memperjuangkan nasib si anak.

“Kau tunggu aja... Kau pilih menyerahkam dirimu sendiri atau kau tetap sembunyi..,” tambahnya lagi.

Menurutnya, anak malang itu sekarang sedang berada di Kabanjahe, Tanah Karo, bersama bibinya yang lain.

"Saat ini keponakan saya benar-benar sangat tertekan sekali sampai dia tidak mau berbicara, raut wajahnya raut ketakutan, suka ngomong sendiri dan tidak ada tawa sama sekali. Tadi saya sempat videocall dengan dia, dia yg biasanya dia ceria dan mau bicara, sekarang berubah 180 derajat," ujarnya.

Rabu, 28 Maret 2018

Leo Dituntut 10 Bulan Penjara Akibat Aniaya Dan Ancam Bunuh Istri


Dominoqq Terpercaya 2018 - Terdakwa penganiayaan istri, Leo Albertus Sembiring menjalani sidang di Pengadilan Negeri Lubukpakam perwakilan Pancurbatu, Rabu (28/3/2018). Pada sidang ini, Leo dituntut 10 bulan penjara oleh majelsi hakim.

"Jadi begini, terdakwa dituntut 10 bulan karena dia memiliki etikad baik dan menurut hasil visum juga," ujar Jaksa.

Pada persidangan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi korban pada Rabu (14/3) Majelis Hakim telah mendengarkan keterangan Cerita Tionia Boru Sihotang (30). Tionia Boru Sihotang mengatakan tanggal 31 Maret 2016 terdakwa juga telah melakukan penganiayaan terhadap dirinya.

Dengan berlinang air mata Cerita Tionia Boru Sihotang menjelaskan kepada majelis hakim kalau ia sering dianiaya oleh terdakwa.

"Saya sudah sering dianiaya oleh terdakwa, bahu sebelah kiri ini pun masih sakit," ujar Cerita Tionia.

Tionia juga menjelaskan bahwa ia juga pernah diancam untuk dibunuh.

"Saya juga pernah diancam dibunuh, bukan hanya dianiaya pak," ujarnya.

Rabu, 14 Maret 2018

Gara Tidak Bawa PR Guru Suruh Murid Jilat WC Sampai Muntah


Dominoqq Terpercaya 2018 - Seorang guru SD Negeri 104302 di Desa Cempedak Lobang, Kecamatan Sei Rampah, Serdang Bedagai dinilai bersikap sangat kasar dan arogan dan tidak mencerminkan perbuatannya selaku tenaga pendidik.

RM demikian inisial guru kelas 4 itu–telah memberikan hukuman tak wajar, yakni menyuruh seorang siswa menjilat lantai WC, hanya gara-gara tidak membawa tanah subur yang sebelumnya ditugaskan guru tersebut.

Hal itu terungkap dari pengakuan siswa berinisial WH, Rabu (14/3/2018) pagi. “Aku disuruh jilati WC sama ibu guru itu,” ujarnya polos.

Dituturkan WH, peristiwa itu terjadi Jumat (9/3/2018) pagi. Sebelumnya ibu guru RM menyuruh mereka tanah subur ke sekolah. Namun, hari itu dia lupa membawanya yang membuat RM marah.

Ketika sang guru menanyakan tentang tugas membawa tanah itu, WH mengaku tidak membawanya.

“Karena aku gak bawa tanah, aku disuruh pilih, bawa nasi goreng apa jilat wc. Aku pilih jilat wc,” beber WH.

Menrut WH, dia beberapa kali harus menjilati wc, meski sempat muntah karena tak tahan mencium bau wc. “Aku sempat muntah, setelah itu aku disuruh pergi,” bilangnya. Salah seorang mantan siswa SD tersebut, Yanti, warga Desa Cempedak Lobang, mengakui kekejaman RM. Guru perempuan itu juga disebut termasuk seorang guru yang ringan tangan.

Diakuinya, saat masih menjadi murid di sekolah tersebut, banyak murid selalu mendapat perlakuan kasar dari sang guru, termasuk dirinya.

“Memang kejam guru itu, waktu sekolah aku sering dipukul pakai penghapus,” beber Yanti.

Yanti berharap, Kadis Pendidikan Sergai bisa mengambil tindakan tegas memindahkan guru tersebut k esekolah lain sebagai hukuman atas perbuatannya.

“Kami selaku orangtua murid minta guru tersebut segera dipindahkan agar tidak terulang kejadian seperti itu pada murid lainya,” pintanya.

Kepala SD Negeri 104302 yang coba ditemui, tidak berada di tempat. Saat disambangi ke sekolah tersebut, dikatakan bahwa kepala sekolah sedang mengikuti rapat di Kantor Disdik. Sementara itu, tak seorang guru pun bersedia berkomentar terkait peristiwa tersebut. Terpisah, tindakan RM yang memaksa muridnya WH menjilati WC mendapat tanggapan serius dari Kadis Pendidikan Sergai.

Drs Jonni Walker Manik MM, menyebut akan mengambil sikap tegas dengan menjatuhkan sangsi terhadap RM, atas adanya laporan menghukum murid dengan menyuruh menjilati lantai WC.

“Kita sudah lakukan rapat untuk menjatuhkan sanksi terhadap guru tersebut,” ujar Jonni.

Rabu, 28 Februari 2018

Siswa Korban Pemukulan Guru Sudah Menjalani Operasi Dan Masih Ngeluh Sakit Kepala


Dominoqq Terpercaya 2018 - JM (17) siswa kelas III SMAN Negeri 1 Nias Selatan yang menjadi korban kekerasan dari guru TIK yang diketahui bernama Nestor Halawa ternyata mengidap penyakit sinus karena ada cairan di kepalanya.

"Dia didiagnosa dokter mengidap penyakit sinus dan ada cairan di kepalanya tepatnya di bagian saluran hidung. Sehingga oksigen terhambat masuk ke otak karena penyumbatan," kata tante Jurdil yang diketahui bernama Murniati Mendrofa saat dijumpai di pintu keluar rumah sakit Murni Teguh, Rabu (28/2/2018).

Ia mengatakan JM sudah dioperasi dua minggu lalu dan sekarang dia hanya therapi saja.

"Itu anjuran dokter agar kesehatannya benar-benar pulih. Sekarang dia berada di ruangan THT dan tidak bisa diganggu," ujarnya.

Murniati juga menyatakan kalau sekarang kondisi JM sudah baikan dan semoga dengan operasi yang ia lakukan pada dua minggu lalu bisa menjawab semua penyakit yang ia alami pascamendapat pukulan dari gurunya bernama Nestar Halawa.

"Sekarang dia (JM) rawat jalan dan mengikuti therapi saja di rumah sakit ini,"katanya.

Ia mengatakan pihaknya juga sudah membuat laporan ke polisi dengan nomor laporan : LP/169/XI/2017/SPK"C"/SU/Res-Nisel tanggal 3 November 2017.

Laporan itu dibuat oleh FM (27) dan berharap Polres Nisel bisa mengungkap kasus pemukulan yang dialami JM pada Agustus 2017 silam.

Namun sangat disayangkan sampai saat ini pelaku pemukulan masih bebas mengajar di SMA Negeri 1 Amandraya Nisel.

Minggu, 25 Februari 2018

Korban Rampok Dipukuli Lalu Ditinggal Di Perkebunan 3 Perampok Sadis Nginap Di Sel


Dominoqq Terpercaya 2018 - Personel Polsek Teluk Mengkudu berhasil meringkus kawanan perampok sadis yang sebelumnya menguras harta milik Darwin Hasibuan (37), warga Dusun 1, Desa Makmur, Kecamatan Teluk Mengkudu, Sergai.

Ketiga tersangka yang diketahui berasal dari Kecamatan Teluk Mengkudu, Sergai itu adalah, Nusirwan alias Wanda (46), warga Dusun 4, Desa Pematang Guntung, Sahrial (39) warga Dusun 1, Desa Makmur, Wahab (40) warga Dusun 3, Desa Sialang Buah, ditangkap polisi, Minggu (25/2/2018) sekira jam 14.00 wib.

Sebelumnya usai perampokan itu, para tersangka berhasil menggondol barang milik Hasibuan berupa 1 kereta Yamaha RX King. Menurut Hasibuan, malam kejadian itu dia sedang nonton TV seorang diri. Tiba-tiba para tersangka masuk ke dalam rumahnya dengan kondisi pintu depan tidak terkunci.

“Orang itu masuk dan langsung membekap dan memukul kepala ku pakai besi,” terangnya.

Setelah Hasibuan pingsan, selanjutnya para tersangka menyeret dia ke dalam mobil dan kemudian dibawa ke arah perkebunan karet di Desa Silau Kahean, Kabupaten Simalungun.

“Aku ditolong warga akan menderes getah,” bilang Hasibuan.

Sementara itu Kapolsek Teluk Mengkudu, AKP L Marpaung mengatakan, para tersangka telah melakukan pencurian dengan kekerasan serta percobaan pembunuhan terhadap korban Darwin Hasibuan.

“Para tesangka dijerat pasal 340 Yo 53 Subs Psl 365 ayat 2 ke 1e KUHP,” terang AKP L Marpaung.

Senin, 12 Februari 2018

Di Siksa Dan Di Suruh Tidur Dengan Anjing TKI Asal Medan Meninggal Dunia


Dominoqq Terpercaya 2018 - Seorang tenaga kerja Indonesia, saat ini meninggal dunia di Rumah Sakit Penang, pada hari Minggu (11/2/2018). Sebelumnya, Adelina, yang menjadi TKI asal Medan itu selalu saja mengalami penyiksaan dan juga selalu dipaksa tidur bersama dengan anjing milik majikannya di teras rumah.

Wanita yang berusia 21 tahun bekerja sebagai asisten rumah tangga itu, sebelumnya juga sudah diselamatkan pihak kepolisian setempat, yang mendapat laporan dari seorang anggota parlemen (DPRD) wilayah Bukit Mertajam. Anggota dewan itu sebelumnya juga sudah mendapat kabar, bahwa Adelina telah mengalami penyiksaan.

Laporan itu juga sudah mengatakan bahwa Adelina saat itu ditemukan di kediaman majikannya dengan sejumlah memar di kepala dan wajah, serta luka yang sudah mengalami infeksi di bagian tangan dan kaki. Seorang tetangga yang berhasil diwawancarai New Strait Times mengatakan, bahwa Adelina, selalu disuruh tidur di luar rumah, di tempat yang sama dengan anjing peliharaan majikannya, selama lebih dari satu bulan. Adelina disebut sudah bekerja dengan majikannya itu selama dua tahun terakhir.

Majikannya, seorang wanita berusia 36 tahun dan abangnya yang berusia 39 tahun, sudah ditahan pihak kepolisian setempat untuk penyelidikan lebih lanjut. Namun, polisi mengatakan, bahwa mereka tak bisa mendapat keterangan dari Adelina semasa hidup, karena wanita itu sangat takut untuk berbicara.

“Untuk saat ini kami telah meminta keterangan beberapa saksi, termasuk tetangganya, agen tenaga kerja itu, teman-temannya dan dokter yang sempat merawatnya,” kata Kepala Kepolisian Seberang Prai Tengah, Asisten Komisioner (AKBP) Nik Ros Azhan Nik Abdul kepada New Strait Times.

Dikatakan, kepolisian juga sudah melakukan olah TKP untuk mencari bukti terkait kematian Adelina tersebut. Hasil otopsi akan menjadi penentu penyebab kematian korban.

Selasa, 06 Februari 2018

Baku Hantam Berdarah Kembali Membuat Heboh Diskotik New Zone Yusuf Di Hantam Oleh Pengunjung Lainnya


Dominoqq Terpercaya 2018 - Insiden baku hantam berdarah kembali menggegerkan Diskotek New Zone (NZ) untuk ke sekian kalinya, Senin dinihari (5/2/2018) kemarin. Kemeriahan dugem jelang subuh di diskotek yang beralamat Jalan Wajir itu mendadak berubah menjadi arena baku hantam.

M Yusuf (42), pengunjung diskotik ditemukan terkapar belopotan darah di luar diskotek, sekira jam 2.00 Wib. Pria yang tinggal di Jalan Teuku Cik Ditiro, Kelurahan Madras Hulu, Kecamatan Medan Maimun, itu roboh seusai ditikam.

Informasi yang dihimpun, sebelum insiden berdarah itu, Yusuf dan teman-temannya asyik ajojing di Diskotek NZ. Saking asyik joget triping, seorang teman Yusuf tak sengaja bersenggolan dengan pengunjung lain.

Saling senggol itu akhirnya membuat kedua pihak terlibat adu mulut yang kemudian berlanjut menjadi perkelahian. Namun, lantaran jumlah tak berimbang, M Yusuf dan rekan-rekannya kemudian melarikan diri.

Merasa di atas angin, pelaku dan teman-temannya terus mengejar M Yusuf sampai ke luar diskotek. Di sana kepala M Yusuf kemudian dipukul dengan batu. Belum juga puas, sejurus kemudian, pelaku menusuk punggung korban dengan pisau.

“Korban sudah membuat laporan pengaduan ke Mapolsek Medan Kota. Hasil pemeriksaan korban, pelaku penikaman diduga berinisial, D. Saat ini sedang dilakukan penyelidikan dan penangkapan terhadap pelaku,” kata Ko.

Jumat, 02 Februari 2018

David Di Hajar 8 Orang Sampai Saat Ini Masih Belum Sadarkan Diri


Dominoqq Terpercaya 2018 - David Simangunsong (27), seorang sopir angkutan kota (angkot) yang dikeroyok segerombolan orang hingga tak sadarkan diri, Rabu (31/1/2018) kemarin.Hingga Jumat (2/1/2018) David masih belum siuman dan dirawat di ruang Aster Rumah Sakit Umum Daerah Djasamen Saragih Kota Siantar, Jumat (2/2/2018).

Disambangi di rumah sakit tempat korban dirawat, kepala David terlihat masih diperban dan belum sadarkan diri. Istrinya, Intan Damanik (26), tampak begitu berduka dan kawatir dengan kondisi suaminya.

Intan menjelaskan, bahwa pengeroyokan terhadap suaminya berlangsung, Rabu (31/1/2018) kemarin sekira jam 23.30 Wib. Pengeroyokan yang dilakukan sekitar delapan orang itu berlangsung di kediaman mereka, di Dolok Baringin, Kelurahan BP Nauli, Kecamatan Siantar Marihat.

“Ada yang mengetuk pintu rumah kami, suamiku yang buka pintu. Terus mereka ngobrol sebentar saja. Habis itu suami ku menutup pintu,” ungkapnya.

Namun beberapa saat berselang, kata Intan, pintu rumah mereka kembali diketuk. “Pas diketuk lagi, aku yang membuka pintu. Setelah ku buka, ku lihat ada yang bawa pisau. Mereka langsung nanya suami ku,” bebernya.

Mendengar itu, David yang berada di dalam rumah kemudian beranjak ke pintu. Saat itu pengeroyokan terjadi. “Suamiku ditarik dan langsung dipukuli sampai nggak sadar,” kata Intan yang tak kuasa melihat suaminya dikeroyok. Sehingga, dia sempat berteriak berteriak minta tolong yang akhirnya mengundang perhatian warga sekitar.

“Setelah aku teriak baru lah mereka berlarian,” ucap Intan.

Kemudian, bersama warga sekitar, Intan membawa David yang sudah berlumuran darah ke RSUD guna mendapatkan perawatan medis. Pasca kejadian, Kamis (1/2/2018), Intan kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polres Siantar dan diterima dengan nomor LP/52/I/2018 /SU/STR.

Ketika laporan itu dikonfirmasi kepada Humas Polres Siantar, Iptu Resbon Gultom membenarkan bahwa istri korban sudah melapor. “Kasusnya masih kita selidiki,” ujar Iptu Resbon Gultom.

Kamis, 01 Februari 2018

TNI Gadungan Gol Akibat Nekat Tikam Polisi Sembarangan


Dominoqq Terpercaya 2018 - Atribut berwana loreng milik institusi TNI acap kali disalahgunakan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab. Seperti yang sudah dilakukan oleh Riduan Efendi. Pria yang memang akrab disapa dengan Iwan Tewel ini anggar jago dengan mengenakan jaket loreng layaknya personel aktif TNI Angkatan Darat.

Bukan hanya anggar jago dengan jaket loreng miliknya, Iwan Tewel yang berpenampilan gondrong ini bahkan nekat untuk menikam anggota Polsek Percut Seituan, Brigadir Putra Surbakti. Akibat kejadian ini, Brigadir Putra mengalami luka gores di tubuhnya.

Menurut cerita Kapolsek Percut Seituan, Kompol Pardamean Hutahaean, peristiwa penganiayaan ini berawal saat Brigadir Putra berkunjung ke rumah temannya sesama polisi di Jalan Tempuling pada Senin. Saat itu, kebetulan tersangka ada di lokasi.

"Pelaku ini sejak anggota kami datang terus menatap. Entah bagaimana, tiba-tiba pelaku mendekat dan menyerang anggota kami dengan senjata tajam," kata Pardamean.

Kaget, korban yang merupakan warga Jalan Ismail Harun, Desa Tembung, Kecamatan Percut Seituan ini lantas menangkap tangan tersangka. Melihat korban diserang, temannya yang juga polisi ikut membantu.

"Saat menyerang anggota, pelaku mengenakan jaket loreng itu. Setelah berhasil dilumpuhkan, anggota menggeledah tubuh pelaku," kata Pardamean.

Dari dalam jaket yang digunakan pelaku, korban menemukan kapak, parang dan keris berukuran kecil. Untuk kepentingan penyelidikan, pelaku yang merupakan warga Jalan Durung, Kelurahan Siderejo, Kecamatan Medan Tembung ini diboyong ke komando.

"Kami masih mendalami apa motif pelaku menyerang anggota. Saat ini, ia sudah kami tahan," ungkap Pardamean.

Minggu, 14 Januari 2018

Mayat Ali Ditemukan Di Pinggiran Selokan Dan Terdapat Beberapa Tikaman


Bwinqq Dominoqq Terpercaya - Sesosok mayat yang berhasil ditemukan dengan kondisi tubuh penuh dengan tikaman tergeletak di pinggir selokan, di Kampung Baru, Kecamatan Tanjung Beringin, Serdang Bedagai, Minggu (14/1/2018) sekira jam 04.00 wib.

Hasil pemeriksaan Polsek Tanjung Beringin, korban yang tewas itu bernama Edi Susanto atau biasa di sebut Ali (41), warga Dusun 1, Desa Nagur, Kecamatan Tanjung Beringin, Sergai.

Jasad pria Tionghoa yang tak lagi bernyawa itu pertama kali ditemukan oleh warga dengan kondisi telentang di pinggir selokan dengan darah sudah membasahi sekujur tubuhnya di Gang Pinang Baris, Dusun 2, Desa Nagur.

Kemudian warga juga sudah melaporkan temuan itu ke Polsek Tanjung Beringin. Setelah dilakukan olah TKP jenazah selanjutnya langsung dibawa ke RSU Bhayangkara Medan untuk dilakukan otopsi.

Udin, warga Kampung Baru juga sudah mengatakan, bahwa Ali dulunya sempat menjadi juragan ikan asin dan juga mempunyai beberapa perahu. Namun, dia sudah mengalami kebangkrutan sehingga tidak mempunyai pekerjaan tetap lagi.

“Dulu dia adalah orang yang kaya tapi sekarang susah. Kami pun juga tak tau kerjaannya,” sebut Udin.

Terpisah, Kapolres Sergai, AKBP Nicolas Ary Lilipaly SIK MH MSi, melalui Kapolsek Tanjung Beringin, AKP Afiuddin, mengatakan bahwa korban pertama kali ditemukan oleh warga kemudian dilakukan olah TKP dan pemeriksaan saksi-saksi.

“Dari pemeriksaan awal kita juga sudah temukan ada bekas tikaman 4 liang, di bagian tangan, belakang dan juga di punggung korban,” beber AKP Afiuddin

“Dugaan sementara tewasnya Ali akibat dibunuh. Hal itu juga diketahui dari adanya bekas luka tusukan dibelakang dan juga dengan tangan korban,” lanjutnya.

Namun, menurut Kapolsek, saat ini pihaknya sedang melakukan penyelidikan untuk mengetahui pelaku dan juga dengan keberadaannya.

“Kita saat ini juga masih melakukan penyelidikan dan memburu pelakunya,” bilang AKP Afiuddin. Setelah dilakukan otopsi, jenazah Ali langsung dibawa ke Tebingtinggi untuk disemayamkan, karena sebagian besar keluarganya berada di sana.

Jumat, 12 Januari 2018

Andi Lala Sah Di Jatuhi Hukum Mati Akibat Bunuh Satu Keluarga Dan Selingkuhan Istri



Bwinqq Dominoqq Terpercaya - Andi Matalata yang biasa yang di sebut Andi Lala adalah otak pelaku dari pembunuhan terhadap Suherwan di Lupukpakam, Deliserdang tahun 2015 dan juga dengan pembunuhan satu keluarga di Mabar pada April 2017 lalu.

Ia saat ini sudah divonis hukuman mati oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan, Jumat (12/1/2018).

Selama sidang berlangsung pandangannya selalu kosong.

Andi Lala juga terlihat beberapa kali menundukkan dan juga menengadahkan wajahnya.

Tangannnya juga terus menerus bergerak memainkan jemarinya.

Hingga akhirnya palu sudah diketuk tanda sidang telah berakhir oleh Ketua Majelis Hakim, Dominggus Silaban, tim penasihat hukumnya dari Pusat Bantuan Hukum DPC Peradi Medan langsung saja segera menghampiri Andi Lala sembari membisikan sesuatu kepadanya.

Kemudian petugas Pengawal Tahanan memborgol tangan Andi Lala bersama dengan Andi Syahputra dan juga dengan Roni Anggara untuk selanjutnya dibawa ke ruang sel Tahanan kembali.

Minggu, 24 Desember 2017

Ketangkap Mencuri HP Di Klinik Utung Ancam Perawat Dengan Benda Tajam



Bwinqq Dominoqq Terpercaya - Dengan alasan susah dalam mencari kerja, pemuda pengangguran ini juga sudah nekat menerobos masuk ke Klinik Kuala Malem. Tak hanya mencuri, dia juga sempat mengancam dan juga bergumul dengan perawat penjaga klinik, Susan Boru Kaban (30), yang sudah memergokinya.

Akibatnya, Untung Prariansyah (21), warga Jalan Binjai KM 15,5 Desa SM Diski, Kampung Banten, Kecamatan Sunggal, Deliserdang harus segera mendekam di sel Mapolsek Sunggal.

Peristiwa itu juga terjadi di Jalan Binjai KM 15 Desa SM Diski, Selasa (19/12) sekira jam 03.00 Wib. Untung yang saat itu diduga sudah menggambar lokasi klinik tanpa ragu lagi langsung memanjat tembok belakang untuk masuk ke area klinik.

Sejurus kemudian, Untung langsung merusak engsel pintu belakang klinik dan juga berhasil masuk ke dalam. Begitu masuk, Untung langsung saja segera mengambil uang Rp5 ribu dan juga sebilah pisau dapur yang terletak di atas meja belakang.

Selanjutnya, Untung kembali lagi menggerayangi seisi klinik hingga masuk ke dalam kamar Susan. Di dalam kamar, Untung kembali lagi berhasil menggasak satu unit HP Samsung milik Susan yang saat itu sedang terletak di atas lemari.

Di saat Untung juga sudah merasa aksinya itu sudah berjalan dengan mulus, Susan rupanya juga tersentak dari tidurnya dan langsung memergoki aksi pemuda pengangguran itu. Tak mau kalah, Untung langsung saja menodongkan pisaunya ke arah Susan agar tak berteriak.

Susan tak mau terpojok kemudian langsung saja memilih untuk melawan dan tak menuruti kemauan Untung. Pergelutan pun juga sempat terjadi, Susan terus saja memegangi tangan kanan Untung yang memegang pisau. Sementara Untung yang tak mau kalah langsung saja mencekik leher Susan.

Merasa sudah kalah tenaga, Susan pun langsung berteriak. Dan itu ternyata berhasil membuat nyali Untung ciut. Bak dikejar anjing, Untung pun langsung menggunakan jurus terakhir alias langkah seribu melalui pintu belakang.
Susan pun akhirnya langsung segera melaporkan insiden itu ke Mapolsek Sunggal.

“Atas laporan itu juga kita langsung saja membuat timsus untuk segera mengungkap kasus ini” terang Kapolsek Sunggal, Kompol Wira Prayatna, Sabtu (23/12).

Selang 3 hari, tepantnya Jumat (22/12) sekira jam 17.30 Wib petugas juga sudah berhasil mengamankan Untung dari persembunyiannya. Untuk kepentingan penyidikan, petugas pun langsung memboyong Untung ke Mapolsek Sunggal.

“Dari tangan sang pelaku kita juga sudah mengamankan satu unit HP Samsung milik korban dan juga sebilah pisau yang sudah digunakan pelaku untuk mengancam korban” lanjut Wira.

Sementara Untung ketika juga ditanyai kru koran ini sudah mengaku baru pertama kali melakukan aksi pencurian

“Baru pertama kali bang. Itu pun karena memang aku gak ada kerjaan. Susah untuk cari kerja sekarang,” jawabnya sembari mengatakan kalau ia terlebih dulu memanjat pohon sebelum ia memanjat tembok klinik.

Atas perbuatannya, Untung pun juga harus merasakan malam pergantian tahun kali ini di sel tahanan Polsek Sunggal. Untung juga akan dijerat dengan pasal 365 ayat (2) ke 1 e dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

Jumat, 22 Desember 2017

Ketahuan Curi Besi Arief Hampir Mati Di Hantam Oleh Warga


Bwinqq Dominoqq Terpercaya - Arief Candra atau biasa di sapa Arief (26), warga yang berkediaman di Jalan Pintu Air IV, Gang Sekolah, Kelurahan Kwala Bekala, Kecamatan Medan Johor, saat ini sudah babak-belur dihajar oleh massa, setelah sudah kepergok mencuri besi yang memang telah sudah dicor milik Kuasa Sembiring (52), warga Jalan Luku 1, Kelurahan Kwala Bekala, Kecamatan Medan Johor

Peristiwa pencurian itu juga sudah terjadi hari Jumat (22/12/2017), sekira pukul 15.00 wib.

Kapolsek Delitua, Kompol Arifin Marpaung, melalui Kanit Reskrim Iptu Juli Purwono SH, kepada wartawan Jumat (22/12/2017) siang, juga sudah membenarkan penangkapan terhadap Arief Candra .

Ketika itu, Unit Reskrim Polsek Delitua langsung saja segera mendapat informasi dari warga yang mengatakan telah sudah terjadi pencurian di sebuah rumah milik Kuasa Sembiring. Sedangkan pelakunya saat itu juga telah sudah diamankan oleh warga bersama dengan barang bukti.

Menerima informasi tersebut, tim langsung saja segera meluncur ke TKP. Sesampainya di lokasi, polisi langsung mendapati kerumunan warga, sedangkan pelaku juga saat itu sudah dalam keadaan babak-belur.

“Melihat kondisi pelaku yang sudah amat sangat begitu memprihatinkan, petugas pun langsung saja segera memboyong pelaku ke Komando, beserta dengan semua barang bukti yakni, 1 tiang besi cor yang sudah di gergaji dan 1 buah gergaji besi, guna proses hukum yang lebih lanjut lagi,” terangnya.

Senin, 18 Desember 2017

Aksi Tebar Peluru Saat Melakukan Penggrebekan Narkoba Salah Satu Siswa Menjadi Korban Peluru Nyasar


Bwinqq Dominoqq Terpercaya - Aksi tebar peluru dari beberapa personel polisi saat sedang melakukan penggrebekan narkoba disebut saat ini telah sudah mengambil korban yang tak bersalah. Seorang pelajar SMK Pelayaran Samudra Indonesia Medan, Ricky (21), warga Jalan Yong Panah Hijau, Lingkungan 7, Kelurahan Labuhan Deli, Kecamatan Medan Labuhan, terkena peluru nyasar dari petugas, Sabtu (16/12/2017), sekira jam 15.30 Wib.

Informasi yang ada di lapangan, tertembaknya Ricky oleh seorang personel Polsek Medan Labuhan, dikatakan terjadi ketika petugas tersebut sedang melakukan penggerebekan terhadap bandar narkoba Burhan atau yang biasa dipanggil Bur.

Beruntung, anak kedua dari pasangan suami istri Awaluddin dan juga Nur Aisyah itu bisa selamat, setelah cepat dilarikan ke Rumah Sakit Imelda, Medan.

“Kami juga sangat tidak terima dengan perlakuan polisi yang sembarangan lepaskan tembakan membabibuta itu. Anak kami Ricky sama sekali tidak bersalah, kenapa harus ditembak?” ketus Wati melampiaskan kekecewaannya, Minggu (17/12/2017), sekira jam 09.00 Wib.

“Lagi pula, yang mereka cara itu sudah berhasil diamankan di dalam mobil, kenapa polisi itu masih saja keluarkan tembakan, dan mengenai Ricky,” sambungnya lagi.

Dari pengakuan Wati, Ricky juga mengalami luka tembak di bagian dada sebelah kiri, hanya saja tinggal beberapa inci mengenai jantungnya. Akibatnya, Ricky juga harus menjalani operasi dan harus dirawat di ruang ICU RS Imelda Medan.

Sementara Burhan yang sedang disebut-sebut bandar narkoba Burhan alias Bur masih diamankan di Mapolsek Medan Labuhan dan juga masih belum bisa ditemui keluarga.

Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Yemi Mandagi SIK, yang coba dikonfirmasi melalui pesan singkat SMS, Minggu (17/12/2017) belum memberikan jawaban.

Sabtu, 16 Desember 2017

Hanya Hal Sepele Pemuda Ini Hajar Perempuan Hampir Buta Sungguh Mengenaskan



Bwinqq Dominoqq Terpercaya - Nuraini boru Pasaribu atau biasa yang di panggil Butet, saat ini babak belur dihajar  oleh tetangganya. Akibat penganiayaan ini, mata sebelah kanan perempuan  yang berusia 31 tahun tersebut hampir buta.

Ceritanya, saat itu Nuraini bersama dengan tetangganya M Yusup (34) sudah lama  sekali sedang terlibat cekcok. Namun, pada hari Senin (4/12/2017) kemarin, pertengkaran pun dimulai.

"Sebelum ia dianiaya, korban juga sudah sempat mengusir pelaku karena dianggap  sangat mengganggu. Karena emosi, pelaku langsung saja menghajar korban," ungkap Kanit Reskrim Polsek Sunggal, Iptu Budiman Simanjuntak, Sabtu (15/12/2017).

Ketika dianiaya, sejumlah tetangga di Jalan Stasiun, Desa Kampung Lalang, Kecamatan Sunggal, langsung melerai. Tetapi, pelaku juga terus menerus menghajar korban hingga sampai tersungkur.

"Karena juga sudah mengalami luka yang cukup serius, korban langsung segera membuat visum. Lalu, korban  juga sudah melapor pada kami terkait peristiwa penganiayaan ini," ungkap Budiman.

Setelah sudah menerima laporan itu, Budiman langsung meminta anggotanya untuk mencari tersangka. Kemarin malam, tersangka akhirnya berhasil untuk diamankan di kediamannya saat tengah sedang beristirahat