Tampilkan postingan dengan label gaya hidup. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label gaya hidup. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 24 Maret 2018

Begini Penjelasan RS Murni Teguh Mengenai Kartu BPJS Yang Tidak Bisa Digunakan


Dominoqq Terpercaya 2018 - Feirizal Purba (60), warga Jalan Karya Wisata Ujung komplek Griya Wisata Blok C nomor 119, Desa Namorambe, Kabupaten Deliserdang, melaporkan RS Murni Teguh ke Polrestabes Medan.  Pasalnya, pihak RS Murni Teguh mengatakan bahwa Feirizal sudah meninggal sesuai data yang tertera di database rumah sakit.

Feirizal pun harus membayar biaya perobatan, dan kartu BPJS miliknya dianggap tidak berlaku. Feirizal merasa kecewa atas pelayanan rumah sakit dan melaporkan ke Polrestabes Medan. Hingga berita ini dituturkan, Feirizal bersama istri dan kuasa hukum masih membuat laporan di SPKT Polrestabes Medan.

Istri Feirizal, Yeni Chairani (40), awal mulanya masuk rumah sakit, dibawa ke mitra sejati lalu di hari ke ketiga dirujuk ke RS Murni Teguh, untuk berobat lambung.

"Selesai berobat,  pihak rumah sakit tidak membenarkan BPJS milik suami saya dan mengatakan tidak bisa digunakan. Alasannya karena nama yang bersangkutan sudah meninggal, saya merasa kecewa, masak suami saya masih hidup dibilang meninggal," ujarnya  saat di depan ruang SPKT Polrestabes Medan, Jumat (23/3/2018).

"Jadi pihak rumah sakit menyuruh kami untuk membayar secara manual, sementara BPJS tidak berlaku dengan alasan sudah meninggal. Hampir ditahan, dan dipaksa oleh pegawainya untuk membayar, ya mau tidak mau lah kami membayar Rp 500 ribu," tambahnya.

Humas Rumah Sakit Murni Teguh, Winda mengatakan hal ini hanya kesalahpahaman saja.

"Kami belum bisa komentar lebih jauh karena yang dilaporkan ini ada dua, kita dan BPJS Kesehatan," kata Winda saat dihubungi melalui sambungan telepon, Sabtu (24/3/2018).

Jumat, 23 Maret 2018

Ini Permintaan Wanita Kepada Sihar Sitorus


Dominoqq Terpercaya 2018 - Seorang wanita paruh baya melontarkan permintaan pada calon Wakil Gubernur Sumatera Utara (Cawagubsu), Sihar Sitorus. Tanpa ragu, wanita ini kemudian menyampaikan keluhan dan harapan yang mewakili suara para petani. Mereka menginginkan perbaikan serta perhatian serius dari pemerintah khususnya di bidang pertanian dan irigasi.

“Bantu kami mendapat benih dan pupuk berkualitas dengan harga murah Pak,” kata ibu-ibu ini berbicara setengah berbisik pada Sihar, Kamis (22/3/2018) di Kecamatan Dolok Panribuan, Simalungun.

Dalam perjalanan safari politiknya, Sihar juga berkunjung ke Kecamatan Dolok Panribuan dan Tanah Jawa. Di sini, sejumlah petani di juga mengharapkan hal yang sama. Mereka mengaku minim pendampingan dalam pengelolaan lahan dan produksi. Keluhan petani di kawasan Simalungun umumnya adalah kendala dalam memperoleh pupuk dan anjloknya harga.

“Termasuk masalah irigasi yang sampai saat ini belum maksimal. Kita berharap Sihar yang maju mendampingi Djarot Saiful Hidayat memberikan perhatian serius untuk hal ini,” ujar seorang petani, Gibson Manurung.

Petani yang tinggal di Saribu Dolok Silima Kita tersebut mengatakan, dia datang dari desanya mengikuti pertemuan di Kecamatan Dolok Panribuan karena mengetahui Sihar Sitorus mengadakan pertemuan di tempat tersebut. Dia berharap Sihar nantinya serius membenahi pertanian secara menyeluruh, baik pertanian di dataran tinggi maupun pertanian di dataran rendah.

“Contohnya di kecamatan kami yang sudah mulai mengelola kebun jeruk. Namun ada kendala besar, yakni hama buah. Jadi harus ada solusi. Dan itu harus dari pemerintah,” katanya.

Senada dengannya, Bernad Sianturi juga mengeluhkan hal yang sama. Khususnya dalam pengelolaan tanaman ataupun perawatan yang kerap tidak dapat memberikan hasil yang maksimal. Pasalnya saat ini petani terkendala memperoleh pupuk bersubsidi . Selain itu, harga gabah juga relatif tidak stabil sehingga berdampak pada minimnya pendapatan warga.

“Kalau kami ditanya Pak, lebih baik pupuk bersubsidi dihapuskan. Tetapi beras yang kami jual disubsidi. Sehingga harga jual kami stabil,” katanya.

Rabu, 07 Februari 2018

Kapoldasu Minta Copot Kapolres Asahan Karena Pemusnahan Sabu Di Duga Palsu


Dominoqq Tepercaya 2018 - Massa yang tergabung dalam Kumpulan Anak Perantau Asahan (KAPAS) mendatangi Mapolda Sumatera Utara dan meminta Kapolda Irjen Paulus Waterpauw mencopot Kapolres Asahan, AKBP Kobul Syahrin Ritonga, yang dinilai tak memberangus narkoba di Kabupaten Asahan, Rabu (7/2/2018).

“Copot Kapolres Asahan…! copot Kapolres Asahan…!” Teriak pendemo saat berorasi di depan Mapoldasu, sekira jam 14.50 wib.

Desakan KAPAS, sebagai bentuk kekecewaan terhadap Kapolres Asahan AKBP Kobul Syahrin Ritonga yang dinilai tak mampu membarantas narkoba. “Sekarang, narkoba sangat bebas di Asahan,” kata pendemo.

Dalam orasinya, perwakilan massa mengatakan, narkoba merupakan musuh bersama yang saat ini sudah memasuki sendi-sendi kehidupan dan merusak generasi bangsa.

“Maka dari itu, kita semua bersepakat kita bersepakat untuk melakukan pemberantasan narkoba, sebagai komitmen yang disampaikan Bapak Kapoldasu Irjen Paulus Waterpauw, tidak ada tempat bagi pengedar narkoba di Sumatera Utara,” sebutnya.

Selanjutnya dikatakan, kondisi di Kabupaten Asahan saat ini sangat miris. Di mana ada oknum penegak hukum yang menjadikan ajang penangkapan penyalahguna narkoba untuk dibebaskan kembali dengan dalih rehabilitasi.

“Padahal, jelas dalam MoU antara kepolisian, BNN, Kejaksaan, Kementerian Kesehatan dan Kemenkumham, bahwa yang boleh dilakukan rehabilitasi adalah pengguna narkoba, bukan kurir dan bandar narkoba.”

“Itupun proses rehabilitasi harus melalui rekomendasi tim assesment terpadu (ATT) yang melibatkan jaksa, BNN dan Kepolisian,” sambungnya.

Menurut mereka dari hasil dan data yang dikumpulkan, proses rehabilitasi yang dilakukan Polres Asahan, banyak menyalahi prosedur tanpa adanya rekomendasi ATT. Selain itu, beberapa bandar narkoba yang ditangkap diduga dibebaskan kembali dengan dalih rehabilitasi.Dalam orasi itu, massa KAPAS mempertanyakan pada Kapoldasu, soal pengedar atau bandar yang dibebaskan kembali.

“Untuk meminta keadilan dan meminta Kapoldasu mencopot Kapolres Asahan,” kata pendemo.

Mereka juga meminta penjelasan soal pemeriksaan yang dilakukan Bidpropam Poldasu baru-baru ini pemusnahan 1,2 kilo sabu oleh Satres Narkoba Polres Asahan, yang diduga palsu. Bagi mereka, selama ini memiliki banyak bukti kongkalikong antara Kapolres Asahan dan bandar narkoba.

“Kapolres telah melakukan kecurangan-kecurangan, bahwa narkoba hasil pengungkapan diduga dijual kembali. Kami punya banyak bukti kong kalikong dengan bandar narkoba. Kapolres telah melakukan kecurangan-kecurangan. Barang narkoba diduga dijual kembali,” kata massa.

Beberapa kejanggalan juga disebut telah terjadi dalam kasus-kasus, selama Kobul menjabat Kapolres. Seperti kasus ditangkapnya seorang warga yang dijadikan tersangka. Menurut mereka, warga yang dijadikan tersangka terkesan dipaksakan, karena orang yang dijadikan tersangka itu sebenarnya telah bertobat dari narkoba. “Sudah berhenti di tahun 2015 dan dijebak tahun 2017, ” pungkas pendemo.

Kamis, 11 Januari 2018

Bawa 1 Kilo Sabu Dan 21 Ribu Butir Pil Ekstasi 3 Nelayan Menjalanin Hukuman


Bwinqq Dominoqq Terpercaya - Majelis hakim yang saat itu diketuai oleh Sri Wahyuni Batubara tak sependapat dengan tuntutan seumur hidup yang memang sudah diajukan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Randi Tambunan yang terhadap tiga nelayan asal Tanjungbalai dalam kasus kepemilikan 1 kilogram sabu dan 21 ribu butir pil ekstasi.

Menurut majelis hakim, tuntutan tersebut juga sudah terlalu berat. Alhasil, ketiganya, yakni Syamsul Bahri (45) selaku nahkoda kapal, Joniwan Sianipar (40) selaku mekanik kapal dan juga Abdul Rasyd Sinaga (60) selaku anak buah kapal lolos dari hukuman seumur hidup penjara.

Terdakwa Syamsul juga sudah divonis selama 20 tahun penjara dan juga sudah denda Rp1 miliar subsider 3 bulan kurungan. “Sedangkan terdakwa Joniwan Sianipar dan juga Abdul Rasyd Sinaga juga dijatuhkan hukuman masing-masing selama 15 tahun penjara dan juga dengan denda Rp 1 miliar subsidair 3 bulan kurungan,” tandas hakim Sri Wahyuni di Ruang Cakra I Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis (11/1/2018) sore.

Majelis hakim juga berpendapat, ketiga terdakwa terbukti secara sah dan juga sudah meyakinkan bersalah telah melanggar Pasal 112 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

Ketiga terdakwa terbukti bersalah juga sudah ikut serta menjadi perantara dalam peredaran 1000 gram sabu dan 21 ribu butir ekstasi. Menanggapi putusan itu, baik para terdakwa maupun JPU menyatakan pikir-pikir. “Pikir-pikir majelis,” kata JPU Randi.

Dalam pembelaannya, ketiga terdakwa mengaku telah dijebak oleh Rafib Afandi Ginting alias Pandi. “Awalnya ceritanya begini. Dia ngajak untuk mengangkut kayu dari Tanjungbalai menuju Malaysia. Pulangnya katanya bawa drum kosong. Rupanya dia bawa narkoba, kami tak tau,” pungkas ketiga terdakwa.

Diketahui, ketiga terdakwa juga sudah berhasil diamankan disebuah pelabuhan tikus di Kota Tanjungbalai pada Minggu tanggal 16 April 2017 lalu. Mereka diamankan oleh petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumut.

Ketiganya diamankan saat kapal nelayan tradisional itu menyanda‎r di pelabuhan tersebut. Namun, dari penangkapan tersebut, seorang bernama Rafib Afandi Ginting alias Pandi juga melawan petugas dan terpaksa dilakukan tindakan tegas yang mengakibatkan dirinya tewas ditempat.

Rabu, 10 Januari 2018

Ketahuan Jual Sabu Wawan Di Tangkap Polisi Malah Ketawa


Bwinqq Dominoqq Terpercaya - Lapangan bola kaki di Jalan Pinang Baris, Gang Lapangan, Kelurahan Lalang, Kecamatan Medan Sunggal kerap dijadikan lapak transaksi narkoba. Karena sudah sering mendapat informasi, petugas Unit Reskrim Polsek Sunggal turun ke lapangan melakukan penyelidikan.

Saat tiba di lokasi, seorang pengedar paket kecil sabu bernama Wawan Setiawan (18) terlihat berada di lokasi.

Karena tak ingin targetnya kabur, petugas yang menyaru langsung mendekati dan menyergap tersangka.

"Ketika kami geledah, ditemukan dua paket sabu di saku celananya. Kemudian, ada pula kami temukan puluhan plastik klip kecil transparan yang digunakan untuk membungkus sabu," kata Kapolsek Sunggal, Kompol Wira Prayatna, Rabu (10/1/2018).

Saat diboyong petugas, Wawan seolah tak bersalah.


Ketika difoto petugas, Wawan terlihat cengengesan tanpa ada rasa penyesalan.
 
Dari keterangan sementara, ia mendapatkan sabu dari pria bernama Bombom.

Remaja yang tinggal di Jalan Pinang Baris ini mengaku, selain menjual sabu, ia juga menggunakannya.

"Kami masih mencari pria berinisial B yang disebutkan tersangka. Anggota masih berada di lapangan melakukan pengejaran," pungkas mantan Wakasat Narkoba Polresta Medan ini.

Selasa, 26 Desember 2017

Polsek Patumbak Berhasil Amankan 6 Laki Laki 5 Perempuan Serta Minuman Keras Di Kafe Jambu


Bwinqq Dominoqq Terpercaya - Personel Polsek Patumbak saat ini sudah berhasil mengamankan 11 orang serta 42 botol minuman keras tanpa izin dalam razia di sejumlah kafe remang-remang yang memang berada dalam wilayah hukum Polsek Patumbak, Selasa (26/12/2017) dinihari, sekira jam 01.30 Wib.

Penyisiran petugas terhadap dengan sejumlah kafe-kafe di Jalan SM Raja, Terminal Amplas, Kafe Jambu tersebut itu juga dipimpin langsung, Kanit Reskrim Iptu Ainul Yaqin, yang didampingi Ipda Maruli, Ipda Sondy dan juga dengan sejumlah personel Polsek Patumbak

Kapolsek Patumbak, Kompol Yasir Ahmadi, melalui Kanit Reskrim juga sudah menjelaskan, pelaksanaan razia tersebut dilakukan guna untuk bisa menciptakan situasi yang sangat aman dan juga yang terkendali, mengacu pada UU RI No 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara RI, dan juga Sprin Kapolrestabes Medan No. Sprin/208/II/2016 tgl 10 Februari 2016 mengenai Operasi Premanisme.

“Terjadinya tindak kriminal itu juga bisa timbul akibat mabuk-mabukan dari cafe, dan pulangnya langsung mencari mangsa. Selain itu, terkadang juga ada anak di bawah umur yang sudah bekerja di cafe maupun menjadi pengunjung cafe,” sebut Iptu Ainul Yaqin.

“Untuk itu, razia ini juga maupun pengawasan terhadap adanya tempat-tempat hiburan malam, penginapan, maupun juga dengan keberadaan cafe di wilayah hukum Polsek Patumbak akan saja terus dipantau, guna terciptanya situasi kondusif,” sambungnya.

Ditambahkan dengan Kanit Reskrim, dalam razia tersebut terutama di Kafe Jambu yang memang beralamat di Jalan Kongsi, Gang Riwayat Desa Marendal I, Kecamatan Patumbak, pihaknya juga sudah berghasil mengamankan 11 orang, yang terdiri dari 6 laki-laki, 5 perempuan dan juga dengan 42 botol minuman keras dari berbagai merk, serta juga dengan 2 unit motor.

Enam laki-laki yang sudah diamankan yaitu, Herdianto (39) warga Jalan Kemiri Simpang Limun, Sumarno (36) warga Gg Volly, Ibnu (22), warga Jalan Pasar 12, Yusuf (39) warga Simpang Limun, Ari (20) warga Jalan Pasar 12 dan juga Mulyadi (19).

Sementara 5 wanita berhasil yang diamankan adalah Fitri Yani (21) warga Pasar IV, Gg Baru, Diana (31) warga Marindal Pasar 3, Rini Harpilah (29) warga Brandan, Chika (25) warga Kisaran, Tantri Utari (28) warga Tebingtinggi.

Kesemuanya juga langsung diboyong ke Mapolsek Patumbak. “Kita akan saja terus melakukan razia di tempat-tempat hiburan malam lainnya, guna untuk bisa menekan penyakit masyarakat,” pungkas Iptu Ainul Yaqin

Rabu, 13 Desember 2017

Tidak Puas Dengan Hasil Jual Ayam Tukimin Malah Jual Si Putih



Bwinqq Dominoqq Tepercaya - Tampaknya penghasilan dari dagang ayam ini memeng tidak memuaskan hasil bagi Tukimin. Pria yang berusia 29 tahun itu pun juga nekat sekali menjual narkotika jenis sabu di sekitaran rumahnya, Gang Manunggal, Jalan Nagur, Kelurahan Martoba, Kecamatan Siantar Utara.

Petugas Unit Sat Resnarkoba Polres Siantar ‘mencium’ bisnis haram Tukimin dan melakukan penyelidikan. Hingga pada hari Selasa (12/12) malam, Tukimin berhasil diringkus dari rumahnya.

Kasat Resnarkoba Polres Siantar, AKP Mulyadi menjelaskan, dari hasil penangkapan itu, anggotanya juga kabarnya berhasil mengamankan 28 paket sabu. “Dari dalam lemari kamar tersangka juga ditemukan 18 paket, dari selipan dinding kamar 6 paket dan juga 3 paket lagi dari plastik. Total berat 6,50 gram,” kata Mulyadi, pada hari Rabu (13/12) pagi.

Saat sedang dilakukan penangkapan, Tukimin tak dapat berkutik. Dia cuma bisa pasrah dibawa ke Mapolres Siantar untuk bisa dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Gak ada perlawanan. Dia juga mengakui kalau barang itu memang miliknya,” ujarnya

Untuk proses hukum, sambung Mulyadi, Ucok juga dijerat Pasal 114 subs 112 Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman selama 5 tahun kurungan penjara.

Selasa, 12 Desember 2017

Di Temukan Mayat Bayi Perempuan Di Dalam Goni Membuat Heboh Warga Aek Ledong


Bwinqq Dominoqq Terpercaya - Masyarakat Dusun 5, Desa Ledong Timur, Kecamatan Aek Ledong, Asahan mendadak membuat heboh para warga. Karena, warga sekitar kabarnya menemukan jenazah bayi perempuan yang saat itu diduga sengaja dibuang oleh orangtuanya, karena hasil hubungan gelap, Pada hari selasa (12/12) jam 17.20 wib.

Informasi yang sudah diperoleh, bayi yang saat itu diperkirakan sudah terkubur selama 4 jam ini pertama sekali ditemukan oleh seorang warga bernama Juki, seorang pekerja kebun yang tengah sedang menyemprot rumput.

Saat itu, Juki juga sudah mulai curiga karena melihat jejak kaki. Karena penasaran, Juki langsung saja mengikuti jejak tersebut sampai ke gundukan tanah. Juki kemudian mencongkel gundukan tanah tersebut dan saat ini juga langsung terlihat bungkusan goni.

Menemukan goni yang sangat mencurigakan, Juki kemudian langsung segera memanggil temannya untuk membongkar gundukan tersebut. Alangkah terkejutnya mereka setelah goni tersebut dibuka, ternyata di dalamnya ada sesosok jenazah bayi berkelamin perempuan.

Juki dan juga bersama dengan temannya kemudian langsung melaporkan temuan jenazah bayi ini kepada warga yang selanjutnya diteruskan ke Polsek Pulau Raja.

Kapolsek Pulau Raja, AKP Hotler Pardosi, yang juga dikonfirmasi membenarkan temuan bayi dalam keadaan sudah tidak bernafas lagi terkubur di areal kompleks pemakaman umum di desa tersebut. Saat ditemukan warga dengan kondisi sudah tidak bernyawa dan juga sudah terbungkus dalam goni.

“Setelah sudah mendapatkan informasi dari warga selanjutnya Unit Reskrim Polsek Pulau Raja dibantu oleh dengan tim forensik Polres Asahan melakukan olah TKP dan juga melakukan evakuasi jenazah bayi tersebut ke RSUD Haji Abdul Manan Simatupang Kisaran,” jelasnya.

Senin, 17 Juli 2017

Polrestabes Medan mengamankan 39 Pengunjung Di Lokasi Barcelona Dan Equator


Bwinqq Dominoqq Terpercaya-Polrestabes Medan kembali gencarkan razia tempat hiburan malam kelas elit seperti biasa,sasarannya adalah tempat hiburan malam yang rawan peredaran dan penyalahgunaan Narkoba. 

Hasilnya,sebanyak 39 pengunjung yang mengkonsumsi Narkoba terjaring darilokasi Equator dan Barcelona di Medan,Minggu (16/7) dinihari. 

Selain itu mengamankan 39 penggemar dunia gemerlap malam (dugem) itu,petugas juga menemukan beberapa butir pil ekstasi di room.Selanjutnya ke 39 pengunjung house music tersebut diboyong ke kantor Sat Reserse Narkoba Polrestabes Medan.

Awalnya,petugas menyisir lokasi di diskotik Kingdom Pool & Bar di Jalan Merak Jingga,Kelurahan Kesawan,Kecamatan Medan Barat.Namun dalam operasi itu,polisi tak menemukan pengunjung yang kedapatan atau mengkonsumsi narkoba. 

Kemudian petugas beralih ke Diskotik Barcelona di Jalan Pancing, Desa Medan Estate,Kecamatan Percut Seituan.Dari diskotik yang terdengar gelamor itu,polisi dan tim gabungan mengamankan seorang wanita berinisial Anggi Permatasari (24) keadaan lagi tinggi. 

Perempuan yang tinggal di Jalan Pancing I,Kecamatan Medan Tembung ini,langsung dilakukan pemeriksaan tes urinehasilnya Anggi Permatasari pun positif mengkonsumsi pil ekstasi dan sabu. 

Cuma setengah butir saja yang saya makan pak,ucap Anggi Permatasari sembari menangis.Selanjutnya wanita muda itu dinaikkan ke atas truk Sabhara Polrestabes Medan. 


Usai dari Diskotik Barcelona yang sudah beberapa kali dirazia dan disegel karena tidak memiliki izin operasional itu,Polrestabes Medan yang dipimpin oleh Kabag Ops dan Wakasat Res Narkoba, Kompol Yudi Frianto serta Polisi Militer langsung menuju Diskotik Equator. 

Kedatangan petugas secara mendadak itu membuat para pengggemar house music itu kalang kabut dan bersembunyi di setiap sudut ruangan bahkan sampai bersembunyi ke dalam gudang di Lantai 6. 

Sejumlah pengunjung yang didominasi usia muda itu,akhirnya dikumpulkan untuk didata dan dites urine. Pengunjung yang mengaku telah mengkonsumsi pil ekstasi tidak menjalani tes urine sedangkan pengunjung yang terindikasi mengkonsumsi narkoba menjalani tes urine. 

Dari hasil tes urine tersebut,34 pengunjung pria dan 4 wanita muda positif menggunakan pil ekstasi.Ke 39 pengunjung diskotik tersebut selanjutnya diboyong ke kantor Sat Reserse Narkoba Polrestabes Medan guna penyelidikan lebih lanjut. 

Kabag Ops Polrestabes Medan AKBP Doni Satria Sembiring SIK,SH,MHum menyebutkan,razia rutin di sejumlah lokasi hiburan malam di Medan itu bertujuan untuk memberantas peredaran Narkoba,apalagi selama ini diketahui sejumlah diskotik dan karaoke terindikasi sebagai tempat peredaran dan transaksi Narkoba.

Hasilnya sudah terbukti.39 pengunjung positif mengkonsumsi Narkoba sesuai hasil tes urine dan barang bukti pil ekstasi yang disita,tegas Doni Satria Sembiring didampingi Wakasat Res Narkoba Kompol Yudi Frianto. 

Dijelaskan Doni,razia pemberantasan Narkoba di lokasi hiburan malam akan terus dilakukan mengingat peredaran Narkoba sudah sangat meresahkan dan banyaknya pengedar dan pemakai Narkoba yang sudah tertangkap bahkan ditembak mati. 



Kamis, 06 April 2017

Mie Pangsit Aseng Kampung Tanjung Binjai Dengan Gerakan Yang Super Cepat


Bwinqq Dominoqq Terpercaya - ADA saja tingkah polah yang dilakukan penjual mie pangsit demi menarik perhatian calon pelanggan,salah satu yang tengah menjadi viral baru-baru ini adalah atraksi yang dilakukan oleh penjual mie pangsit aseng  yang melayani pembelinya dengan gerakan hiperaktif cenderung lebay,terlihat sebuah video singkat yang merekam aksi kocak penjual mi pangsit aseng saat meracik makanan dagangannya,Dengan gerakan cepat dan terkesan buru-buru,pria yang mengenakan kaos berwarna abu-abu ini dengan cekatan melakukan tugasnya.


Berbagai persiapan mulai dari merebus mie pangsit dan wan tan,mengaduk hingga menuangkan kuah kaldu dilakukan dengan gerakan hiperaktif,bukan hanya cepat melayani pembeli tapi aseng  ini terlihat menghibur pembelinya dan sukses mengundang gelak tawa orang di sekitar heran melihat gerakan kecepatan tangannya. 

Dari keterangan foto ini diketahui penjual mie pangsit ini menjajakan dagangannya di Binjai sumatera Utara,Saking cepatnya gerakan si aseng penjual mie pangsit,banyak netizen yang mengira jika video ini dipercepat tapi setelah diperhatikan lebih detail,gerakan yang super cepat hanya dari pria berkaos abu-abu. 

Sejak diunggah pertama kali,video ini sudah dilihat lebih dari 800 ribu kali,wow....Berbagai ocehan kocak juga dilontarkan dari netizen di kolom komentar tak sedikit yang mengatakan jika aseng ini adalah penjual mie pangsit bae ala Indonesia,versi lain gerakan salt bae yang juga menjadi viral belakangan ini.

Kamis, 23 Maret 2017

Karoeke X3 Plaza Yang Lim Dan Equator Hotel Soech Luput Di Razia Karena Ada Setoran Tiap Bulan


Bwinqq Dominoqq Terpercaya-Badan Narkotika Nasional (BNN) gencar merazia tempat hiburan malam guna berantas perdagangan narkoba paska tewasnya dua gadis cantik pengunjung X3 dan Equator Diskotik dan Karaoke Equator di Hotel Soechi,Jalan Cirebon dan Karaoke XXX(X3) berada di lantai 6 Plaza Yang Lim,Jalan Emas,belum dirazia personel BNN.Dari dua tempat hiburan malam itu pula awal mula dua gadis cantik meregang nyawa terindikasi menenggak narkoba jenis ekstasi. 

Di tengah BNN gencar merazia,berhembus kabar Equator dan X3 tak gentar.Pihaknya berdalih melaksanakan kewajiban kepada oknum petugas. 

Tahu sama tahu ajalah.Obat kita jual di sini Rp200 ribu perbutir.Kalau pengunjung yang kenal dekat dengan kita,obat bisa dijual Rp150 ribu perbutir.Hasil keuntungan uang penjualan obat di lokasi ini kita setor ke BNN.Karena kita tak ingin tamu yang lagi enjoy terganggu kehadiran petugas,ujar salah seorang pegawai Equator yang minta namanya dirahasiakan,Senin (20/3) kemarin. 

Dia menyebutkan sebelumnya BNN kerap masuk ke tempat hiburan malam itu secara mendadak.Namun begitu ada uang setoran lantas oknum BNN enggan masuk lagi. Begitulah trik kami.Mana ada yang nggak butuh uang.Penting tiap bulan nyetor Jadi tamu yang datang ke mari jadi tenang bisa menghabiskan waktunya sampai pagi tanpa terusik dengan adanya razia,

Sementara itu,Kabid Pemberantasan BNNP Sumut,AKBP Agus Halimuddin,membantah setoran dari pihak Karaoke X3 Plaza Yang Lim dan Equator Hotel Soechi.


Tidak benar itu semua coba siapa yang ngomong begitu beritahu kepada saya jangan main-main sekali lagi itu tidak benar,ungkapnya saat dikonfirmasi. 

Agus mengungkapkan pihaknya selalu melakukan pemeriksaan razia atau gerebek setiap lokasi tempat hiburan malam untuk mengantisipasi peredaran narkoba di hiburan malam di medan.

Tetap kita razia.Ya kalau mengenai itu kan tak mungkin kita bilang kepada publik takutnya razia bocor kita BNNP Sumut komit dalam pemberantasan narkoba,ungkapnya sembari mengimbau kepada pengelola diskotik agar yang coba-coba mengedarkan narkoba kepada pengunjung. 

Kalau memang terbukti akan kita tindak tegas siapapun itu baik pengelola diskotik maupun pengunjung yang kedapatan mengedarkan maupun mengkonsumsi narkoba jenis ekstasi.

Diketahui tempat hiburan Karaoke XXX (X3) Plaza Yang Lim disinyalir menyediakan narkoba untuk pengunjungnya.Sebutir ekstasi dibandrol Rp300 ribu.Selain pil geleng-geleng,narkoba jenis Key dan Happy Five juga beredar di tempat hiburan malam itu. Kalau ekstasi bisa Rp300 ribu gitu harganya jika kita pesan di dalam.Kalau key bisa sampai Rp1 jutaan.Happy Five bisa sampai 150rb  Itupun harus orang China baru bisa dikasih beli.Kalau orang pribumi ditengok-tengoknya orangnya,sebut salah satu pengunjung yang juga pernah pesan inex dan key maupun happy five,namun tidak mau disebutkan namanya. 

Hal itu dibuktikan dengan peristiwa overdosisnya seorang pengunjung bernama Amelia alias Lia (22) yang diduga mengonsumsi pil ekstasi (ineks) di Room KTV X05 pada Senin malam (13/3) lalu. 


Informasi diperoleh di lapangan,korban mendapatkan narkoba dengan membelinya seharga Rp300 ribu dari karaoke X3.Atas kejadian overdosis itu, Amelia sempat dirawat di RS Bunda Thamrin. 

Saat kejadian ia sempat mengalami kejang-kejang,lalu dilarikan dua rekannya ke rumah sakit.Sementara tamunya yang di dalam room tidak peduli dan langsung kabur keluar.

Rabu, 22 Maret 2017

Lagi Asik Theresome Di Hotel Binjai KM 17 Dua Cewek Dan Satu Cowok Di Gerebek Sat Narkoba Polres Binjai


Bwinqq Dominoqq Terpercaya-Saat sedang asik menikmati surga dunia,pasangan mesum yang sedang threesome alias 2 perempuan lawan 1 laki-laki,digrebek polisi dari Hotel Binjai,Jalan Medan-Binjai km 17,Binjai Timur,Senin (20/3) jam 17.00 wib. Selain pesta seks,pasangan threesome yang menempati kamar 220 Hotel Binjai tersebut,juga membawa narkoba jenis pil ekstasi atau shabu yang dileburkan,beserta alat untuk mengkonsumsi narkoba.Mereka adalah Kiki Wulandari (23),warga Jalan Soekarno Hatta KM 18,Gang Rambutan,Binjai Timur dan Tika Wati (23),warga Jalan Melinjau, Pasar 5 Jawa,Kelurahan Jati Karya,Binjai Utara dan laki-lakinya,Satria Pratama (21) warga Jalan SM Raja,Kelurahan Tanah Tinggi,Binjai Timur. 


Pasangan threesome berikut barang bukti barang terlarang diamankan ke Sat Narkoba Polres Binjai untuk diperiksa lebih lanjut.Dari hasil tes urine di kantor polisiternyata tes urine ketiganya positif mengkonsumsi narkoba. 

Menurut Kiki,dia bersama Tika dijemput oleh Satria Pratama pakai mobil Toyota Kijang Innova dan dibawa ke Hotel Binjai.Setibanya di dalam kamar hotel,mereka langsung main bertiga alias threesome.Namun sayang,saat mereka belum mencapai puncak klimaks,polisi datang dan menggagalkan permainan mereka.Belum sampe, sudah digrebek polisi,kata wanita berambut panjang itu. 

Mengenai narkoba dan alat konsumsi narkoba yang diamankan polisi dari dalam kamar yang mereka sewa,wanita seksi itu menyebutkan tidak tahu menahu soal itu. Soal narkoba itu.Kami nggak tahu,ungkapnya.Kasat Narkoba AKP Bambang H Tarigan,mengaku masih melakukan pemeriksaan terhadap mereka.Masih dalam pemeriksaan.Kita masih mencaritahu dari mana asal narkoba mereka,ungkapnya. 

Kami Sudah 3 Hari Di Hotel Itu Menurut Tika,mereka sudah 3 hari menginap di kamar Hotel Binjai itu.Terkadang,mereka juga pergi keluar dari hotel.Kalau sudah habis ngisap narkoba,kami keluar,ujar Tika.Diceritakan janda 1 anak itu,dia sudah 3 tahun mengkonsumsi narkoba,karena frustasi setelah berpisah dengan suaminya. 


Sebelum menikah dengan suaminya,Tika masih sekolah dan hamil.Akhirnya, saat masih duduk di kelas 2 SMA,Tika harus putus sekolah dan menikah.Setelah membangun rumah tangga dengan suaminya,mereka dikaruniai 1 orang anak laki-laki.Namun, setelah 4 tahun hidup bersama dengan pria yang hanya buruh pabrik,akhirnya Tika pun meninggalkan suaminya serta anaknya.Saat ini,anakku sudah kelas 1 SD dan tinggal bersama mertuaku,kata wanita berbody seksi itu.Disinggung mengapa dia meninggalkan suaminya,Tika hanya mengaku tidak tahan saja.

Nggak tahan saja aku sama mantan suamiku,katanya singkat tidak menjelaskan tidak tahan hidup kekurangan atau tidak. Namun, selama 3 tahun berpisah dengan suami,wanita itu lebih memilih untuk sendiri,dalam hal keluarga.Walau sendiri,tetapi dia masih bisa main dengan laki-laki lain,untuk melampiaskan nafsunya.Sering aku main sama laki-laki yang bukan suamiku. 

Aku juga konsumsi narkoba bersama laki-laki yang ngajak aku,ungkapnya dengan kondisi masih tingg.Setelah diamankan polisi,Tika mengaku akan mencoba meninggalkan narkoba.Aku nyesal.Aku coba nanti tinggalkan narkoba lah,katanya saat diperiksa penyidik. 

Senin, 03 Oktober 2016

Cegah Praktik Prostitusi Terselubung Satpol PP Razia Salon dan Spa Di K & 'ZO


Bandar Dominoqq Online Terpercaya-Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemerintah Kota Binjai menggelar sidak (inspeksi mendadak) terhadap sejumlah salon dan spa, Senin (3/10) siang. Sasaran kegiatan tersebut dipusatkan pada tiga salon dan spa di Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kecamatan Binjai Kota.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Pemerintah Kota Binjai, Syahrial, mengatakan, imspeksi mendadak dilakukan demi menindaklanjuti pengaduan masyarakat. Sidak ini kita lakukan menyusul adanya laporan dari masyarakat, terkait dugaan digunakannya salon dan spa sebagai lokasi prostitusi terselubung,” terangnya.

Namun dalam sidak selama dua jam itu, pihaknya tidak menemukan indikasi kegiatan prostitusi dan praktek pelayanan salon dan spa yang dianggap menyimpang. “Dilihat dari kondisi ruangan, kita anggap memang ada indikasi ke arah itu (prostitusi). Sebab sebagian lokasi salon dan spa cenderung tertutup,” terang Syahrial.

Kemudian setelah dilakukan pemeriksaan, petugas tidak temukan adanya praktek menyimpang. Bahkan izin operasional mereka lengkap dan masih berlaku. Meskipun demikian, Syahrial mengaku tetap melaporkan hasil sidak tersebut kepada instansi pemerintah terkait, guna diteruskan kepada Walikota Binjai, HM Idaham.

Pantauan wartawan, setibanya puluhan petugas Satpol PP di lokasi salon dan spa, para karyawan dan pengunjung spa, terlihat bingung dengan kedatangan petugas. Sebaliknya di sisi luar bangunan, puluhan warga turut memadati area sekitar salon dan spa, guna menyaksikan langsung prosea sidak oleh Satpol PP Pemerintah Kota Binjai.

Sabtu, 24 September 2016

KISAH NYATA JANGAN PERNAH SIA-SIAKAN PERHATIAN ATAU KEPEDULIAN SESEORANG KEPADAMU


Bandar Poker Online Terpercaya-Ada sepasang kekasih yang sudah 8 bulan berpacaran.
Tetapi awal bulan oktober sifat si wanita sudah mulai berubah (karna orang ke 2), si pria sudah mulai menyadarinya tetapi hanya berdiam dan tersenyum..

Tgl 9 oktober.
Saat malam mereka pergi ke sebuah cafe, sang pria bertanya 'Apa ada sesuatu yang ngebuat kamu bosen sama aku ?' Wanita menjawab 'gak ada'
Si pria pun berusaha percaya dan tidak berfikir negatif.

Tgl 10 oktober (anniversary 9 month)
Si pria menelpon kekasihnya, hingga total 22 panggilan tak terjawab, lalu sang pria mengirim BBM 'Aku tunggu kamu jam 7 di PIK tempat biasa, kalo udah jalan hubungin aku'. Si pria terus menunggu dan yakin bahwa pacarnya akan datang, di saat itu hujan sngat besar, sang pria terus berusaha berfikir positif dan yakin pacarnya akan datang

Tgl 11 oktober pukul 01.30
Si wanita bru membalas BBM pacarnya 'Aku gak bisa dateng, ada acara keluarga, maaf ya aku baru bls .Tadi gak ada pulsa' (padahal pergi karaoke n' hang out breng orang ke 2)
Ketika sore hari sesudah pulang setelah jalan bersama orang ke 2 si wanita bermaksud datang ke rumah si pria supaya si pria gak marah karena sejak malam sang pria tidak menghubungi dia. Dia langsung pergi ke rumah sang pria, dia melihat pacarnya sudah tertidur di atas kain putih dengan memegang cincin 'Keluarga si pria memberikan HP si pria untuk di lihat oleh si wanita, betapa kagetnya si wanita ketika melihat si pria.
Sebelum meninggal sempat mem video kan lilin yang bertebaran di pantai yang sudah mulai padam karna air hujan. Pada saat itu si pria sudah menyiapkan cincin untuk pacarnya dan juga kejutan yang sangat indah. Sang pria bertabrakan dengan trotoar di daerah PIK dan mengalami pendarahan otak sehingga tidak bisa di selamatkan..

Jangan hanya karna ada orang yang lebih baik sampai kita melupakan org yang sudah menyayangi kita.
Karena kita tidak pernah tau bahwa dialah yang terbaik dari yg terbaik.

Buat yg udah baca, Jangan lupa Like & Bagikan yaa ...

Kamis, 22 September 2016

Terjaring Razia Mobil Yang Di Tumpangi Istri KPU Binjai Ditemukan Narkoba Jenis Sabu Beserta Alat Hisap Bong di simpan Jok Mobil


Bandar Poker Online Terpercaya-Istri Ketua KPUD Kota Binjai dan empat orang rekannya terjaring razia yang dilakukan oleh personil kepolisian di Jalan Medan-Binjai tepatnya di Simpang Taman Megawati, Kamis (22/9). Mereka digelandang ke Polresta Binjai karena didalam mobil yang mereka tumpangi ditemukan sabu.

Dalam razia tersebut polisi menghentikan mobil jenis Honda Jazz nomor polisi BK 291 FG yang dikemudikan oleh Abu Hasan Hutasuhut. Mobil yang ditumpangi oleh istri Ketua KPUD Binjai tersebut informasinya adalah iring-iringan warga Binjai yang mau berunjuk rasa ke Kantor Gubernur Sumatera Utara di Medan. Namun saat diperika, polisi menemukan sabu beserta alat hisap yang disimpan dibawah jok mobil tersebut.

Untuk pemeriksaan, Abu Hasan seluruh penumpang di mobil tersebut dibawa ke Polresta Binjai guna dimintai keterangan.

Ada lima orang yang diperiksa, Namun belum satupun ditetapkan tersangka. Sebab mereka masih kita periksa intensif,” ujar Kapolres Binjai, AKPB Mohamad Rendra Salipu.

Ketua KPUD Binjai Heri Dani sendiri tidak membantah istrinya dimintai keterangan oleh polisi akibat temuan narkoba tersebut. Namun menurutnya, istrinya hanya menumpang pada mobil milik tetangga mereka tersebut. Ia mengaku tidak tau soal temuan narkoba oleh polisi.

Tidak tau saya, kan itu bukan mobil saya, itu mobil warga yang ikut demo juga, sayapun sekarang lagi di kantor,

Hingga saat ini petugas masih melakukan pemeriksaan terhadap warga tersebut.


Kamis, 15 September 2016

Aneh Tak Ada Hujan Angin Pohon Mahoni Balai Kota Binjai Bisa Tumbang Sendiri


Bandar Dominoqq Online Terpercaya-Pohon mahoni besar yang tumbuh tepat di halaman parkir depan Gedung Balai Kota Binjai, mendadak tumbang, Rabu (14/9) malam, sekira pukul 20.30 Wib.

Tidak ada laporan terkait korban luka, meskipun kejadian itu sempat membuat panik sejumlah warga maupun para pengguna kendaraan, saat melintas di Jalan Jenderal Sudirman.
Meski tak ada korban luka, namun sebagian sisi bangunan gapura dan pagar beton di halaman depan gedung, turut mengalami kerusakan.

Kabag Humas Setdako Binjai, Hendrik Tambunan, dalam keterangannya kepada wartawan mengatakan, penyebab tumbangnya pohon diduga karena usia tanaman sudah relatif tua.

Dugaan kita, pohon tumbang karena usianya sudah tua. Sebab ada indikasi pangkal batang tanaman sudah keropos. Apalagi saat peritiwa itu terjadi, sama sekali tidak ada hujan, dan angin kencang,” terangnya.

Sebagai tindaklanjut atas kejadian itu, Hendrik mengaku, petugas gabungan BPBD, Satpol PP, serta DKP, telah diinstruksikan untuk melakukan pembersihan puing, serta pemotongan batang dan dahan pohon.

Sejauh ini situasi sudah bisa ditangani. Sebab kita sudah berkoordinasi dengan beberapa instansi terkait, guna melakukan pembersihan puing dan dahan

Jumat, 26 Agustus 2016

Sebuah Ruko Di Jalan Ahmad Yani Binjai Di Gerebek Tim Poldasu Diduga Lokasi Judi Online


Bandar Dominoqq Online Terpercaya-Seorang pria berbadan tegap dan tinggi meminta wartawan menghapus fotonya saat Tim Poldasu menggerebek sebuah ruko di jalan ahmad yani,di depan komplek Great Wall kelurahan kartini,kacamatan binjai kota yang diduga sebagai lokasi judi online,Kamis(25/8/16)malam,kuat dugaan pria tersebut merupakan aparat penegak hukum yang membekingi diduga lokasi judi online.

Daru mana bang,ngapain tadi bisa kita foto itu,ujar pria berpostur tinggi tersebut.

Namun wartawan menolak tawaran sari pria tersebut,mendapat jawban itu,pria berbadan tegap tersebut pergi dengan mengendari sebuah mobil berwarna silver bersama anggota intel dari polres dan kodim meninggal lokasi.

Salah satu warga keturunan tiong hua menyebutkan,dalam penggerebekan itu polisi mengamankan seoarang wanita ,yang tinggal di dalam ruko ini namanya awi,di dalam ada biniknya dan seoarang anak dan pemabantu,katanya tadi biniknya mau dibawa orang polda bersama satu buah laptop.

Tim Poldasu yang berada di lokasipun terkesan memutup nutupi kasus ini,beberapa pria yang bertubuh tegap dan tinggi berambut Ce pak berperawakan seperti aparat penegak itupun keluar satu pesratu dari lokasi penggerebekan.

Tak ada satupun anggota polda yang mau memberikan infomasi terkait penggerebekan judi online di sebuah ruko di jalan ahmad yani,kelurahan kartini,kecamatan binjai kota yang diduga sebagai lokasi judi online.

Selasa, 16 Agustus 2016

Pelaku Spesialis Pencurian Bagasi Sepada Motor Di Tangkap Polisi Dan Kedapatan Sabu Di Dalam Bagasi


Bandar Dominoqq Online Terrpercaya-Warga jalan Printis Kemerdekaan Lingkungan I, Kelurahan Kebun Lada, Kecamatan Binjai Utara, mendadak heboh, pasalnya dua terduga pelaku curanmor ditangkap dan dihajar massa, Senin (15/8) sekira pukul 10.00 wib. Kedua pelaku diperegoki warga melakukan aksi pencurian pembongkar bagasi sepedamotor milik warga. Keduanya, KP (Khaidir Pulungan) (42), dan IS (Irwansyah Sitepu) (37), keduanya penduduk Desa Kelambir Lima, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang.

Informasi yang diperoleh, Beruntung keduanya bisa selamat setelah polisi segera tiba di lokasi kejadian. Dengan kondisi wajah dan sekujur tubuh mengalami luka lembam, mereka pun diamankan menuju Mapolsek Binjai Utara. Namun saat bagasi sepedamotor keduanya digeledah, polisi justru mendapati satu paket kecil sabu, enam buah cotton bud (kapas pembersih telingga), dan sejumlah kartu ATM diduga milik para korbannya.

Sementara itu, aksi amuk massa dialami kedua pelaku bermula saat mereka dipergoki warga membuka bagasi sepedamotor milik warga, yang dipakir tepat di samping Warung milik Lena (42), Jalan Perintis Kemerdekaan, Lingkungan I, Kelurahan Kebun Lada, Kecamatan Binjai Utara. Panik begitu aksi kejahatannya diketahui warga, kedua pelaku kemudian berupaya melarikan diri mengendarai sepedamotor Yamaha Vega R biru BK 6791 UN, menuju arah Kelurahan Cengkeh Turi, Kecamatan Binjai Utara.

Namun ketika berupaya melarikan diri, tiba-tiba sepedamotor kedua pelaku terjatuh, usai diserempet sebuah mobil yang melintas satu arah, di jarak 50 meter dari tempat mereka beraksi. Akibat insiden itu, kedua pelaku jatuh terhempas di tepi jalan. Seketika itu, mereka pun ditangkap warga, dan menjadi sasaran aksi amuk massa. Setibanya polisi di lokasi kejadian, kedua pelaku kemudian diamankan menuju Mapolsek Binjai Utara. Namun saat polisi menggeladah bagasi sepedamotor kedua pelaku, turut ditemukan satu paket kecil sabu.

Kapolsek Binjai Utara, Kompol Mijer Tarigan, didampingi Kanit Reskrim, Iptu Rudi Lapian, dalam keterangannya kepada wartawan, mengungkapkan, pihaknya masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap kedua pelaku. ” Awalnya mereka sempat menyangkal hendak mencuri di tempat itu. Tapi setelah kita interogasi, mereka akhirnya mengaku. Keterangan itu pun diperkuat dengan penjelasan sejumlah saksi mata di lokasi kejadian,” jelasnya.

Bahkan berdasakan pengakuan kedua pelaku, menurut Kapolsek, aksi kejahatan serupa juga pernah mereka lakukan pada enam lokasi berbeda di Kota Binjai, Kota Medan, dan Kabupaten Deli Serdang. Lokasi kejahatannya itu, masing-masing di Kelurahan Sukaramai (Tanjung Jati), dan Simpang Pertanian, Kelurahan Limau Mungkur, Kecamatan Binjai Barat. Kemudian di Pulo Brayan, Kota Medan.

Lalu, di Desa Tandam Hilir I, Kecamatan Hamparan Perak, dan Desa Sidomulyo, Kecamatan Sunggal, dan Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang. “Melihat riwayat aksi kejahatan kedua pelaku, kuat dugaan mereka itu memang komplotan spesialis pencuri dengan modus membongkar bagasi sepedamotor, Hanya saja kita akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan Polres maupun Polsek terkait, guna memastikan ada atau tidaknya laporan kasus curanmor, yang diduga melibatkan kedua pelaku,” timpalnya.

Kamis, 14 Juli 2016

Polisi gerebek arena judi bingo, 8 mesin ketangkasan diamankan dari sebuah tempat perjudian


Bwinqq Bandar Dominoqq Online Terbesar-Kepolisian Resor Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, menggerebek arena judi bingo atau dingdong berkedok permainan ketangkasan, Kamis (14/7) siang. Kasat Reskrim Iptu Reza Fahmi mengatakan, sedikitnya delapan mesin judi ketangkasan diamankan polisi.

Mesin judi ketangkasan tersebut kami amankan dari sebuah tempat perjudian di Jl HM Arsyad, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Sampit, dan saat dilakukan penggerebekan tidak ada aktivitas perjudian," katanya dilansir Antara.

Selain menyita mesin, polisi juga mengamankan seorang penjaga arena perjudian. Reza mengungkapkan, orang yang diamankan tersebut statusnya masih belum jelas, karena polisi masih mememeriksa yang bersangkutan.

Baru saja kami lakukan penggerebekan. Pemiliknya belum diketahui, karena kami masih memeriksa saksi di lapangan," jelas Reza.

Penggerebekan tempat judi tersebut dilakukan atas dasar laporan masyarakat yang selama ini mengaku sangat terganggu.

Warga merasa terganggu, dan terkesan ada pembiaran dari pihak kepolisian. Sehingga hal itulah yang membuat kami langsung bergerak cepat untuk memberantas judi di daerah itu," ucapnya.

Saat digerebek arena judi ketangkasan sedang dalam keadaan kosong.

Informasinya arena judi ketangkasan tersebut ramai pengunjung ketika malam hari.

Rabu, 13 Juli 2016

Polda akan Berantas Judi "Las Vegas" di Desa Brahrang


Bwinqq Bandar Dominoqq Terbesar-Polda Sumut tetap komit memberantas segala bentuk perjudian. Salah satu atensi pimpinan Polri dari 11 kasus prioritas adalah perjudian.

Kami terus melakukan pemberantasan terhadap segala bentuk perjudian. Salah satu atensi adalah judi "Las Vegas" di Desa Brahrang, Binjai," tegas Kabid Humas Polda Sumut Kombes Rina Sari Ginting, Rabu (13/7/2016).

Rina menyebutkan, Polda Sumut akan koordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan penggerebekan.

Saat ini, kami masih memonitor kondisi di lapangan sebelum dilakukan penggerebekan," sebutnya.

Juru bicara Polda Sumut ini mengaku sudah mendengar adanya perjudian jenis samkwan (dadu) dan judi bakarat (kartu China red) serta judi jenis lainnya. Karena itu, pihaknya akan berkordinasi untuk melakukan tindakan.

Perjudian ala "Las vegas" Binjai itu sudah berjalan hampir satu tahun, dengan omzet perhari milyaran rupiah. Para pemain yang umumnya turunan China datang dari berbagai daerah di Sumatera Utara seperti Medan, Tanah Karo, Binjai, Langkat, Deli Serdang dan lainnya