Tampilkan postingan dengan label Pembunuhan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pembunuhan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 06 Juni 2018

Ini Postingan Terakhir Cewek Cantik Yang Mati Di Bunuh Dengan Sadis Di Media Sosial Miliknya


Dominoqq Terpercaya 2018 - Rika Karina merupakan sosok mayat perempuan cantik yang dibunuh dengan sadis.

Mayatnya dibuang di pinggir jalan hingga ditemukan di dalam kardus popok bayi di sekitar Jalan Karya Rakyat, Medan, Rabu (6/6/2018) sekitar pukul 02.00 WIB dinihari.

Siapa yang mengira Rika Karina merupakan sosok yang aktif di media sosial.

Terakhir dia mengunggah fotonya pada 28 Mei lalu.

Terlihat Rika foto bersama seorang pria yang diketahui sebagai adiknya.

"Selfie sejenak with adek..." tulisnya dalam akun Rika Karina. Dia tampak bermain di atas loteng rumah dengan adiknya tersebut, Rika tampak mengambil beberapa foto selfie.

Tidak hanya itu dalam akun media sosialnya terekam curhatan terakhirnya dengan rekan-rekannya di Facebook. Bahkan dia sempat adu mulut karena dibully masih belum mempunyai pacar.

Ternyata pada 2 November 2017 silam, Rika Karina alias Huang Lisya pernah membuat status galau di akun media sosial facebook pribadinya.

Ia menuliskan status:

"Si kawan cakap nya....
Kok gak punya cowok kau Rika???
Gak laku kau ya...

Astaga...
Thu, mulut ular atau mulut buaya sich
Ngomong nya gak bisa di rem dikit..

Asal tau aja ya...bukan nya aku gak laku laku..
Tapi gak sempat aku mau pacaran lagi..
Kau pikir aku hidup makan doank..
Aku kerja woy...gak sempat aku mikirin cowok...
Siang malam aku nyarik uang...

Emang nya kau punya banyak cow tapi pada gak ada yg beres..."

Dalam statusnya itu, dikomentari sekitar 18 komentar dan disukai oleh sekitar 23 orang lebih. Dalam statusnya itu, Rika merasa seperti kecewa karena dianggap tidak mempunyai pacar saat itu.

Rika merupakan seorang Tionghoa muslim di Medan, nama china-nya Huang Lisa. Tampak dalam beberapa fotonya mengenakan hijab dalam bekerja.

Menurut informasi ayahnya seorang mualaf.

Siapa mengira gadis cantik yang periang itu sekarang sudah pergi dibunuh dengan cara yang cukup keji. Entah apa kesalahan anak saya Rika hingga berakhir dengan cara yang cukup menyedihkan.

Namun pastinya hingga kini pembunuhnya saat ini masih berkeliaran dengan bebas usai meninggalkan jasad Rika teronggok begitu saja dalam kotak kardus.

Penjual martabak bernama Darwis pertama kali menemukan sosok Rika Karina yang dimasukkan dalam kardus kemudian dibungkus lagi dengan plastik.

Jumat, 16 Maret 2018

Jenazah TKI Korban Pembunuhan Di Malaysia Tiba Di Bandara Kualanamu


Dominoqq Terpercaya 2018 - Jenazah Santi Restauli Simbolon warga Desa Naga Kisar, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai, Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang diduga menjadi korban pembunuhan di Malaysia saat ini sudah tiba di Bandara Kualanamu, Kamis (15/3/2018) sekira jam 11.30 Wib dengan pesawat Sriwijaya Air.

Informasi yang diperoleh, korban adalah TKI yang bekerja di Malaysia yang dikabarkan meninggal karena diduga di bunuh oleh warga Nepal berinisial SG yang kini masih dalam pengejaran Polis Diraja Malaysia. Untuk motif awal, korban diduga mempunyai hubungan khusus dengan pelaku dan pembunuhan terjadi dikarenakan cemburu.

Jenazah korban ditemukan membusuk dalam lemari di sebuah rumah di Paya Terubong, George Town, Penang, Malaysia, Selasa (13/3/2018) kemarin.

Jenazah tiba dalam peti dan di bawa ke rumah duka dengan mobil ambulans yang sudah disiapkan pihak BP3TKI Medan.

Kasi Perlindungan Dan Pemberdayaan TKI BP3TKI Medan Amir Hakim Abdi Sihotang yang dikonformasi melalui Koordinator Posdal BP3TKI Pos Kualanamu Suyoto membenarkan pihaknya telah menerima jenajah TKi yang diduga korban pembunuhan.

Setiba di Bandara Kualanamu pihaknya langsung menyerahkan pada pihak keluarga. “Kita memfasilitasi supaya memudahkan proses adminitrasi di Bandara Kualanamu, selanjutnya kita serahkan pada pihak keluarga,” tegasnya.

Minggu, 04 Maret 2018

Tidak Dapat Jatah Mamierogo Bantai Istri Sampai Tewas


Dominoqq Terpercaya 2018 - Seorang suami tega menghunus parang dan secara membabibuta membantai istrinya hingga tewas. Pasalnya? Gara-gara cemburu setelah sang istri tak bersedia diajak berhubungan badan. Pembunuhan sadis itu sempat membuat geger Desa Hiliaurifa, Kecamatan Maniamolo, Kabupaten Nia Selatan (Nisel), beberapa waktu lalu.

Pelaku yang diketahui bernama Mamierogo alias Ama Sita (56), akhirnya ditangkap personel Polres Nisel. “Sudah kita tangkap,” kata Kapolres Nisel, AKBP Faisal Napitupulu, melalui telepon seluler, Minggu (4/3/2018) siang.

Menilati saat itu ditemukan di dapur rumah tempat tinggal mereka dengan kondisi tubuh bersimbah darah. Sekujur tubuhnya mengalami luka bekas sayatan senjata tajam. Pada malam tragis itu, Mamierogo terlibat cekcok dengan istrinya di dalam kamar, setelah Menilati menolak ajakannya untuk melayananinya berhubungan intim.

Curiga dengan sikap sang istri yang tak sudi melayaninya, Mamierogo mengambil parang lalu secara membabibuta membacok Menilati.

“Suami berpikiran negatif, istrinya tidak mau karena disangka sudah memiliki pria lain dan akan lari dengan pria tersebut. Makanya Ama Sita bunuh istrinya sendiri,” AKBP Faisal Napitupulu.

Sehari sebelum Menilati ditemukan tewas Ama Sita menyuruh keenam anaknya pergi meninggalkan rumah. Namun, anaknya kembali ke rumah dan melihat kondisi rumah masih dalam keadaan terkunci. Karena tak bisa masuk ke rumah, keenam anaknya itu kemudian mengadu kepada kepada paman mereka, Hazatulo Laia alias Ama Mevi.

“Kemudian paman mereka pergi bersama dengan Liani Laia mendobrak pintu dan melihat pintu dipaku dari dalam yang diduga dipaku oleh pelaku,” kata Faisal.

Saat itulah, mereka melihat Menilati sudah tewas dengan kondisi sekujur tubuh bersimbah darah akibat luka bekas tikaman dan bacokan.

“Korban meninggal dalam posisi tak berbusana dan memakai celana pendek,” ujar Faisal.

Hasil penyidikan sementara, korban sempat melawan dengan lari ke dapur. Dengan satu luka bacokan, Menilati sempat berusaha mencari selamat dengan lari ke luar kamar menuju dapur. Sambil mengenggam pisau, ia berusaha melawan suaminya. Namun usaha itu, kembali membuat tersangka marah dan menyerangnya dengan senjata tajam dan menghunuskan ke tubuh korban.

“Sempat ambil senjata tajam. Di sini korban sudah terluka satu bacokan,” kata Faisal.

Dijelaskan Kapolres, pelaku sendiri mengalami luka tusuk dua liang di bagian rusuk perut, sedangkan kondisi korban telah meninggal dunia karena mengalami luka di bagian dada dan jari telunjuk tangan kiri hampir putus. Dengan alat bukti yang ditemukan di rumah korban, polisi mencurigai suaminya sebagai tersangka tunggal. Usai melakukan olah tempat kejadian perkara dan keterangan warga, petugas melakukan pengejaran terhadap Mamierogo.

Mamierogo ditangkap tak jauh dari rumahnya. Penangkapan itu berdasarkan hasil penyelidikan petugas dan informasi warga. “Curiga dan informasi warga,” kata Faisal lagi. Kecurigaan terhadap Mamierogo, karena kondisi pelaku saat ditangkap masih mengenakan pakaian yang masih terlihat bercak darah. “Baju yang dipakai masih ada bercak darah,” pungkas Faisal.

Jumat, 23 Februari 2018

Ini Alasan Mengapa Supir Go-Car Rampok Mahasiswa UMSU


Dominoqq Terpercaya 2018 - Kanit Reskrim Polsek Medan Timur, Iptu Made Yoga menyebut sopir Go-Car bernama Daud Tobing yang merampok mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Farassapik sudah ditangkap.

Pelaku diamankan bersama barang bukti mobil Toyota Agya BK 1289 OA milik korban yang sempat dibawa kabur.

"Jadi pelaku sudah kami amankan ya. Dia diamankan berkat kerjasama dengan para driver Go-Car. Karena korbannya ini juga driver Go-Car," ungkap Made.

Made menyebut, Daud diamankan di Perumahan Meilala Pancur Batu. Ia bersembunyi di sana karena tahu bakal dicari-cari polisi atas perbuatannya.

"Menurut keterangan tersangka pada kami, dia nekat merampok dan membawa kabur mobil korban karena masalah penjualan tanah. Kata tersangka, ia pernah menjualkan sebidang tanah di kawasan Tanjung Mulia," ungkap Made.

Namun, kata Made, tersangka menyebut uang fee penjualan tanah itu belum dibayar korban. Sehingga, pelaku kesal dan berusaha menikam leher korban di dalam mobil.

"Keterangan sementara seperti itu. Korban sudah membuat laporan resmi ke kami. Pelaku masih kami mintai keterangannya," ungkap Made.

Tribun sempat menyambangi lokasi kejadian di Jalan Gaharu, Gang Murni, Medan Timur. Hanya saja, beberapa warga bungkam. Sejumlah pemuda yang ditemui Tribun tengah menenggak tuak di satu warung menyarankan Tribun untuk bertanya pada polisi.

"Kejadiannya di depan sana bang. Bukan di dalam gang ini. Yang jelas, tengah malam kemarin kami lagi minum tuak. Kami dengar ada ribut-ribut, dan itu saja," kata pria yang lengan kanannya terdapat tatto itu.

Senin, 12 Februari 2018

Di Siksa Dan Di Suruh Tidur Dengan Anjing TKI Asal Medan Meninggal Dunia


Dominoqq Terpercaya 2018 - Seorang tenaga kerja Indonesia, saat ini meninggal dunia di Rumah Sakit Penang, pada hari Minggu (11/2/2018). Sebelumnya, Adelina, yang menjadi TKI asal Medan itu selalu saja mengalami penyiksaan dan juga selalu dipaksa tidur bersama dengan anjing milik majikannya di teras rumah.

Wanita yang berusia 21 tahun bekerja sebagai asisten rumah tangga itu, sebelumnya juga sudah diselamatkan pihak kepolisian setempat, yang mendapat laporan dari seorang anggota parlemen (DPRD) wilayah Bukit Mertajam. Anggota dewan itu sebelumnya juga sudah mendapat kabar, bahwa Adelina telah mengalami penyiksaan.

Laporan itu juga sudah mengatakan bahwa Adelina saat itu ditemukan di kediaman majikannya dengan sejumlah memar di kepala dan wajah, serta luka yang sudah mengalami infeksi di bagian tangan dan kaki. Seorang tetangga yang berhasil diwawancarai New Strait Times mengatakan, bahwa Adelina, selalu disuruh tidur di luar rumah, di tempat yang sama dengan anjing peliharaan majikannya, selama lebih dari satu bulan. Adelina disebut sudah bekerja dengan majikannya itu selama dua tahun terakhir.

Majikannya, seorang wanita berusia 36 tahun dan abangnya yang berusia 39 tahun, sudah ditahan pihak kepolisian setempat untuk penyelidikan lebih lanjut. Namun, polisi mengatakan, bahwa mereka tak bisa mendapat keterangan dari Adelina semasa hidup, karena wanita itu sangat takut untuk berbicara.

“Untuk saat ini kami telah meminta keterangan beberapa saksi, termasuk tetangganya, agen tenaga kerja itu, teman-temannya dan dokter yang sempat merawatnya,” kata Kepala Kepolisian Seberang Prai Tengah, Asisten Komisioner (AKBP) Nik Ros Azhan Nik Abdul kepada New Strait Times.

Dikatakan, kepolisian juga sudah melakukan olah TKP untuk mencari bukti terkait kematian Adelina tersebut. Hasil otopsi akan menjadi penentu penyebab kematian korban.

Minggu, 14 Januari 2018

Mayat Ali Ditemukan Di Pinggiran Selokan Dan Terdapat Beberapa Tikaman


Bwinqq Dominoqq Terpercaya - Sesosok mayat yang berhasil ditemukan dengan kondisi tubuh penuh dengan tikaman tergeletak di pinggir selokan, di Kampung Baru, Kecamatan Tanjung Beringin, Serdang Bedagai, Minggu (14/1/2018) sekira jam 04.00 wib.

Hasil pemeriksaan Polsek Tanjung Beringin, korban yang tewas itu bernama Edi Susanto atau biasa di sebut Ali (41), warga Dusun 1, Desa Nagur, Kecamatan Tanjung Beringin, Sergai.

Jasad pria Tionghoa yang tak lagi bernyawa itu pertama kali ditemukan oleh warga dengan kondisi telentang di pinggir selokan dengan darah sudah membasahi sekujur tubuhnya di Gang Pinang Baris, Dusun 2, Desa Nagur.

Kemudian warga juga sudah melaporkan temuan itu ke Polsek Tanjung Beringin. Setelah dilakukan olah TKP jenazah selanjutnya langsung dibawa ke RSU Bhayangkara Medan untuk dilakukan otopsi.

Udin, warga Kampung Baru juga sudah mengatakan, bahwa Ali dulunya sempat menjadi juragan ikan asin dan juga mempunyai beberapa perahu. Namun, dia sudah mengalami kebangkrutan sehingga tidak mempunyai pekerjaan tetap lagi.

“Dulu dia adalah orang yang kaya tapi sekarang susah. Kami pun juga tak tau kerjaannya,” sebut Udin.

Terpisah, Kapolres Sergai, AKBP Nicolas Ary Lilipaly SIK MH MSi, melalui Kapolsek Tanjung Beringin, AKP Afiuddin, mengatakan bahwa korban pertama kali ditemukan oleh warga kemudian dilakukan olah TKP dan pemeriksaan saksi-saksi.

“Dari pemeriksaan awal kita juga sudah temukan ada bekas tikaman 4 liang, di bagian tangan, belakang dan juga di punggung korban,” beber AKP Afiuddin

“Dugaan sementara tewasnya Ali akibat dibunuh. Hal itu juga diketahui dari adanya bekas luka tusukan dibelakang dan juga dengan tangan korban,” lanjutnya.

Namun, menurut Kapolsek, saat ini pihaknya sedang melakukan penyelidikan untuk mengetahui pelaku dan juga dengan keberadaannya.

“Kita saat ini juga masih melakukan penyelidikan dan memburu pelakunya,” bilang AKP Afiuddin. Setelah dilakukan otopsi, jenazah Ali langsung dibawa ke Tebingtinggi untuk disemayamkan, karena sebagian besar keluarganya berada di sana.

Jumat, 12 Januari 2018

Andi Lala Sah Di Jatuhi Hukum Mati Akibat Bunuh Satu Keluarga Dan Selingkuhan Istri



Bwinqq Dominoqq Terpercaya - Andi Matalata yang biasa yang di sebut Andi Lala adalah otak pelaku dari pembunuhan terhadap Suherwan di Lupukpakam, Deliserdang tahun 2015 dan juga dengan pembunuhan satu keluarga di Mabar pada April 2017 lalu.

Ia saat ini sudah divonis hukuman mati oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan, Jumat (12/1/2018).

Selama sidang berlangsung pandangannya selalu kosong.

Andi Lala juga terlihat beberapa kali menundukkan dan juga menengadahkan wajahnya.

Tangannnya juga terus menerus bergerak memainkan jemarinya.

Hingga akhirnya palu sudah diketuk tanda sidang telah berakhir oleh Ketua Majelis Hakim, Dominggus Silaban, tim penasihat hukumnya dari Pusat Bantuan Hukum DPC Peradi Medan langsung saja segera menghampiri Andi Lala sembari membisikan sesuatu kepadanya.

Kemudian petugas Pengawal Tahanan memborgol tangan Andi Lala bersama dengan Andi Syahputra dan juga dengan Roni Anggara untuk selanjutnya dibawa ke ruang sel Tahanan kembali.

Selasa, 12 Desember 2017

Di Temukan Mayat Bayi Perempuan Di Dalam Goni Membuat Heboh Warga Aek Ledong


Bwinqq Dominoqq Terpercaya - Masyarakat Dusun 5, Desa Ledong Timur, Kecamatan Aek Ledong, Asahan mendadak membuat heboh para warga. Karena, warga sekitar kabarnya menemukan jenazah bayi perempuan yang saat itu diduga sengaja dibuang oleh orangtuanya, karena hasil hubungan gelap, Pada hari selasa (12/12) jam 17.20 wib.

Informasi yang sudah diperoleh, bayi yang saat itu diperkirakan sudah terkubur selama 4 jam ini pertama sekali ditemukan oleh seorang warga bernama Juki, seorang pekerja kebun yang tengah sedang menyemprot rumput.

Saat itu, Juki juga sudah mulai curiga karena melihat jejak kaki. Karena penasaran, Juki langsung saja mengikuti jejak tersebut sampai ke gundukan tanah. Juki kemudian mencongkel gundukan tanah tersebut dan saat ini juga langsung terlihat bungkusan goni.

Menemukan goni yang sangat mencurigakan, Juki kemudian langsung segera memanggil temannya untuk membongkar gundukan tersebut. Alangkah terkejutnya mereka setelah goni tersebut dibuka, ternyata di dalamnya ada sesosok jenazah bayi berkelamin perempuan.

Juki dan juga bersama dengan temannya kemudian langsung melaporkan temuan jenazah bayi ini kepada warga yang selanjutnya diteruskan ke Polsek Pulau Raja.

Kapolsek Pulau Raja, AKP Hotler Pardosi, yang juga dikonfirmasi membenarkan temuan bayi dalam keadaan sudah tidak bernafas lagi terkubur di areal kompleks pemakaman umum di desa tersebut. Saat ditemukan warga dengan kondisi sudah tidak bernyawa dan juga sudah terbungkus dalam goni.

“Setelah sudah mendapatkan informasi dari warga selanjutnya Unit Reskrim Polsek Pulau Raja dibantu oleh dengan tim forensik Polres Asahan melakukan olah TKP dan juga melakukan evakuasi jenazah bayi tersebut ke RSUD Haji Abdul Manan Simatupang Kisaran,” jelasnya.