Rabu, 27 Desember 2017

Sungguh Tragis Perempuan Cantik Asal Sibolga Meninggal Akibat Mobil Yang Di Tumpangi Terbalik Di Kawasan Parapat


Bwinqq Dominoqq Terpercaya - Darah yang terlihat menggenang dari bahu jalan, setelah sebuah mobil yang saat itu mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Siantar – Parapat, Km 34-35, Huta Aek Nauli, Nagori Sibaganding, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Selasa (26/12/2017) sekira jam 17.55 Wib kemarin.

Informasi yang sudah berhasil diterima menyebutkan, bahwa satu orang penumpang tewas dalam kecelakaan yang sudah dialami mobil Mitshubishi Pajero Sport, BK 868 AJ itu.

Korban tewas bernama Feronika Anggraini (20), warga Jalan Sutomo No 18 Kota Sibolga. Feronika juga sempat terjepit di dalam mobil, sebelum ia juga berhasil dikeluarkan warga setempat. Sedangkan korban yang sudah mengalami cedera ringan adalah Vanesa Anggraini (15).

Tiga penumpang lainnya, Regina Anggraini (24), Valencia Anggraini (15), Katerina Anggraini (17)  dua terakhir adalah saudara perempuan dari Feronika, yang tidak mengalami luka.

Sejumlah warga juga terus menerus bersusah payah untuk bisa mengeluarkan Feronika dari dalam mobil yang sudah terbalik. Darah dari luka yang dialami Feronika juga sudah menggenang di bawah atap mobil.

Selang beberapa saat, Feronika juga akhirnya berhasil dikeluarkan dalam kondisi sudah tak bernyawa lagi.

Tangis histeris pun langsung meledak dari kedua saudara Feronika yang sudah lebih dulu keluar dari mobil.

Disebutkan, mobil yang saat itu ditumpangi para gadis itu dalam perjalanan dari arah Parapat menuju ke kota Siantar. Setiba di lokasi kejadian, mobil juga langsung mendadak oleng dan banting setir ke sebelah kiri jurusannya.

Selanjutnya mobil langsung menabrak tembok penahan tebing jalan lalu kemudian terbalik.

Selasa, 26 Desember 2017

Polsek Patumbak Berhasil Amankan 6 Laki Laki 5 Perempuan Serta Minuman Keras Di Kafe Jambu


Bwinqq Dominoqq Terpercaya - Personel Polsek Patumbak saat ini sudah berhasil mengamankan 11 orang serta 42 botol minuman keras tanpa izin dalam razia di sejumlah kafe remang-remang yang memang berada dalam wilayah hukum Polsek Patumbak, Selasa (26/12/2017) dinihari, sekira jam 01.30 Wib.

Penyisiran petugas terhadap dengan sejumlah kafe-kafe di Jalan SM Raja, Terminal Amplas, Kafe Jambu tersebut itu juga dipimpin langsung, Kanit Reskrim Iptu Ainul Yaqin, yang didampingi Ipda Maruli, Ipda Sondy dan juga dengan sejumlah personel Polsek Patumbak

Kapolsek Patumbak, Kompol Yasir Ahmadi, melalui Kanit Reskrim juga sudah menjelaskan, pelaksanaan razia tersebut dilakukan guna untuk bisa menciptakan situasi yang sangat aman dan juga yang terkendali, mengacu pada UU RI No 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara RI, dan juga Sprin Kapolrestabes Medan No. Sprin/208/II/2016 tgl 10 Februari 2016 mengenai Operasi Premanisme.

“Terjadinya tindak kriminal itu juga bisa timbul akibat mabuk-mabukan dari cafe, dan pulangnya langsung mencari mangsa. Selain itu, terkadang juga ada anak di bawah umur yang sudah bekerja di cafe maupun menjadi pengunjung cafe,” sebut Iptu Ainul Yaqin.

“Untuk itu, razia ini juga maupun pengawasan terhadap adanya tempat-tempat hiburan malam, penginapan, maupun juga dengan keberadaan cafe di wilayah hukum Polsek Patumbak akan saja terus dipantau, guna terciptanya situasi kondusif,” sambungnya.

Ditambahkan dengan Kanit Reskrim, dalam razia tersebut terutama di Kafe Jambu yang memang beralamat di Jalan Kongsi, Gang Riwayat Desa Marendal I, Kecamatan Patumbak, pihaknya juga sudah berghasil mengamankan 11 orang, yang terdiri dari 6 laki-laki, 5 perempuan dan juga dengan 42 botol minuman keras dari berbagai merk, serta juga dengan 2 unit motor.

Enam laki-laki yang sudah diamankan yaitu, Herdianto (39) warga Jalan Kemiri Simpang Limun, Sumarno (36) warga Gg Volly, Ibnu (22), warga Jalan Pasar 12, Yusuf (39) warga Simpang Limun, Ari (20) warga Jalan Pasar 12 dan juga Mulyadi (19).

Sementara 5 wanita berhasil yang diamankan adalah Fitri Yani (21) warga Pasar IV, Gg Baru, Diana (31) warga Marindal Pasar 3, Rini Harpilah (29) warga Brandan, Chika (25) warga Kisaran, Tantri Utari (28) warga Tebingtinggi.

Kesemuanya juga langsung diboyong ke Mapolsek Patumbak. “Kita akan saja terus melakukan razia di tempat-tempat hiburan malam lainnya, guna untuk bisa menekan penyakit masyarakat,” pungkas Iptu Ainul Yaqin

Minggu, 24 Desember 2017

Ketangkap Mencuri HP Di Klinik Utung Ancam Perawat Dengan Benda Tajam



Bwinqq Dominoqq Terpercaya - Dengan alasan susah dalam mencari kerja, pemuda pengangguran ini juga sudah nekat menerobos masuk ke Klinik Kuala Malem. Tak hanya mencuri, dia juga sempat mengancam dan juga bergumul dengan perawat penjaga klinik, Susan Boru Kaban (30), yang sudah memergokinya.

Akibatnya, Untung Prariansyah (21), warga Jalan Binjai KM 15,5 Desa SM Diski, Kampung Banten, Kecamatan Sunggal, Deliserdang harus segera mendekam di sel Mapolsek Sunggal.

Peristiwa itu juga terjadi di Jalan Binjai KM 15 Desa SM Diski, Selasa (19/12) sekira jam 03.00 Wib. Untung yang saat itu diduga sudah menggambar lokasi klinik tanpa ragu lagi langsung memanjat tembok belakang untuk masuk ke area klinik.

Sejurus kemudian, Untung langsung merusak engsel pintu belakang klinik dan juga berhasil masuk ke dalam. Begitu masuk, Untung langsung saja segera mengambil uang Rp5 ribu dan juga sebilah pisau dapur yang terletak di atas meja belakang.

Selanjutnya, Untung kembali lagi menggerayangi seisi klinik hingga masuk ke dalam kamar Susan. Di dalam kamar, Untung kembali lagi berhasil menggasak satu unit HP Samsung milik Susan yang saat itu sedang terletak di atas lemari.

Di saat Untung juga sudah merasa aksinya itu sudah berjalan dengan mulus, Susan rupanya juga tersentak dari tidurnya dan langsung memergoki aksi pemuda pengangguran itu. Tak mau kalah, Untung langsung saja menodongkan pisaunya ke arah Susan agar tak berteriak.

Susan tak mau terpojok kemudian langsung saja memilih untuk melawan dan tak menuruti kemauan Untung. Pergelutan pun juga sempat terjadi, Susan terus saja memegangi tangan kanan Untung yang memegang pisau. Sementara Untung yang tak mau kalah langsung saja mencekik leher Susan.

Merasa sudah kalah tenaga, Susan pun langsung berteriak. Dan itu ternyata berhasil membuat nyali Untung ciut. Bak dikejar anjing, Untung pun langsung menggunakan jurus terakhir alias langkah seribu melalui pintu belakang.
Susan pun akhirnya langsung segera melaporkan insiden itu ke Mapolsek Sunggal.

“Atas laporan itu juga kita langsung saja membuat timsus untuk segera mengungkap kasus ini” terang Kapolsek Sunggal, Kompol Wira Prayatna, Sabtu (23/12).

Selang 3 hari, tepantnya Jumat (22/12) sekira jam 17.30 Wib petugas juga sudah berhasil mengamankan Untung dari persembunyiannya. Untuk kepentingan penyidikan, petugas pun langsung memboyong Untung ke Mapolsek Sunggal.

“Dari tangan sang pelaku kita juga sudah mengamankan satu unit HP Samsung milik korban dan juga sebilah pisau yang sudah digunakan pelaku untuk mengancam korban” lanjut Wira.

Sementara Untung ketika juga ditanyai kru koran ini sudah mengaku baru pertama kali melakukan aksi pencurian

“Baru pertama kali bang. Itu pun karena memang aku gak ada kerjaan. Susah untuk cari kerja sekarang,” jawabnya sembari mengatakan kalau ia terlebih dulu memanjat pohon sebelum ia memanjat tembok klinik.

Atas perbuatannya, Untung pun juga harus merasakan malam pergantian tahun kali ini di sel tahanan Polsek Sunggal. Untung juga akan dijerat dengan pasal 365 ayat (2) ke 1 e dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

Sabtu, 23 Desember 2017

Personel Brimob Medan Sudah Menjaga Markas Polrestabes Takut Terkena Teror Menjelang Natal Dan Tahun Baru


Bwinqq Dominoqq Terpercaya - Dalam momen hari raya keagamaan kadangkala suka sekali dimanfaatkan oleh oknum yang tak bertanggungjawab untuk bisa melancarkan teror. Salah satu target yang saat ini kerap menjadi ancaman teror adalah kantor polisi.

Untuk bisa mengantisipasi teror maupun juga dengan berbagai penyerangan di markas kepolisian, Polda Sumut sudah menyebar anggota Brigade Mobile ke sejumlah instansi. Jumlah personel Brimob yang saat ini sudah bersiaga disesuaikan dengan kondisi di lapangan.

"Untuk penjagaan komando, kami juga sudah upayakan dari Brimob dan juga dnegan Sabhara Polda Sumut. Ini dilakukan agar Mako tetap dalam keadaan aman dari segala bentuk ancaman," kata Kapolrestabes Medan, Kombes Dadang Hartanto, Sabtu (23/12/2017) sore.

Dadang juga sudah mengatakan, bahwa ia tidak ingin sekali kecolongan seperti waktu-waktu sebelumnya. Saat Idul Fitri kemarin misalnya, markas Polda Sumut juga sempat diserang oleh kelompok teroris.

Sementara itu, Pakar Hukum dan juga Kriminolog Kota Medan, DR Edy Yunara sebelumnya sudah mengingatkan polisi agar tetap mengantisipasi teror di kantor-kantor instansi. Kata Edy, polisi tidak boleh lagi mengalami kecolongan.

Selain menjaga ketat instansi pemerintahan, polisi juga harus bisa mengantisipasi kejahatan-kejahatan konvensional berupa begal. Jangan sampai, kata Edy, pada saat natal dan juga tahun baru timbul korban akibat kejahatan dari jalanan.

Jumat, 22 Desember 2017

Ketahuan Curi Besi Arief Hampir Mati Di Hantam Oleh Warga


Bwinqq Dominoqq Terpercaya - Arief Candra atau biasa di sapa Arief (26), warga yang berkediaman di Jalan Pintu Air IV, Gang Sekolah, Kelurahan Kwala Bekala, Kecamatan Medan Johor, saat ini sudah babak-belur dihajar oleh massa, setelah sudah kepergok mencuri besi yang memang telah sudah dicor milik Kuasa Sembiring (52), warga Jalan Luku 1, Kelurahan Kwala Bekala, Kecamatan Medan Johor

Peristiwa pencurian itu juga sudah terjadi hari Jumat (22/12/2017), sekira pukul 15.00 wib.

Kapolsek Delitua, Kompol Arifin Marpaung, melalui Kanit Reskrim Iptu Juli Purwono SH, kepada wartawan Jumat (22/12/2017) siang, juga sudah membenarkan penangkapan terhadap Arief Candra .

Ketika itu, Unit Reskrim Polsek Delitua langsung saja segera mendapat informasi dari warga yang mengatakan telah sudah terjadi pencurian di sebuah rumah milik Kuasa Sembiring. Sedangkan pelakunya saat itu juga telah sudah diamankan oleh warga bersama dengan barang bukti.

Menerima informasi tersebut, tim langsung saja segera meluncur ke TKP. Sesampainya di lokasi, polisi langsung mendapati kerumunan warga, sedangkan pelaku juga saat itu sudah dalam keadaan babak-belur.

“Melihat kondisi pelaku yang sudah amat sangat begitu memprihatinkan, petugas pun langsung saja segera memboyong pelaku ke Komando, beserta dengan semua barang bukti yakni, 1 tiang besi cor yang sudah di gergaji dan 1 buah gergaji besi, guna proses hukum yang lebih lanjut lagi,” terangnya.

Kamis, 21 Desember 2017

Larikan Uang Perusahaan Sebesar 39 Juta Mimin Berhasil Diamankan Di Bandara


Bwinqq Dominoqq Terpercaya - Personel Polsek Percut Sei Tuan, saat ini sedang bekerjasama bersama dengan pihak security Bandara Kualanamu, Deliserdang, untuk menggagalkan pelarian Aminah atau yang biasa di sapa Mimin (28) saat akan melakukan penerbangan dengan pesawat menuju kampung halamannya di Jawa Tengah.

Aminah juga berhasil diamankan pihak oleh security Bandara hingga juga sudah dijemput oleh pihak kepolisian, lantaran wanita asal Jalan Maron RT/RT 004/003, Desa Maron, Kecamatan Garung, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah itu telah sudah melakukan aksi pencurian uang dengan senilai Rp39 juta dari tempatnya bekerja di PT Mujur Usaha, Jalan Mandala By Pass, Kecamatan Medan Tembung, Jumat (15/12/2017) lalu, sekira jam 07.30 wib.

Informasi yang sudah diperoleh menyebutkan, bahwa aksi pencurian itu pun juga telah dilaporkan oleh perusahaan yang memang dikuasakan melalui karyawannya, Laos Murida Siahaan (50), warga Jalan Pinang II Nomor 7, Kelurahan Mangga, Kecamatan Medan Tuntungan.

Pada saat kejadian, korban yang memang saat itu datang ke tempat kerjanya terkejut begitu melihat laci meja kerjanya sudah terbuka dan kunci laci sudah hilang entah ke mana. Korban yang semakin kaget setelah mengetahui bahwa uang sejumlah Rp39 juta yang sudah disimpannya di dalam laci itu ikut hilang entah kemana.

Selanjutnya, korban langsung segera melaporkan pencurian itu ke Polsek Percut Sei Tuan.

Beberapa jam dilaporkan, polisi yang sudah menerima laporan korban berikut saksi yang kecurigaannya sudah mengarah kepada tersangka dan langsung saja segera memburunya. Pelarian Aminah yang ternyata adalah karyawan yang memang bekerja di tempat korban itu, akhirnya berhasil terhenti di bandara Kulanamu

“Setelah semua bukti sudah berhasil mengarah ke tersangka, kita langsung saja berkoordinasi dengan pihak keamanan bandara untuk segera mengamankan tersangka yang memang akan segera pergi ke kampungnya di Jawa Tengah. Tersangka langsung kita jemput di bandara dan kami juga segera memboyongnya ke Polsek Percut pada Jum at (15/12/2017) sekira jam 19.00 wib,” kata, Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Pardamean Hutahean, melalui Panit Reskrim, Ipda Supriadi, kepada wartawan, Rabu (20/12/2017) sore.

Saat berhasil ditangkap, petugas menyita uang tunai sebesar Rp 21.906.000, satu buah koper dan juga dengan sepatu North Star, yang saat itu diduga dibeli menggunakan uang hasil curian.

“Tersangka juga memang merupakan karyawan clening service di tempat korban. Dia memang kurang lebih setahun kerja di PT Mujur Usaha itu. Jadi saat mencoba utnuk membawa kabur uang itu, kita langsung tangkap tersangka di bandara,” pungkas Ipda Supriadi.

Imbas perbuatannya, tersangka juga sudah dijerat dengan Pasal 362 KUHPidana dengan ancaman minimal lima tahun penjara.

Rabu, 20 Desember 2017

Toge Akan Segera Menjalankan Hukuman Mati Yang Sudah Sah Di Sampaikan Oleh Hakim


Bwinqq Dominoqq Terpercaya - Togiman atau yang biasa di sapa Toge, satu dari lima terdakwa komplotan penyelundup narkotika jenis sabu seberat 25 kilogram yang sudah dikendalikan dari dalam Lapas Klas IA Tanjunggusta Medan, pada Rabu (20/12/2017) kembali lagi mendapat vonis hukuman mati.

Vonis mati itu juga sudah disampaikan oleh Ketua Majelis Hakim, Saidin Bagariang dalam persidangan yang sudah berlangsung di Ruang Kartika Pengadilan Negeri (PN) Medan.

"Saya menjatuhkan hukuman pidana mati terhadap terdakwa Togiman," sebut Saidin membacakan putusan majelis hakim.

Bandar narkoba kambuhan ini juga sudah terbukti melanggar Pasal 114 ayat (2) UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Untuk bisa diketahui, perkara ini berawal saat Abdul, Wagimun, dan juga dengan Sugiarto berhasil diamankan petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) di Jalan Gatot Subroto, Medan, yang memang tak jauh dari pool bus Kurnia, Minggu (14/5/2017) lalu.

Bahkan, untuk bisa mengelabui petugas BNN, para terdakwa juga sudah menyimpan sabu asal Malaysia itu didalam kotak fiber pendingin ikan warna biru. Benda itu kemudian langsung saja dibawa dengan menggunakan mobil pick-p Mitshubisi BK 9615 CM.