Rabu, 31 Januari 2018

Bandar Sabu Bacok Andi Karena Dilarang Transaksi Sabu Di Depan Rumah Miliknya


Dominoqq Terpercaya 2018 - Edi Susandri atau sering dikenal Andi (37). Warga Jalan Gaharu, Kecamatan Medan Timur, itu mendadak dibacok seorang tersangka Bandar Sabu, Ari Ucil (26). Peristiwa heboh itu juga sudah terjadi di Jalan Gaharu, Gang Sekolah, Medan Timur.

Andi sang korban juga sempat bercerita. Insiden itu juga berawal saat dia juga sudah pulang ke rumah guna untuk makan siang. Ketika melintas di lokasi peristiwa, korban melihat pelaku sedang bertransaksi narkoba. Korban lalu menegur pelaku agar tidak melalukan transaksi narkoba di depan rumahnya.

“Jangan kau jual narkoba di sini,” kenang korban saat itu.

Merasa bahwa tidak senang pelaku kemudian pulang kerumah dan juga langsung mengambil samurai berukuran sedang. Korban yang saat itu sedang duduk, tiba-tiba diserang oleh pelaku. Tidak mau konyol korban lalu mencoba merampas senjata pelaku. Keduanya pun terjadi pergumulan di lokasi. Saat hendak memiting pelaku, kedua teman pelaku memegang korban dan tangan kiri korban terkena bacokan yang di lakukan pelaku.

Istri korban yang melihat terjadinya pengamiayaan yang dialami suaminya langsung melerai penganiayaan yang diali korban. Saat hendak melerai, pelaku pun melayangkan senjata tajam yang memang sengaja dibawanya dan mengenai jari tangan istri korban. Warga sekitar yang melihat adanya kejadian penganiayaan terhadap korban langsung mendatangi lokasi. Pelaku pun langsung melarikan diri dengan membawa senjata tajam yang melukai korban.

Korban yang dalam keadaan terluka langsung mendatangi Polsek Medan Timur untuk membuat laporan secara resmi. Korban berharap pelaku segera ditangkap dan di proses secara hukum.

“Mudah-mudahan pelaku cepat di tangkap sama polisi,” harap korban, sembari menunjukan bukti laporan aduannya. Kanit reskrim Polsek Medan Timur Iptu I Made Yoga SIK, ketika di konfirmasi wartawan membenarkan adanya laporan korban.

“Ya benar ada laporan korban dan sudah melakukan visum. Tapi lukanya hanya sedikit,” jawab enteng, Iptu I Made Yoga.

Selasa, 30 Januari 2018

Waspada Maling Meteran Listrik Jenis Token Saat Ini Sudah Berkeliaran Di Sekitar Kota Binjai


Dominoqq Terpercaya 2018 - Masyarakat Kota Binjai tepatnya di sekitar Kelurahan Tangsi, Kecamatan Binjai Kota, Binjai, kini sudah dibuat resah dengan berkeliarannya maling yang menyasar instalasi meteran rekening listrik jenis token dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang sudah terpasang di rumah-rumah milik warga.

Hal itu juga sudah terbukti dari pengakuan Zami (42) warga Jalan Jendral Sudirman nomor 3, Kelurahan Tangsi, Kecamatan Binjai Kota, Binjai, yang sudah mengaku bahwa rumahnya baru saja menjadi korban dari pelaku pencurian instalasi meteran rekening listrik jenis token, sekitar pukul 04:30 WIB dini hari tadi.

"Benar bang, rumah kami tadi baru saja kehilangan meteran rekening listrik bang, saat itu sekitar pukul setengah 5 pagi, adik saya juga sempat terbangun karena lampu tiba-tiba mati dan sewaktu mengecek keluar rumah, rupanya meterannya sudah tidak ada lagi," ujar Zami.

Menurut penuturan Zami, Kasus pencurian tersebut saat ini juga sudah dilaporkan adik iparnya ke pihak Kepolisian Polsek Binjai Kota dan juga kantor pelayanan PLN Rayon Binjai Kota dan masih dalam proses pemeriksaan.

"Saat ini adik ipar saya tengah sedang membuat laporan di Polsek Binjai Kota dan juga kantor PLN Rayon Binjai Kota, terkait kasus pencurian ini bang," ucap Zami.

Peristiwa serupa bukan kali ini saja terjadi, sebelumnya ia juga sempat mendengar mengenai kasus pencurian instalasi meteran rekening listrik di sekitar kediamannya, hal itu tentu saja juga telah membuat masyarakat Kota Binjai menjadi resah dan khawatir dengan instalasi listrik mereka.

"Yang saya tahu, bukan kali ini saja terjadi seperti ini bang, di daerah belakang rumah saya ini pun juga sudah pernah terjadi, ini kan bahaya bang, bisa saja rumah yang udah disatroni maling itu terbakar dikarenakan kabel dari meteran yang dicuri ditinggalkan telanjang begitu saja oleh si maling itu bang, untuk itu saya sangat berharap agar pihak kepolisian segera bisa mengungkap serta menangkap pelaku pencurian ini," terangnya.

Salah satu staf kantor PLN Rayon Binjai Kota, Miranda ketika dikonfirmasi melalui telepon selulernya mengatakan bahwa, dirinya juga masih belum mengetahui peristiwa pencurian tersebut, tetapi jika benar peristiwa tersebut terjadi maka hal tersebut adalah bentuk kelalaian dari masyarakat, kendati demikian, pihak nya akan tetap mengganti instalasi meteran yang telah sudah hilang dengan sebelumnya melampirkan surat laporan pengaduan di kepolisian.

"Saya juga belum ada mendengar terkait peristiwa tersebut, karena saya sedang ada rapat, untuk kejadian seperti ini adalah kelalaian dari masyarakat, tetapi saat ini akan kita ganti dengan meteran yang baru, dengan sebelumnya melampirkan surat laporan pengaduan di kepolisian," tutur Miranda.

Disisi lain, Kapolsek Binjai Kota Kompol Ramlan Syamudi Ritonga, terkait kasus pencurian ini, belum mengetahui kejadian ini dengan mengatakan bahwa dirinya akan menanyakan kasus tersebut kepada anggotanya.

"Nanti saya juga akan tanyakan ke anggota dulu ya," ketus Ramlan.

Senin, 29 Januari 2018

Ingin Kenak Bius Dan Ingin Main Judi Dua Sejoli Bongkar Rumah Anton


Dominoqq Terpercaya 2018 - Dengan kaki di balut dengan perban, Ervin alias Kevin (29) warga Dusun XIII Jalan Gelatik Desa Mulyorejo Kecamatan Sunggal Deliserdang, hanya bisa tertunduk ketika di ekspose di Mapolsek Sunggal.

Pria Banjar itu diringkus polisi lantaran melakukan pencurian di kediaman Anton Sudarmaji (35), di Jalan Orde Baru, Gang Merak, Desa Mulyorejo, Kecamatan Sunggal Deliserdang.

Selain Kevin, petugas juga berhasil menciduk penadah barang hasil curian Kevin, Aguan alias Hendry (32), warga Jalan Sentosa, Gang Gelatik, Desa Mulyorejo, Sunggal, Deliserdang. Aksi pencurian itu dilakukan Kevin seorang diri, Selasa (23/1) dinihari. Bermula dari kekalahannya bermain judi online, Kevin yang melintas di depan kediaman Anton, melihat kondisi rumah sedang sepi.

Melihat peluang itu, pria yang sehari-hari bekerja sebagai karyawan pabrik, langsung berniat untuk membongkar rumah korban.

“Pelaku masuk ke rumah korban dengan merusak pintu depan menggunakan obeng yang sebelumnya sudah dipersiapkan,” beber Kapolsek Sunggal, Kompol Wira Prayatna, dalam keterangannya,

Setelah berhasil masuk ke dalam rumah, Kevin pun sukses menggasak TV merk Toshiba milik Anton dari ruang tamu. Berhasil sekali, Kevin kemudian menyimpan TV itu terlebih dahulu, sebelum kembali masuk mengambil barang-barang lainnya.

“Pelaku dua kali beraksi, aksi pertama berhasil mengambil TV. Setelah menyimpan TV tersebut, pelaku kembali masuk dan mengambil DVD, tablet, cincin dan gelang imitasi,” beber Wira.

Anton yang semula tak mengetahui jika rumahnya telah digasak maling, terkejut ketika melihat seisi rumah telah berantakan. Peristiwa itu kemudian dilaporkan ke Mapolsek Sunggal dengan nomor LP/130/K/I/2018/SPKT Polsek Sunggal. Petugas yang mendapat laporan pun segera bergerak. Hasilnya, setelah melakukan penyelidikan dan penyidikan, keberadaan Kevin kemudian terendus setelah polisi mendapat informasi adanya transaksi jual beli TV milik Anton.

“Kita mendapat informasi ada transaksi jual beli TV milik korban. Malam itu juga tersangka Aguan berhasil kita amankan dan dari kediamannya dan mengamankan barang bukti satu unit TV milik korban,” lanjut Wira.

Berhasil meringkus penadah, petugas pun melakukan pengembangan. Berdasarkan pengakuan Aguan, polisi kemudian menciduk Kevin di Jalan Binjai KM 12,5, tak jauh dari pabrik ban di Desa Mulyorejo.

Namun ketika akan dilakukan pengembangan untuk mencari barang bukti yang lain, Kevin sempat melawan dan berusaha kabur. Petugas pun menghadiahinya dengan timah panas di betis kaki kirinya.

“Menurut pengakuan Aguan, TV itu dia beli seharga Rp 1.350.000,” kata Wira.

Ketika diinterogasi, Kevin pun tak bisa mengelak dan mengaku telah mencuri di rumah Anton. Selain itu, dia juga mengaku pernah melakukan aksi pencurian besi pada tahun 2013 silam.

“Hasil pemeriksaan kita, pelaku juga pernah melakukan pencurian besi di Jalan Gelatik pada tahun 2013 lalu. Besi tersebut dijual pelaku kepada pengepul barang bekas seharga Rp200 ribu,” terang mantan Kapolsek Delitua itu.

Selain pengakuan itu, petugas juga melakukan tes urin terhadap Kevin. Hasilnya, Kevin dinyatakan positif menggunakan narkotika jenis sabu. “Setelah kita periksa, tersangka positif sabu. Dan ketika kita interogasi tersangka juga mengaku uang hasil curiannya digunakan untuk membeli narkoba dan bermain.

Minggu, 28 Januari 2018

Gedung Manhattan Times Square Medan Dalam Proses Pembangunan Roboh Dari Lantai 37


Bwinqq Dominoqq Terpercaya - Warga yang saat ini sedang melintas di seputaran Jalan Gatot Subroto dan juga dengan Simpang Jalan Gagak Hitam/Asrama Medan, mendadak jadi heboh. Pasalnya, Gedung Manhattan Times Square yang saat itu sedang dalam proses pembangunan langsung rubuh, Minggu (28/1/2018) sekira jam 09.00 wib.

Informasi yang sudah dihimpun, robohnya bangunan diduga disebabkan karena crane menghantam material yang saat itu memang berada di lantai paling atas gedung yang sedang dibangun. Akibat kejadian ini, separuh dinding bangunan terlihat sudah hancur.

“Iya, tadi pagi sekitar jam sembilan itu kejadiannya di lantai 37, tapi memang bukan di mallnya, di gedung kondominium yang memang belum jadi itu,” kata salah seorang sekuriti kepada wartawan.

Ia juga sudah mengaku belum mengetahui secara pasti apakah ada korban jiwa maupun juga korban luka-luka dalam peristiwa ini. “Polisi saat ini memang sudah datang juga,” jelasnya. Pantauan di lokasi, mega proyek bangunan tersebut langsung tertutup. Tak ada satu pun masyarakat, maupun juga dengan awak media yang diizinkan masuk ke kawasan proyek.

Peristiwa ambruknya material konstruksi yang saat itu berada di lantai paling atas gedung yang sedang dikerjakan itu membuat sekitar terkejut.

“Sangat kuat sekali suara jatuhnya, kami pikir tadi pun entah suara apa. Sampai-sampai kami pikir itu gempa. Gak tahu, ada yang kena apa tidak, tapi itu tentu sangat bahaya sekali,” tukasnya.

Dari keterangan mandor bangunan di sana, Alberedo (40), warga Jalan Sei Mencirim dan pekerjanya, Zulfikar (42), warga Jalan Jemadi Pulo Brayan menyebut, bahwa saat ini bangunan dalam proses pengecoran pembuang beton dengan mengunakan pompa CP.

“Adanya beton saat itu menumpuk di suatu titik 1 As, kemudian menyebabkan perancah di bawah area yang dicor tersebut tidak sanggup untuk menahan beban beton. Plat yang saat ini rubuh 8 x 8 meter persegi,” jelas para pekerja saat dimintai keterangan oleh polisi.

Beruntung, peristiwa yang juga sempat menghebohkan itu, tak sampai menimbulkan korban jiwa. Namun, kerugian yang saat ini sedang dialami ooleh pihak proyek senilai Rp 25.000,000 akibat kerusakan tersebut. Pantauan wartawan pasca kejadian, aktivitas di dalam Mall Manhattan masih beroperasi seperti biasa. ‎Meski di hari Minggu, dari luar gedung banyak sekali sudah terlihat pekerja bangunan di lokasi. Sejumlah pengunjung juga terlihat ramai memadati mall yang memang belum selesai pembangunannya itu.

Sabtu, 27 Januari 2018

2 Sahabat Bobol Rumah Hingga Masuk Sel Tetap Kompak


Bwinqq Dominoqq Terpercaya - Dua pelaku pembobol rumah, berhasil diciduk personel Polsek Medan Area dari kediamannya masing-masing, Jum’at (26/1/2018) sekira jam 18.30 wib.

Keduanya yakni; Ari Jumarwan (34) warga Pasar III, Gang Satria No.03 Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan dan Boy Chandra Kirana alias Boy (38) warga Jalan Kepodang Bubut, Perumnas Mandala, Kecamatan Percut Sei Tuan.

Kedua pelaku diboyong polisi, karena melakukan pencurian pintu pagar besi harmonika, satu unit panel power PLN, satu unit Pompa air, satu unit parabola TV, dan satu unit AC dari tempat tinggal korbannya, Rian Ali Sabana di Jalan Wajan No 5A, Komplek Angsapura, Kelurahan Sei Rengas, Kecamatan Medan Area, pada Senin (18/12/2017) lalu, sekitar jam 12.30 wib.

Kedua maling ini diringkus berdasarkan hasil penyelidikan yang dilakukan polisi serta rekaman CCTV di rumah yang dicurinya. Keduanya tersorot kamera saat berkasi dengan menjarah barang berharga korban.

Atas kejadian itu, korban pun melapor ke polisi yang tertuang dalam bukti lapor No: LP/07/K/I/2018/Polsek Medan Area. Kanit Reskrim Polsek Medan Area, Iptu Rudianto saat dikonfirmasi, Sabtu (27/1/2018) menyebutkan, pada saat pencurian terjadi, korban Rian Ali Sabana sedang tidak berada dirumahnya.

“Korban mengetahui rumahnya dimasuki maling, setelah si pemilik rumah yang dikontrak korban memberitahu lewat telephone,” kata Kanit Reskrim Polsek Medan Area.

Mendengar hal tersebut, sambung Kanit Reskrim, korban mendatangi rumahnya dan telah mendapati pintu pagar besi harmonika miliknya telah hilang. Bahkan saat dicek ke dalam rumah, barang-barang berharga sudah raib.

“Berdasarkan hasil cek dan olah TKP dan fakta-fakta yuridis lainnya, teridentifikasi pelaku sebanyak dua orang melalui rekaman CCTV. Namun pelakunya berhasil kabur hingga Jumat (26/1/2018) kemarin kita mengetahui keberadaanya dan langsung meringkus salah satu pelaku bernama, Ari Jumatwan,” ungkapnya.

Dari keterangan Ari Jumatwan, polisi akhirnya meringkus rekannya Boy dari kediamannya. “Dari kedua pelaku kita turut mengamankan motor Honda Astrea BK Polisi 6338 XX warna Hitam, yang digunakannya saat melakukan aksi pencurian di kediaman korban. Juga rekaman CCTV serta pakaian pelaku pada saat mencuri,” jelas Iptu Rudianto.

Jumat, 26 Januari 2018

Akibat Hujan Deras Kota Medan Mengalami Kebanjiran Lagi


Bwinqq Dominoqq Terpercaya - Curah hujan yang sangat begitu lebat sekali hingga menyebabkan banjir dimana-mana. Dari pantauan yang ada, kawasan Jalan HM Yamin, Medan Timur ketinggian air mencapai 50 centimeter.

Akibat tingginya air, arus lalulintas juga sudah macet total. Mobil dan juga motor yang melintas di Jalan HM Yamin tampak mengular hingga lebih kurang satu kilometer. Tak hanya menimbulkan kemacetan, genangan air juga menyebabkan motor masyarakat mogok. Mereka yang kendaraannya mogok lebih memilih menepi ke pos lalulintas yang ada di persimpangan Jalan HM Yamin dan Jalan Jawa, Medan Timur.

Kondisi yang sama juga terpantau di Jalan Stasiun Kereta Api. Di lokasi ini, genangan air setinggi lebih kurang 20 sentimeter. Padahal, belum lama ini, kawasan tersebut baru saja diperbaiki aliran drainasenya, namun tetap banjir.

Kepala Bidang Data dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah I Medan, Syahnan mengatakan, hujan di Medan berpotensi hingga jelang tengah malam nanti. Namun, kata dia, kemungkinan intensitasnya tidak selebar sore tadi.

Dari pantauan Satelit BMKG, ada 18 kawasan yang dilanda hujan pada sore ini termasuk Kota Medan. Adapun kota lainnya yang diguyur hujan yakni Deliserdang, Serdang Bedagai, Tebingtinggi, Simalungun, Pematangsiantar, Tanah Karo, dan Langkat.

Kemudian, hujan meluas ke Binjai, Asahan, Dairi, Samosir, Toba Samosir, Batubara, Tapanuli Utara, Labuhan Batu, Tanjung Balai dan Labuhan Batu Utara.

"Kawasan lain juga sudah sering sekali dilanda hujan dengan intensitas lebat. Hujan meluas ke Pakpak Bharat, Humbang Hasundutan, Tapanuli Tengah, Sibolga, Padang Lawas, Padang Lawas Utara, Tapanuli Selatan, Padangsidempuan, dan Labuhan Batu Selatan," ungkap Syahnan, Jumat (26/1/2018) petang.

Kamis, 25 Januari 2018

Galau Tidak Kenak Bius Seminggu Sihol Malah Nekat Mencuri


Bwinqq Dominoqq Terpercaya - Seminggu sudah tidak terkena sabu Sihol Sihaloho (43), benar-benar galau. Warga Jalan Lauser Diski, Desa Sei Semayang, Kecamatan Sunggal, Deliserdang itu juga sudah nekat masuk ke pekarangan rumah Mahendra (41), di Perumahan Rorinata, Desa Suka Maju, Sunggal.

Niat hati hendak untuk mencuri, namun dia keburu kepergok oleh pemilik rumah. Gugup menjawab saat ditanyai, Sihaloho pun langsung digiring warga ke Mapolsek Sunggal, Rabu (24/1/2018) jam 23.00 Wib.

Aksi Sihaloho itu juga bermula saat ia bersama dengan rekannya berhenti di depan rumah Mahendra mengendarai kreta Yamaha RX King, BK 3087 II. Melihat situasi sepi, keduanya langsung masuk ke pekarangan rumah dengan memanjat pagar.

Namun, langkah kaki mereka juga berhasil membuat pemilik rumah tersentak. Curiga ada sesuatu, Mahendra pun langsung mengintip dari jendela. Benar saja, Mahendra melihat Sihaloho  dengan bersama rekannya sedang mencari jalan untuk masuk ke rumahnya.

Tak tinggal diam, Mahendra pun juga spontan langsung menanyakan keperluan kedua tamu tak diundang itu. Sihol dan temannya pun coba untuk mengelabui dengan mengaku sebagai Polisi. Mahendra yang semula percaya pun juga sempat terdiam.

Tapi, ketika keduanya bergelagat mencurigakan dan juga mencoba kabur, Mahendra pun langsung berteriak, “Maliing..!”

Teriakan itu juga spontan mengundang perhatian warga yang langsung mengepung keduanya. Nahas bagi Sihol, lantaran keretanya mogok, pria bertubuh pendek itu pun juga sudah berhasil disergap dan sempat menjadi bulan-bulanan warga, sedangkan rekannya berhasil kabur.

Puas menghajar, warga pun langsung menggeret Sihaloho ke Mapolsek Sunggal. Di hadapan petugas, Sihaloho mengaku nekat hendak mencuri karena mengaku belum sempat mengkonsumsi sabu selama seminggu.

“Pelaku mengaku nekat karena belum mengkonsumsi narkoba selama seminggu belakangan ini” terang Kapolsek Sunggal, Kompol Wira Prayatna, Kamis (25/1/2018). Atas perbuatannya, Sihol dikenakan pasal 53 ayat (1) KUHPidana dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.