Senin, 15 Januari 2018

2 Pria Asal Perbaungan Berhasil Diamankan Pihak Kepolisian Akibat Transaksi Sabu Dan Isap Sabu Di Rumah


Bwinqq Dominoqq Terpercaya - Anto atau yang sering di sebut Bage An (23) dan juga dengan Aeng (48) ditangkap Polsek Perbaungan sedang melakukan transaksi sabu di sebuah rumah di kawasan Dusun 4, Desa Kotagaluh, Kecamatan Perbaungan, Sergai, Minggu (14/1) sekira jam 16.00 wib.

Informasi yang sudah diterima, penangkapan itu berawal dari adanya laporan dari warga kepada Kapolres Sergai, AKBP Nicolas Ary Lilipaly SIK MH MSi, bahwa adanya sebuah rumah yang sudah sering sekali dilakukan sebagai lokasi transaksi sabu

Mendapat informasi tersebut, AKBP Nocilas Ary Lilipaly langsung memerintahkan Kapolsek Perbaungan AKP Ilham Harahap untuk menindaklanjuti laporan itu untuk segera membentuk tim melakukan pemantauan.

Personel Polsek Perbaungan kemudian juga langsung melakukan pemantauan melihat adanya aktivitas dalam rumah tersebut kemudian melakukan penggrebekan dan juga menemukan kedua pelaku sedang melakukan transaksi sabu. Selain itu polisi juga sudah berhasil mengamankan barang bukti berupa 6 paket sabu.

Ternyata Aeng merupakan resdivis yang pernah menjalani hukuman lebih 1 tahun di Lapas Lubukpakam dalam kasus narkoba. Namun, setelah bebas dia tetap saja tak bisa menghentikan mengkonsumsi narkoba sehingga kembali berulah

“Aku memang pernah dihukum oak tapi aku gak bisa untuk hentikan ngisap sabu,” bilang Aeng.

Sedangkan Aan sudah mengaku mengedarkan sabu agar dapat mengkonsumsi secara gratis dari keuntungan penjualannya. Namun, saat dia baru saja membeli sabu di Perbaungan, polisi kemudian langsung menyergapnya.

“Sudah beberapa bulan juga saya jual sabu pak, keuntungannya untuk foya-foya,” akunya.

Kapolres Sergai, AKBP Nicolas Ary Lilipaly SIK MH MSi, didampingi dengan Kapolsek Perbaungan AKP Ilham Harahap mengatakan, tertangkapnya pengedar dan juga pemakai sabu tersebut atas adanya laporan dari warga seputar adanya rumah sering sekali dilakukan tempat untuk transaksi sabu.

“Atas adanya laporan dari masyrakat kita juga sudah berhasil meringkus keduanya. Bahkan Polres Sergai akan membasmi habis peredaran narkoba,” terang AKBP Nicolas.

Minggu, 14 Januari 2018

Mayat Ali Ditemukan Di Pinggiran Selokan Dan Terdapat Beberapa Tikaman


Bwinqq Dominoqq Terpercaya - Sesosok mayat yang berhasil ditemukan dengan kondisi tubuh penuh dengan tikaman tergeletak di pinggir selokan, di Kampung Baru, Kecamatan Tanjung Beringin, Serdang Bedagai, Minggu (14/1/2018) sekira jam 04.00 wib.

Hasil pemeriksaan Polsek Tanjung Beringin, korban yang tewas itu bernama Edi Susanto atau biasa di sebut Ali (41), warga Dusun 1, Desa Nagur, Kecamatan Tanjung Beringin, Sergai.

Jasad pria Tionghoa yang tak lagi bernyawa itu pertama kali ditemukan oleh warga dengan kondisi telentang di pinggir selokan dengan darah sudah membasahi sekujur tubuhnya di Gang Pinang Baris, Dusun 2, Desa Nagur.

Kemudian warga juga sudah melaporkan temuan itu ke Polsek Tanjung Beringin. Setelah dilakukan olah TKP jenazah selanjutnya langsung dibawa ke RSU Bhayangkara Medan untuk dilakukan otopsi.

Udin, warga Kampung Baru juga sudah mengatakan, bahwa Ali dulunya sempat menjadi juragan ikan asin dan juga mempunyai beberapa perahu. Namun, dia sudah mengalami kebangkrutan sehingga tidak mempunyai pekerjaan tetap lagi.

“Dulu dia adalah orang yang kaya tapi sekarang susah. Kami pun juga tak tau kerjaannya,” sebut Udin.

Terpisah, Kapolres Sergai, AKBP Nicolas Ary Lilipaly SIK MH MSi, melalui Kapolsek Tanjung Beringin, AKP Afiuddin, mengatakan bahwa korban pertama kali ditemukan oleh warga kemudian dilakukan olah TKP dan pemeriksaan saksi-saksi.

“Dari pemeriksaan awal kita juga sudah temukan ada bekas tikaman 4 liang, di bagian tangan, belakang dan juga di punggung korban,” beber AKP Afiuddin

“Dugaan sementara tewasnya Ali akibat dibunuh. Hal itu juga diketahui dari adanya bekas luka tusukan dibelakang dan juga dengan tangan korban,” lanjutnya.

Namun, menurut Kapolsek, saat ini pihaknya sedang melakukan penyelidikan untuk mengetahui pelaku dan juga dengan keberadaannya.

“Kita saat ini juga masih melakukan penyelidikan dan memburu pelakunya,” bilang AKP Afiuddin. Setelah dilakukan otopsi, jenazah Ali langsung dibawa ke Tebingtinggi untuk disemayamkan, karena sebagian besar keluarganya berada di sana.

Sabtu, 13 Januari 2018

Arus Lalu Lintas Dari Medan Menuju Berastagi Hampir Lumpuh Akbibat Kayu Gelondongan


Bwinqq Dominoqq Terpercaya - Truk yang bermuatan ratusan kayu gelondongan mendadak mogok di seputaran tikungan Amoy, Sibolangit. Tak hanya mogok, kayu-kayu gelondongan juga sudah terguling ke tengah jalan hingga sempat membuat arus lalulintas macet hingga sampai beberapa kilometer.

Camat Sibolangit, Amoz Karokaro juga sudah mengatakan, peristiwa ini sudah terjadi sejak dinihari pukul 03.00 WIB. Truk yang datang dari Kota Dairi itu juga berhenti tepat di tanjakan, hingga  membuat rantai pengikat kayu gelondongan putus.

"Sejak dinihari tadi, potongan-potongan kayu yang sudah berserak di tengah jalan sudah hampir selesai dievakuasi. Arus lalulintas sejauh ini mulai terurai," kata Amoz, Sabtu (13/1/2018).

Ia mengatakan, rencana truk pengangkut kayu gelondongan itu hendak ke kawasan Subussalam. Dirinya tidak tahu pasti apa penyebab truk mati saat berada di tikungan Amoy.

Kapolsek Pancur Batu, Kompol Choky Milala  sudah mengerahkan seluruh personel Unit Lalulintas untuk mengurai kemacetan. Katanya, beberapa personel di siagakan di tiap tikungan dan tanjakan.

"Karena evakuasi kayu gelondongan itu memakan waktu, memang arus lalulintas agak padat. Tapi sejauh ini secara perlahan kendaraan sudah mulai berjalan," kata Choky.

Ia mengatakan, kendaraan yang menuju Tanah Karo terpaksa berjalan lamban karena evakuasi ini. Namun, sambung Choky, petugas Unit Lalulintas Polsek Pancur Batu berupaya keras untuk menormalkan kembali lagi jalanan yang sempat padat merayap.

Jumat, 12 Januari 2018

Andi Lala Sah Di Jatuhi Hukum Mati Akibat Bunuh Satu Keluarga Dan Selingkuhan Istri



Bwinqq Dominoqq Terpercaya - Andi Matalata yang biasa yang di sebut Andi Lala adalah otak pelaku dari pembunuhan terhadap Suherwan di Lupukpakam, Deliserdang tahun 2015 dan juga dengan pembunuhan satu keluarga di Mabar pada April 2017 lalu.

Ia saat ini sudah divonis hukuman mati oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan, Jumat (12/1/2018).

Selama sidang berlangsung pandangannya selalu kosong.

Andi Lala juga terlihat beberapa kali menundukkan dan juga menengadahkan wajahnya.

Tangannnya juga terus menerus bergerak memainkan jemarinya.

Hingga akhirnya palu sudah diketuk tanda sidang telah berakhir oleh Ketua Majelis Hakim, Dominggus Silaban, tim penasihat hukumnya dari Pusat Bantuan Hukum DPC Peradi Medan langsung saja segera menghampiri Andi Lala sembari membisikan sesuatu kepadanya.

Kemudian petugas Pengawal Tahanan memborgol tangan Andi Lala bersama dengan Andi Syahputra dan juga dengan Roni Anggara untuk selanjutnya dibawa ke ruang sel Tahanan kembali.

Kamis, 11 Januari 2018

Bawa 1 Kilo Sabu Dan 21 Ribu Butir Pil Ekstasi 3 Nelayan Menjalanin Hukuman


Bwinqq Dominoqq Terpercaya - Majelis hakim yang saat itu diketuai oleh Sri Wahyuni Batubara tak sependapat dengan tuntutan seumur hidup yang memang sudah diajukan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Randi Tambunan yang terhadap tiga nelayan asal Tanjungbalai dalam kasus kepemilikan 1 kilogram sabu dan 21 ribu butir pil ekstasi.

Menurut majelis hakim, tuntutan tersebut juga sudah terlalu berat. Alhasil, ketiganya, yakni Syamsul Bahri (45) selaku nahkoda kapal, Joniwan Sianipar (40) selaku mekanik kapal dan juga Abdul Rasyd Sinaga (60) selaku anak buah kapal lolos dari hukuman seumur hidup penjara.

Terdakwa Syamsul juga sudah divonis selama 20 tahun penjara dan juga sudah denda Rp1 miliar subsider 3 bulan kurungan. “Sedangkan terdakwa Joniwan Sianipar dan juga Abdul Rasyd Sinaga juga dijatuhkan hukuman masing-masing selama 15 tahun penjara dan juga dengan denda Rp 1 miliar subsidair 3 bulan kurungan,” tandas hakim Sri Wahyuni di Ruang Cakra I Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis (11/1/2018) sore.

Majelis hakim juga berpendapat, ketiga terdakwa terbukti secara sah dan juga sudah meyakinkan bersalah telah melanggar Pasal 112 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

Ketiga terdakwa terbukti bersalah juga sudah ikut serta menjadi perantara dalam peredaran 1000 gram sabu dan 21 ribu butir ekstasi. Menanggapi putusan itu, baik para terdakwa maupun JPU menyatakan pikir-pikir. “Pikir-pikir majelis,” kata JPU Randi.

Dalam pembelaannya, ketiga terdakwa mengaku telah dijebak oleh Rafib Afandi Ginting alias Pandi. “Awalnya ceritanya begini. Dia ngajak untuk mengangkut kayu dari Tanjungbalai menuju Malaysia. Pulangnya katanya bawa drum kosong. Rupanya dia bawa narkoba, kami tak tau,” pungkas ketiga terdakwa.

Diketahui, ketiga terdakwa juga sudah berhasil diamankan disebuah pelabuhan tikus di Kota Tanjungbalai pada Minggu tanggal 16 April 2017 lalu. Mereka diamankan oleh petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumut.

Ketiganya diamankan saat kapal nelayan tradisional itu menyanda‎r di pelabuhan tersebut. Namun, dari penangkapan tersebut, seorang bernama Rafib Afandi Ginting alias Pandi juga melawan petugas dan terpaksa dilakukan tindakan tegas yang mengakibatkan dirinya tewas ditempat.

Rabu, 10 Januari 2018

Ketahuan Jual Sabu Wawan Di Tangkap Polisi Malah Ketawa


Bwinqq Dominoqq Terpercaya - Lapangan bola kaki di Jalan Pinang Baris, Gang Lapangan, Kelurahan Lalang, Kecamatan Medan Sunggal kerap dijadikan lapak transaksi narkoba. Karena sudah sering mendapat informasi, petugas Unit Reskrim Polsek Sunggal turun ke lapangan melakukan penyelidikan.

Saat tiba di lokasi, seorang pengedar paket kecil sabu bernama Wawan Setiawan (18) terlihat berada di lokasi.

Karena tak ingin targetnya kabur, petugas yang menyaru langsung mendekati dan menyergap tersangka.

"Ketika kami geledah, ditemukan dua paket sabu di saku celananya. Kemudian, ada pula kami temukan puluhan plastik klip kecil transparan yang digunakan untuk membungkus sabu," kata Kapolsek Sunggal, Kompol Wira Prayatna, Rabu (10/1/2018).

Saat diboyong petugas, Wawan seolah tak bersalah.


Ketika difoto petugas, Wawan terlihat cengengesan tanpa ada rasa penyesalan.
 
Dari keterangan sementara, ia mendapatkan sabu dari pria bernama Bombom.

Remaja yang tinggal di Jalan Pinang Baris ini mengaku, selain menjual sabu, ia juga menggunakannya.

"Kami masih mencari pria berinisial B yang disebutkan tersangka. Anggota masih berada di lapangan melakukan pengejaran," pungkas mantan Wakasat Narkoba Polresta Medan ini.

Selasa, 09 Januari 2018

Sihar Sitorus Dan Djarot Akan Membawa Perubahan Pada Sumut


Bwinqq Dominoqq Terpercaya - Nama Sihar Sitorus Pane tentu tak asing lagi bagi warga Sumatera Utara (Sumut), khususnya bagi pencinta sepakbola. Putra dari mendiang DL Sitorus ini pernah menjadi Ketua PSMS Medan beberapa waktu lalu, jauh sebelum kemunculan pihak-pihak lain.

Selain itu, Sihar juga juga sudah merupakan sosok sederhana yang sudah dekat dengan masyarakat dan juga seorang pengusaha yang sudah sangat sukses sekali. Makanya, dengan pengalaman dan juga dengan pengenalan yang baik terhadap daerah ini, Sihar Sitorus Pane adalah pasangan yang amat sangat cocok sekali dengan Djarot Saiful Hidayat, dengan pengalamannnya di eksekutif dan juga legislatif.

“Pak Sihar Sitorus Pane adalah potret yang cukup sukses putra Sumut yang sekarang ingin membangun kampung halaman. Tentu ini harus didukung oleh masyarakat,” kata Brilian Moktar MM, fungsionaris DPD PDI Perjuangan Sumut, Selasa (9/1/2018) jam 16.00 Wib.

Anggota DPRD Sumut ini juga sudah mengatakan, dari latarbelakang pendidikannya, pemilik nama lengkap Sihar Pangihutan Hamonangan Sitorus Pane, adalah seorang yang sangat begitu cerdas sekali. Sihar adalah sarjana tamatan Amerika Serikat dan juga Inggris. Brilian yakin, Sihar akan bersinergi dengan Djarot dalam mengeksplorasi potensi Sumut yang kaya dengan sumber daya alam.

“Pasangan ini juga sudah sangat begitu klop. Saya percaya ini akan mewujudkan Sumut sejahtera yang sudah lama diinginkan dan dicita-citakan bersama,” ujarnya.

Sedangkan anggota DPRD Sumut lainnya, Sutrisno Pangaribuan ST mengatakan bahwa pasangan ini adalah representasi rakyat Sumut dan kebhinekaan.

Menurutnya, masyarakat Sumut yang majemuk memang harus dipimpin oleh tokoh-tokoh nasionalis dan berkarakter.
“Sudah jelas bahwa pasangan ini adalah cerminan rakyat Sumut, baik dari segi suku atau etnis, atau agama. Mereka mewakili kepentingan rakyat berbagai lapisan,” ujarnya.

Pasangan Djarot Saiful Hidayat dan Sihar Pangihutan Hamonangan Sitorus Pane rencananya akan mendaftar ke KPU Sumut, Rabu (10/1/2018). Pasangan ini, sudah ramai diperbincangkan di sejumlah media sosial.

Banyak yang pro, tapi tentu saja juga ada yang kontra. Djarot – Sihar dianggap pasangan tang bersih, berpengalaman dan profesional sehingga diyakini akan membawa perubahan di Sumut.

Namun, juga ada nilai cacat yang dilontarkan kelompok kontra. Mereka menyebut Djarot sebagai “sampah DKI” karena kalah dalam Pilkada Jakarta, lalu “diimpor” ke Sumut.

Sedangkan tudingan miring, nyaris juga tidak ada ditujukan pada Sihar, selain isu bahwa dirinya juga sudah pernah mendapat skorsing dari PSSI untuk tidak lagi mengurusi sepakbola selama 10 tahun, sejak tahun 2013 silam.