Selasa, 19 Desember 2017

Pesta Sabu Di Kafe Mesum Berhasil Di Seser BNN Tebing TInggi Terdapat 4 Pria Dan 3 Perempuan Pemakai Sabu


Bwinqq Dominoqq Terpercaya - Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Tebingtinggi saat ini berhasil mengamankan Empat pria dan juga dengan tiga perempuan pengguna sabu dari sejumlah kafe mesum di Tebingtinggi, Minggu (17/12/2017) pada malam kemarin. Tujuh di antaranya, Empat laki-laki dan juga ketiga perempuan itu dikabarkan masih dalam usia sekolah.

Keempat pria tersebut awalnya ingin untuk mencari mangsa dalam melakukan pelampiasan nafsunya, setiba dikafe keempat pria tersebut langsung memesan minuman dan juga memesan wanita penghibur agar bisa membuat mereka puas.

Sesudah puas melakukan hubungan intim, mereka juga memesan sabu dari salah satu Bandar besar yang ada di TebingTinggi. Setiba kurir sabu tersebut sampai polisi dan BNN sudah melakukan penggerebekan terhadap keempat pria dan ketiga perempuan yang masih berusia anak sekolahan.

Kepala BNNK Tebingtinggi, Kompol Bambang Rubianto, mengatakan, tersangka yang sudah diamankan semuanya warga Tebingtinggi. Enam pria dan juga tiga wanita. Identitas para tersangka, yakni: Mhd Dewo Aryo (24), Mauri (28), Andre (21) Nanda P (17), Ridho F Hutabarat (32) Suherman (27), Nilam Putri (16), Fadila (18), Eva Lasmalia (20).

“Ke-9 pengguna narkotika tersebut juga sudah dilakukan tes urine dan seluruhnya dinyatakan positif, lalu dimasukkan ke dalam sel BNN dan dilanjutkan ke persidangan,” kata Kompol Bambang

Para tersangka terjaring dalam razia yang sedang digelar BNNK Tebingtinggi bekerja sama dengan Polisi Militer, Polres Tebingtinggi dan juga Sat Pol PP. Razia dipimpin oleh Kepala BNN Kota Tebingtinggi, Kompol Bambang Rubianto SH MH.

Senin, 18 Desember 2017

Aksi Tebar Peluru Saat Melakukan Penggrebekan Narkoba Salah Satu Siswa Menjadi Korban Peluru Nyasar


Bwinqq Dominoqq Terpercaya - Aksi tebar peluru dari beberapa personel polisi saat sedang melakukan penggrebekan narkoba disebut saat ini telah sudah mengambil korban yang tak bersalah. Seorang pelajar SMK Pelayaran Samudra Indonesia Medan, Ricky (21), warga Jalan Yong Panah Hijau, Lingkungan 7, Kelurahan Labuhan Deli, Kecamatan Medan Labuhan, terkena peluru nyasar dari petugas, Sabtu (16/12/2017), sekira jam 15.30 Wib.

Informasi yang ada di lapangan, tertembaknya Ricky oleh seorang personel Polsek Medan Labuhan, dikatakan terjadi ketika petugas tersebut sedang melakukan penggerebekan terhadap bandar narkoba Burhan atau yang biasa dipanggil Bur.

Beruntung, anak kedua dari pasangan suami istri Awaluddin dan juga Nur Aisyah itu bisa selamat, setelah cepat dilarikan ke Rumah Sakit Imelda, Medan.

“Kami juga sangat tidak terima dengan perlakuan polisi yang sembarangan lepaskan tembakan membabibuta itu. Anak kami Ricky sama sekali tidak bersalah, kenapa harus ditembak?” ketus Wati melampiaskan kekecewaannya, Minggu (17/12/2017), sekira jam 09.00 Wib.

“Lagi pula, yang mereka cara itu sudah berhasil diamankan di dalam mobil, kenapa polisi itu masih saja keluarkan tembakan, dan mengenai Ricky,” sambungnya lagi.

Dari pengakuan Wati, Ricky juga mengalami luka tembak di bagian dada sebelah kiri, hanya saja tinggal beberapa inci mengenai jantungnya. Akibatnya, Ricky juga harus menjalani operasi dan harus dirawat di ruang ICU RS Imelda Medan.

Sementara Burhan yang sedang disebut-sebut bandar narkoba Burhan alias Bur masih diamankan di Mapolsek Medan Labuhan dan juga masih belum bisa ditemui keluarga.

Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Yemi Mandagi SIK, yang coba dikonfirmasi melalui pesan singkat SMS, Minggu (17/12/2017) belum memberikan jawaban.

Minggu, 17 Desember 2017

Dua Sejoli Terjun Bebas Ke Jurang Sehabis Minum Tuak


Bwinqq Dominoqq Terpercaya - Dua sejoli warga Huta Lobuk, Nagori Tanjung Mariah, Kecamatan Jawa Maraja Bah Jambi, Kabupaten Simalungu, Mahala Nainggolan alias Pak Parlin dan juga dengan seorang bermarga Sitinjak terjun bebas ke dalam jurang yang berada di kawasan Sungai Bah Tongguran II, Jumat (15/12/2017) malam kemarin

Hingga Sabtu (16/12/2017) sore, nasib keduanya juga sampai saat ini masih belum diketahui, meski aparat berwenang, dibantu dengan warga telah sudah melakukan pencarian sepanjang hari.

Informasi yang sudah diperoleh, malam itu keduanya yang saat itu diduga telah minum tuak dan juga berencana untuk pulang ke rumah. Tetapi, saat melintas dari jembatan di sungai Bah Tongguran, mereka langsung terjatuh ke dalam jurang.

“Sampai saat ini masih belum tau kondisi mereka sebenarnya. Tapi, kabarnya, orang itu juga baru dari Hutabayu minum tuak. Rencananya memang mau pulang ke rumah. Rupanya, mungkin saja jembatannya itu gak pake palang kiri-kanan,” kata seorang warga di lokasi.

Dikatakannya, dia juga tidak tau bahwa siapa pertama kali yang mengetahui peristiwa itu

Kedua pria itu langsung terjatuh ke dalam jurang dengan kedalaman 40 meter di Sungai Bah Tongguran II, II yang memang merupakan pembatas antara Kecamatan Jawa Maraja Bah Jambi dengan Nagori Mariah Hombang, Kecamatan Hutabayu Raja.

“Kejadiannya memang tadi malam, masuk ke dalam jurang. Yang marga Sitinjak, menantu seorang warga di Tanjung Mariah. Istrinya itu boru Siburian,” ungkap warga bermarga Sinaga,Sabtu (16/12) sekira jam 16.30 wib.

Sejak keduanya jatuh ke dalam jurang, bersama dengan warga sekitar, aparat kepolisian dan juga dengan TNI-AD dari Koramil saat ini memang sudah turun ke lokasi untuk bisa melakukan pencarian. Tetapi, hingga sampai sekira jam 17.00 wib, keduanyamasih belum ditemukan.

“Saat ini memang masih belum ditemukan. Padahal, polisi dari Polsek Tanah Jawa dan juga dengan Koramil sudah berada di lokasi dari siang sedang melakukan pencarian. Dibantu sama dengan warga sekitar,” sebut warga.

Sementara itu, Camat Jawa Maraja Bah Jambi, Bahrun Harahap, ketika dikonfirmasi juga sudah mengatakan sampai dengan malam ini masih berada di lokasi. “Iya, mereka warga kita. Masih berada di sini kami. Sampai sekarang masih belum ditemukan,” katanya.

Mantan Camat Pematang Sidamanik itu juga menjelaskan, bahwa pihaknya telah sudah berkoordinasi dengan tim Basarnas dari Tanjungbalai untuk bisa segera turun ke lokasi membantu melakukan pencarian, sekaligus juga menyisir sepanjang sungai dan juga jurang.

“Sudah dekat Basarnas. Karena, via Mandoge mereka. Kalau Basarnas Simalungun, ketepatan masih saja berada di Balige. Mencari mayat juga. Jadi, kita di sini juga bersama dengan Kepolisian dan juga bersama TNI saat ini masih saja melakukan pencarian,” jelas Bahrun.

Sabtu, 16 Desember 2017

Hanya Hal Sepele Pemuda Ini Hajar Perempuan Hampir Buta Sungguh Mengenaskan



Bwinqq Dominoqq Terpercaya - Nuraini boru Pasaribu atau biasa yang di panggil Butet, saat ini babak belur dihajar  oleh tetangganya. Akibat penganiayaan ini, mata sebelah kanan perempuan  yang berusia 31 tahun tersebut hampir buta.

Ceritanya, saat itu Nuraini bersama dengan tetangganya M Yusup (34) sudah lama  sekali sedang terlibat cekcok. Namun, pada hari Senin (4/12/2017) kemarin, pertengkaran pun dimulai.

"Sebelum ia dianiaya, korban juga sudah sempat mengusir pelaku karena dianggap  sangat mengganggu. Karena emosi, pelaku langsung saja menghajar korban," ungkap Kanit Reskrim Polsek Sunggal, Iptu Budiman Simanjuntak, Sabtu (15/12/2017).

Ketika dianiaya, sejumlah tetangga di Jalan Stasiun, Desa Kampung Lalang, Kecamatan Sunggal, langsung melerai. Tetapi, pelaku juga terus menerus menghajar korban hingga sampai tersungkur.

"Karena juga sudah mengalami luka yang cukup serius, korban langsung segera membuat visum. Lalu, korban  juga sudah melapor pada kami terkait peristiwa penganiayaan ini," ungkap Budiman.

Setelah sudah menerima laporan itu, Budiman langsung meminta anggotanya untuk mencari tersangka. Kemarin malam, tersangka akhirnya berhasil untuk diamankan di kediamannya saat tengah sedang beristirahat

Kamis, 14 Desember 2017

Gara Gara Pintu Kamar Kos Cewek Terbuka Niat Pemuda Belum Ke Sampaian Sudah Gol Duluan


Bwinqq Dominoqq Terpercaya - Pintu kamar kos cewek terbuka lebar, niat pemuda ini belum kesampaian malah Gol duluan. Pemuda yang bernama Tommy alias Aseng (20) meminta ampun kepada warga setempat Jalan Jamin Ginting, Gang Kartini, Kelurahan Selayang, Kecamatan Medan Tuntungan, di hajar warga tanpa ampun sampai babak belur.

Hal tersebut dikarenakan Aseng mengintip salah satu kamar kos cewek yang saat itu terbuka dengan lebar, dan main masuk saja ke dalam kamar tersebut tanpa permisi, saat ini sudah berada di dalam sel tahanan Polsek Medan Sunggal, niat pemuda tersebut awalnya ingin melakukan pemerkosaan tetapi belum kesampaian itu langsung diketahui warga setempat.

Informasi yang berhasil kami himpun pada hari Kamis (14/12/2017), persitiwa itu terjadi di saat korban yang benama Sinta Simanjuntak (18) Jalan Bunga, Sedap Malam Xl, Kelurahan Padangbulan Selayang II, Kecamatan Medan Selayang, saat itu sedang ganti baju di dalam kamar dan lupa menutup pintu, kemudian Aseng lewat di depan kamar Sinta, saat itu juga Aseng langsung menerobos masuk ke dalam Sinta untuk melakukan Pemerkosaan.

Di saat memasuki kamar Sinta, Aseng langsung membekap Sinta dari belakang untuk merayu Sinta untuk melayaninya, sehingga korban langsung teriak minta tolong kepada warga di sekitarnya.

Saat ini Aseng akan di kenakan hukuman 10 tahun penjara, Aseng juga mengakui bahwa ia juga memang sudah lama jatuh cinta kepada Sinta, dengan kesempatan pintu kamar yang tidak tertutup, maka Aseng pun langsung memasuki kamar tersebut.

Rabu, 13 Desember 2017

Tidak Puas Dengan Hasil Jual Ayam Tukimin Malah Jual Si Putih



Bwinqq Dominoqq Tepercaya - Tampaknya penghasilan dari dagang ayam ini memeng tidak memuaskan hasil bagi Tukimin. Pria yang berusia 29 tahun itu pun juga nekat sekali menjual narkotika jenis sabu di sekitaran rumahnya, Gang Manunggal, Jalan Nagur, Kelurahan Martoba, Kecamatan Siantar Utara.

Petugas Unit Sat Resnarkoba Polres Siantar ‘mencium’ bisnis haram Tukimin dan melakukan penyelidikan. Hingga pada hari Selasa (12/12) malam, Tukimin berhasil diringkus dari rumahnya.

Kasat Resnarkoba Polres Siantar, AKP Mulyadi menjelaskan, dari hasil penangkapan itu, anggotanya juga kabarnya berhasil mengamankan 28 paket sabu. “Dari dalam lemari kamar tersangka juga ditemukan 18 paket, dari selipan dinding kamar 6 paket dan juga 3 paket lagi dari plastik. Total berat 6,50 gram,” kata Mulyadi, pada hari Rabu (13/12) pagi.

Saat sedang dilakukan penangkapan, Tukimin tak dapat berkutik. Dia cuma bisa pasrah dibawa ke Mapolres Siantar untuk bisa dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Gak ada perlawanan. Dia juga mengakui kalau barang itu memang miliknya,” ujarnya

Untuk proses hukum, sambung Mulyadi, Ucok juga dijerat Pasal 114 subs 112 Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman selama 5 tahun kurungan penjara.

Selasa, 12 Desember 2017

Di Temukan Mayat Bayi Perempuan Di Dalam Goni Membuat Heboh Warga Aek Ledong


Bwinqq Dominoqq Terpercaya - Masyarakat Dusun 5, Desa Ledong Timur, Kecamatan Aek Ledong, Asahan mendadak membuat heboh para warga. Karena, warga sekitar kabarnya menemukan jenazah bayi perempuan yang saat itu diduga sengaja dibuang oleh orangtuanya, karena hasil hubungan gelap, Pada hari selasa (12/12) jam 17.20 wib.

Informasi yang sudah diperoleh, bayi yang saat itu diperkirakan sudah terkubur selama 4 jam ini pertama sekali ditemukan oleh seorang warga bernama Juki, seorang pekerja kebun yang tengah sedang menyemprot rumput.

Saat itu, Juki juga sudah mulai curiga karena melihat jejak kaki. Karena penasaran, Juki langsung saja mengikuti jejak tersebut sampai ke gundukan tanah. Juki kemudian mencongkel gundukan tanah tersebut dan saat ini juga langsung terlihat bungkusan goni.

Menemukan goni yang sangat mencurigakan, Juki kemudian langsung segera memanggil temannya untuk membongkar gundukan tersebut. Alangkah terkejutnya mereka setelah goni tersebut dibuka, ternyata di dalamnya ada sesosok jenazah bayi berkelamin perempuan.

Juki dan juga bersama dengan temannya kemudian langsung melaporkan temuan jenazah bayi ini kepada warga yang selanjutnya diteruskan ke Polsek Pulau Raja.

Kapolsek Pulau Raja, AKP Hotler Pardosi, yang juga dikonfirmasi membenarkan temuan bayi dalam keadaan sudah tidak bernafas lagi terkubur di areal kompleks pemakaman umum di desa tersebut. Saat ditemukan warga dengan kondisi sudah tidak bernyawa dan juga sudah terbungkus dalam goni.

“Setelah sudah mendapatkan informasi dari warga selanjutnya Unit Reskrim Polsek Pulau Raja dibantu oleh dengan tim forensik Polres Asahan melakukan olah TKP dan juga melakukan evakuasi jenazah bayi tersebut ke RSUD Haji Abdul Manan Simatupang Kisaran,” jelasnya.