Minggu, 17 Desember 2017

Dua Sejoli Terjun Bebas Ke Jurang Sehabis Minum Tuak


Bwinqq Dominoqq Terpercaya - Dua sejoli warga Huta Lobuk, Nagori Tanjung Mariah, Kecamatan Jawa Maraja Bah Jambi, Kabupaten Simalungu, Mahala Nainggolan alias Pak Parlin dan juga dengan seorang bermarga Sitinjak terjun bebas ke dalam jurang yang berada di kawasan Sungai Bah Tongguran II, Jumat (15/12/2017) malam kemarin

Hingga Sabtu (16/12/2017) sore, nasib keduanya juga sampai saat ini masih belum diketahui, meski aparat berwenang, dibantu dengan warga telah sudah melakukan pencarian sepanjang hari.

Informasi yang sudah diperoleh, malam itu keduanya yang saat itu diduga telah minum tuak dan juga berencana untuk pulang ke rumah. Tetapi, saat melintas dari jembatan di sungai Bah Tongguran, mereka langsung terjatuh ke dalam jurang.

“Sampai saat ini masih belum tau kondisi mereka sebenarnya. Tapi, kabarnya, orang itu juga baru dari Hutabayu minum tuak. Rencananya memang mau pulang ke rumah. Rupanya, mungkin saja jembatannya itu gak pake palang kiri-kanan,” kata seorang warga di lokasi.

Dikatakannya, dia juga tidak tau bahwa siapa pertama kali yang mengetahui peristiwa itu

Kedua pria itu langsung terjatuh ke dalam jurang dengan kedalaman 40 meter di Sungai Bah Tongguran II, II yang memang merupakan pembatas antara Kecamatan Jawa Maraja Bah Jambi dengan Nagori Mariah Hombang, Kecamatan Hutabayu Raja.

“Kejadiannya memang tadi malam, masuk ke dalam jurang. Yang marga Sitinjak, menantu seorang warga di Tanjung Mariah. Istrinya itu boru Siburian,” ungkap warga bermarga Sinaga,Sabtu (16/12) sekira jam 16.30 wib.

Sejak keduanya jatuh ke dalam jurang, bersama dengan warga sekitar, aparat kepolisian dan juga dengan TNI-AD dari Koramil saat ini memang sudah turun ke lokasi untuk bisa melakukan pencarian. Tetapi, hingga sampai sekira jam 17.00 wib, keduanyamasih belum ditemukan.

“Saat ini memang masih belum ditemukan. Padahal, polisi dari Polsek Tanah Jawa dan juga dengan Koramil sudah berada di lokasi dari siang sedang melakukan pencarian. Dibantu sama dengan warga sekitar,” sebut warga.

Sementara itu, Camat Jawa Maraja Bah Jambi, Bahrun Harahap, ketika dikonfirmasi juga sudah mengatakan sampai dengan malam ini masih berada di lokasi. “Iya, mereka warga kita. Masih berada di sini kami. Sampai sekarang masih belum ditemukan,” katanya.

Mantan Camat Pematang Sidamanik itu juga menjelaskan, bahwa pihaknya telah sudah berkoordinasi dengan tim Basarnas dari Tanjungbalai untuk bisa segera turun ke lokasi membantu melakukan pencarian, sekaligus juga menyisir sepanjang sungai dan juga jurang.

“Sudah dekat Basarnas. Karena, via Mandoge mereka. Kalau Basarnas Simalungun, ketepatan masih saja berada di Balige. Mencari mayat juga. Jadi, kita di sini juga bersama dengan Kepolisian dan juga bersama TNI saat ini masih saja melakukan pencarian,” jelas Bahrun.

Sabtu, 16 Desember 2017

Hanya Hal Sepele Pemuda Ini Hajar Perempuan Hampir Buta Sungguh Mengenaskan



Bwinqq Dominoqq Terpercaya - Nuraini boru Pasaribu atau biasa yang di panggil Butet, saat ini babak belur dihajar  oleh tetangganya. Akibat penganiayaan ini, mata sebelah kanan perempuan  yang berusia 31 tahun tersebut hampir buta.

Ceritanya, saat itu Nuraini bersama dengan tetangganya M Yusup (34) sudah lama  sekali sedang terlibat cekcok. Namun, pada hari Senin (4/12/2017) kemarin, pertengkaran pun dimulai.

"Sebelum ia dianiaya, korban juga sudah sempat mengusir pelaku karena dianggap  sangat mengganggu. Karena emosi, pelaku langsung saja menghajar korban," ungkap Kanit Reskrim Polsek Sunggal, Iptu Budiman Simanjuntak, Sabtu (15/12/2017).

Ketika dianiaya, sejumlah tetangga di Jalan Stasiun, Desa Kampung Lalang, Kecamatan Sunggal, langsung melerai. Tetapi, pelaku juga terus menerus menghajar korban hingga sampai tersungkur.

"Karena juga sudah mengalami luka yang cukup serius, korban langsung segera membuat visum. Lalu, korban  juga sudah melapor pada kami terkait peristiwa penganiayaan ini," ungkap Budiman.

Setelah sudah menerima laporan itu, Budiman langsung meminta anggotanya untuk mencari tersangka. Kemarin malam, tersangka akhirnya berhasil untuk diamankan di kediamannya saat tengah sedang beristirahat

Kamis, 14 Desember 2017

Gara Gara Pintu Kamar Kos Cewek Terbuka Niat Pemuda Belum Ke Sampaian Sudah Gol Duluan


Bwinqq Dominoqq Terpercaya - Pintu kamar kos cewek terbuka lebar, niat pemuda ini belum kesampaian malah Gol duluan. Pemuda yang bernama Tommy alias Aseng (20) meminta ampun kepada warga setempat Jalan Jamin Ginting, Gang Kartini, Kelurahan Selayang, Kecamatan Medan Tuntungan, di hajar warga tanpa ampun sampai babak belur.

Hal tersebut dikarenakan Aseng mengintip salah satu kamar kos cewek yang saat itu terbuka dengan lebar, dan main masuk saja ke dalam kamar tersebut tanpa permisi, saat ini sudah berada di dalam sel tahanan Polsek Medan Sunggal, niat pemuda tersebut awalnya ingin melakukan pemerkosaan tetapi belum kesampaian itu langsung diketahui warga setempat.

Informasi yang berhasil kami himpun pada hari Kamis (14/12/2017), persitiwa itu terjadi di saat korban yang benama Sinta Simanjuntak (18) Jalan Bunga, Sedap Malam Xl, Kelurahan Padangbulan Selayang II, Kecamatan Medan Selayang, saat itu sedang ganti baju di dalam kamar dan lupa menutup pintu, kemudian Aseng lewat di depan kamar Sinta, saat itu juga Aseng langsung menerobos masuk ke dalam Sinta untuk melakukan Pemerkosaan.

Di saat memasuki kamar Sinta, Aseng langsung membekap Sinta dari belakang untuk merayu Sinta untuk melayaninya, sehingga korban langsung teriak minta tolong kepada warga di sekitarnya.

Saat ini Aseng akan di kenakan hukuman 10 tahun penjara, Aseng juga mengakui bahwa ia juga memang sudah lama jatuh cinta kepada Sinta, dengan kesempatan pintu kamar yang tidak tertutup, maka Aseng pun langsung memasuki kamar tersebut.

Rabu, 13 Desember 2017

Tidak Puas Dengan Hasil Jual Ayam Tukimin Malah Jual Si Putih



Bwinqq Dominoqq Tepercaya - Tampaknya penghasilan dari dagang ayam ini memeng tidak memuaskan hasil bagi Tukimin. Pria yang berusia 29 tahun itu pun juga nekat sekali menjual narkotika jenis sabu di sekitaran rumahnya, Gang Manunggal, Jalan Nagur, Kelurahan Martoba, Kecamatan Siantar Utara.

Petugas Unit Sat Resnarkoba Polres Siantar ‘mencium’ bisnis haram Tukimin dan melakukan penyelidikan. Hingga pada hari Selasa (12/12) malam, Tukimin berhasil diringkus dari rumahnya.

Kasat Resnarkoba Polres Siantar, AKP Mulyadi menjelaskan, dari hasil penangkapan itu, anggotanya juga kabarnya berhasil mengamankan 28 paket sabu. “Dari dalam lemari kamar tersangka juga ditemukan 18 paket, dari selipan dinding kamar 6 paket dan juga 3 paket lagi dari plastik. Total berat 6,50 gram,” kata Mulyadi, pada hari Rabu (13/12) pagi.

Saat sedang dilakukan penangkapan, Tukimin tak dapat berkutik. Dia cuma bisa pasrah dibawa ke Mapolres Siantar untuk bisa dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Gak ada perlawanan. Dia juga mengakui kalau barang itu memang miliknya,” ujarnya

Untuk proses hukum, sambung Mulyadi, Ucok juga dijerat Pasal 114 subs 112 Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman selama 5 tahun kurungan penjara.

Selasa, 12 Desember 2017

Di Temukan Mayat Bayi Perempuan Di Dalam Goni Membuat Heboh Warga Aek Ledong


Bwinqq Dominoqq Terpercaya - Masyarakat Dusun 5, Desa Ledong Timur, Kecamatan Aek Ledong, Asahan mendadak membuat heboh para warga. Karena, warga sekitar kabarnya menemukan jenazah bayi perempuan yang saat itu diduga sengaja dibuang oleh orangtuanya, karena hasil hubungan gelap, Pada hari selasa (12/12) jam 17.20 wib.

Informasi yang sudah diperoleh, bayi yang saat itu diperkirakan sudah terkubur selama 4 jam ini pertama sekali ditemukan oleh seorang warga bernama Juki, seorang pekerja kebun yang tengah sedang menyemprot rumput.

Saat itu, Juki juga sudah mulai curiga karena melihat jejak kaki. Karena penasaran, Juki langsung saja mengikuti jejak tersebut sampai ke gundukan tanah. Juki kemudian mencongkel gundukan tanah tersebut dan saat ini juga langsung terlihat bungkusan goni.

Menemukan goni yang sangat mencurigakan, Juki kemudian langsung segera memanggil temannya untuk membongkar gundukan tersebut. Alangkah terkejutnya mereka setelah goni tersebut dibuka, ternyata di dalamnya ada sesosok jenazah bayi berkelamin perempuan.

Juki dan juga bersama dengan temannya kemudian langsung melaporkan temuan jenazah bayi ini kepada warga yang selanjutnya diteruskan ke Polsek Pulau Raja.

Kapolsek Pulau Raja, AKP Hotler Pardosi, yang juga dikonfirmasi membenarkan temuan bayi dalam keadaan sudah tidak bernafas lagi terkubur di areal kompleks pemakaman umum di desa tersebut. Saat ditemukan warga dengan kondisi sudah tidak bernyawa dan juga sudah terbungkus dalam goni.

“Setelah sudah mendapatkan informasi dari warga selanjutnya Unit Reskrim Polsek Pulau Raja dibantu oleh dengan tim forensik Polres Asahan melakukan olah TKP dan juga melakukan evakuasi jenazah bayi tersebut ke RSUD Haji Abdul Manan Simatupang Kisaran,” jelasnya.

Sabtu, 09 Desember 2017

Polisi Hantam Siswa SMA Methodist 2 Medan Hingga Masuk Rumah sakit


Bwinqq Dominoqq Terpercaya - Heboh di lini masa media sosial, para siswa Methodist 2 Medan mengambil keputusan dengan cara membentak personel lalu-lintas, bahkan juga sampai mengucapkan kata-kata yang tak pantas di Jalan Thamrin Medan, pada hari Kamis (7/12/2017).

Hal ini disinyalir lantaran personel polisi tersebut sempat memukul satu di antara siswa hingga sampai rumah sakit.

Wakil II Kepala Sekolah Methodist 2 Medan, Bob Saragi juga sudah mengatakan bahwa peristiwa ini sudah dilaporkan ke Propam.

"Kami juga sudah melaporkan hal tersebut kepada propam, semoga dengan peristiwa ini bisa saja menjadi sebuah pelajaran. Semua diselesaikan secara kekeluargaan saja, siswa yang bersangkutan saat ini masih di berada di rumah sakit akibat di pukul hingga pingsan," ujarnya, Jumat (8/12/2017).

Informasi yang di dapatkan mengatakan bahwa siswa yang menjadi korban tersebut sedang berboncengan dengan seorang temannya dengan tidak menggunakan pelindung kepala.

Polisi berpangkat Bripka tersebut langsung menghentikan kedua siswa tersebut dengan cara  menendang motor miliki siswa tersebut hingga jatuh dan juga di pukul dan di tendang.

Dari kejadian itu, siswa yang berada di sekitar langsung mengelilingi polisi tersebut dihitung ada sebanyak ratusan siswa yang mengepung polisi tersebut, langsung memaki - maki polisi tersebut dengan kata K**T*L kepada polisi tersebut

Salah satu siswa mengatakan: 'Woi polisi K**T*L, ganti kau'

Terdapat juga seorang siswa yang sangat marah dan memiliki wajah yang sadis karena temannya di pukulin oleh polisi tersebut.
 Photo

Jumat, 08 Desember 2017

Bandar Sabu Pantai Cermin Sangat Cengeng Sekali Di Dor Minta Ampun Ampun



Bwinqq Dominoqq Terpercaya - Effendi atau biasa yang sering dipanggil Fendi (47) warga Dusun 3, Desa Lubuk Saban, Kecamatan Pantai Cermin, Serdang Bedagai, Cengeng minta ampun-ampun kesakitan, saat peluru yang dikeluarkan dari paha kanannya, di rumah sakit, pada hari jumat sore tadi.

Pria yang sudah berprofesi sebagai bandar sabu itu terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas personel Sat Narkoba Polres Sergai ketika mencoba untuk kabur lewat pintu mobil, pada hari jumat (8/12/2017) sekira jam 15.00 wib.

Dari penangkapan Bandar sabu Pantai Cermin itu, polisi juga berhasil mengamankan barang bukti berupa 5 paket sabu dengan berat 2,5 gram, 1 timbangan elektrik, 4 mancis, 8 pipet plastik, 3 dot plastik di dalam kaleng biscuit dan uang senilai Rp 300 ribu.

Informasi yang sudah diperoleh, tertangkapnya mantan residivis itu juga berawal dari laporan masyarakat. Kapolres Sergai, AKBP Eko Suprihanto, yang juga menerima laporan itu segera langsung memerintahkan Kasat Narkoba, AKP Ras Maju Tarigan, untuk segera melakukan penyelidikan.

Setibanya di rumah tersangka, tim Sat Narkoba langsung melakukan pengintaian ke dalam rumah. Melihat targetnya juga sedang berada di dalam rumah, petugas langsung saja melakukan penggrebekan dan juga berhasil meringkus Fendi.

Setelah sudah dilakukan penggeledahan, polisi kemudian menemukan sabu dalam kaleng biscuit yang sudah diletakkan di belakang rumah. Selanjutnya, Fendi juga digelandang ke Mapolres Sergai dengan menggunakan mobil.

Namun, ketika hendak segera dibawa, Fendi juga langsung berusaha kabur dengan cara membuka pintu mobil. Alhasil, polisi juga sempat mengambil tindakan tegas dengan cara menembak kakinya hingga jatuh tersungkur.

“Saat ditangkap, tersangka langsung mencoba kabur dengan cara keluar dari pintu mobil, sehingga petugas langsung segera mengambil tindakan tegas dengan "DOR" kakinya,” sebut Kapolres.

Selanjutnya, Fendi langsung di bawa ke RSUD Sergai untuk segera mendapat perawatan medis dengan mengeluarkan peluru dari kakinya.

Diakui oleh Fendi, bahwa dia juga sudah beberapa kali keluar masuk penjara dalam kasus narkoba. Menurutnya penjualan sabu langsung dilakukannya dalam rumah dengan cara pembeli datang untuk memesan sabu.

“Biasanya pembeli langsung datang ke rumah, tadi aku langsung pikir pembeli, rupanya polisi yang langsung datang,” akunya.