Kamis, 15 Februari 2018

Polrestabes Medan Akan Jaga Ketat 6 Vihara Ini Jelang Imlek


Dominoqq Terpercaya 2018 - Polrestabes Medan saat ini akan memberikan atensi terhadap 6 vihara yang ada di Kota Medan, jelang perayaan Imlek tahun ini. Hal itu diungkapkan Kombes Pol Dadang Hartanto, di Mapolrestabes Medan.

“Enam vihara yang kita atensi adalah Vihara Gunung Timur Jalan Hang Tuah, Vihara Borobudur Jalan Imam Bonjol, Vihara Maitreya Komplek Cemara Asri Jalan Cemara, Vihara Setia Budi Jalan Irian Barat, Vihara Maitrei Jalan Gandi dan Vihara Setia Budi Jalan Irian. Contohnya di Vihara Borobudur kita akan turunkan 2 pleton,” beber Kombes Dadang.‎

Lebih lanjut dikatakan, pihaknya juga sudah mempersiapkan pendeteksian kerawanan yang bakal muncul, antara lain kemacetan, kekerasan, bahkan mungkin tindakan kejahatan lainnya. “Personel yang dilibatkan sebanyak 417 kekuatan.

Vihara yang ada di Medan sekitar 150-an. Di tanggal 15 nanti mereka yang merayakan sudah ada kegiatan. Dan di tanggal 16 mereka merayakan di rumah masing-masing,” ungkap Dadang. Saat disinggung soal pungutan liar,

Dadang mengatakan pihaknya sudah melakukan tindakan untuk meminimalisasi dan mencegah hal-hal tersebut. Pemko juga digandeng soal pungutan liar, begitu juga dengan ancaman.

“Jika terjadi, tentu segera kita proses pidananya. Aplikasi Polisi Kita mungkin bisa digunakan jika pungutan liar dan ancaman terjadi. Sterilisasi di vihara-viahara tentu kita lakukan. Kita doakan perayaan Imlek nanti aman, lancar dan terkendali,” tutup Kombes Pol Dadang.

Selasa, 13 Februari 2018

Sepasang Kekasih Di Gerebek Di Hotel Melala Kawasan Medan-Binjai Saat Ingin Konsumsi Narkoba Bersamaan


Dominoqq Terpercaya 2018 - Bukan rahasia umum lagi jika kawasan Jalan Medan-Binjai, Desa Sei Semayang, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara merupakan kawasan hotel esek-esek. Di wilayah ini, pasangan kekasih memang juga bisa memilih hotel mana saja untuk bisa berduaan menghabiskan waktu bersama.

Namun, tak jarang di beberapa hotel yang dimaksud dijadikan sebagai tempat menggunakan narkoba. Seperti halnya di Hotel Melala. Pasangan kekasih Biston Tarigan (39) dan juga dengan Amelia Rahma alias Amelia (20) saat ini sedang kedapatan pesta sabu di hotel tersebut.

Rencananya, sebelum memadu kasih dengan menggapai puncak kenikmatan, pasangan kekasih ini melakukan pemanasan dengan mengisap sabu bersama. Namun sial, aksi keduanya berhasil di pergok petugas Unit Reskrim Polsek Sunggal.

"Mereka berdua ini sedanf menginap di kamar nomor 30. Ketika hendak pesta narkoba, ada salah seorang warga yang melapor," kata Kapolsek Sunggal, Kompol Wira Prayatna.

Mendapat laporan itu, sejumlah petugas Reskrim juga langsung turun ke lokasi melakukan pengintaian. Saat pintu kamar didobrak, keduanya tengah sedanf mengkonsumsi narkoba.

"Dari dalam kamar yang dihuni kedua tersangka disita satu paket sabu. Kemudian, kami temukan alat hisap," kata Wira.

Mantan Kapolsek Delitua ini mengatakan, pihaknya masih mendalami darimana keduanya memeroleh sabu. Menurut tersangka Biston, ia sudah dua tahun mengonsumsi sabu untuk menambah stamina.

Senin, 12 Februari 2018

Di Siksa Dan Di Suruh Tidur Dengan Anjing TKI Asal Medan Meninggal Dunia


Dominoqq Terpercaya 2018 - Seorang tenaga kerja Indonesia, saat ini meninggal dunia di Rumah Sakit Penang, pada hari Minggu (11/2/2018). Sebelumnya, Adelina, yang menjadi TKI asal Medan itu selalu saja mengalami penyiksaan dan juga selalu dipaksa tidur bersama dengan anjing milik majikannya di teras rumah.

Wanita yang berusia 21 tahun bekerja sebagai asisten rumah tangga itu, sebelumnya juga sudah diselamatkan pihak kepolisian setempat, yang mendapat laporan dari seorang anggota parlemen (DPRD) wilayah Bukit Mertajam. Anggota dewan itu sebelumnya juga sudah mendapat kabar, bahwa Adelina telah mengalami penyiksaan.

Laporan itu juga sudah mengatakan bahwa Adelina saat itu ditemukan di kediaman majikannya dengan sejumlah memar di kepala dan wajah, serta luka yang sudah mengalami infeksi di bagian tangan dan kaki. Seorang tetangga yang berhasil diwawancarai New Strait Times mengatakan, bahwa Adelina, selalu disuruh tidur di luar rumah, di tempat yang sama dengan anjing peliharaan majikannya, selama lebih dari satu bulan. Adelina disebut sudah bekerja dengan majikannya itu selama dua tahun terakhir.

Majikannya, seorang wanita berusia 36 tahun dan abangnya yang berusia 39 tahun, sudah ditahan pihak kepolisian setempat untuk penyelidikan lebih lanjut. Namun, polisi mengatakan, bahwa mereka tak bisa mendapat keterangan dari Adelina semasa hidup, karena wanita itu sangat takut untuk berbicara.

“Untuk saat ini kami telah meminta keterangan beberapa saksi, termasuk tetangganya, agen tenaga kerja itu, teman-temannya dan dokter yang sempat merawatnya,” kata Kepala Kepolisian Seberang Prai Tengah, Asisten Komisioner (AKBP) Nik Ros Azhan Nik Abdul kepada New Strait Times.

Dikatakan, kepolisian juga sudah melakukan olah TKP untuk mencari bukti terkait kematian Adelina tersebut. Hasil otopsi akan menjadi penentu penyebab kematian korban.

Minggu, 11 Februari 2018

Islan Di Tangkap Saat Isap Sabu Di Rumah Kosong


Dominoqq Terpercaya 2018 - Islan (30) saat ini juga tak berkuti waktu diamankan petugas Reskrim Polsek Medan Baru dari salah satu rumah kosong di Kampung Sejahtera, Medan Petisah, Minggu (12/2). Saat diciduk, warga Jalan Gaperta Medan Helvetia ini, saat sedang isap sabu.

“Pelaku kita amankan pada Jumat (9/2) atas adanya laporan dari masyarakat yang menyebutkan di salah satu rumah kosong di Kampung Sejahtera sering dijadikan tempat ngumpul orang memakai narkoba,” kata Kapolsek Medan Baru Kompol Victor Ziliwu, Minggu (11/2) siang.

Dijelaskan Kompol Victor Ziliwu, ketika petugas tiba di lokasi, pelaku Islan sedang mengisap narkoba jenis sabu.

“Kemudian pelaku diamankan bersama barang bukti 1 buang bong alat hisap sabu-sabu, 1 pipa kaca berisikan sabu-sabu, 1 buah jarum dan 1 buah mancis,” jelas Kapolsek.

Kapolsek menghimbau kepada warga Kampung Sejahtera agar menjauhi narkoba.

“Kami tetap komit memberantas narkoba sampai Kampung Sejahtera benar-benar terbebas dari peredaran dan penyalahgunaan narkoba,” katanya. Akibat perbuatannya, tersang.

Sabtu, 10 Februari 2018

Pria Ini Dituduh Mencuri Di Hantam Warga Sampai Bonyok


Dominoqq Terpercaya 2018 - Dituduh sebagai komplotan pencuri bersama dengan dua orang pelaku lainnya yang sudah berhasil melarikan diri, seorang pemuda bermarga Naibaho (28), saat ini sudah babak belur dihantam warga, Sabtu (10/2/2018) siang, sekira jam 12.30 wib. Selanjutnya, warga Rambung Merah, Kecamatan Siantar Kabupaten Simalungun itu juga sudah diserahkan ke Mapolsek Bangun.

Namun, kepada polisi, dia mengaku tidak mengetahui kasus pencurian yang terjadi di rumah seorang penjual sayur dan masih satu marga dengannya itu di Nagori Dolok Hataran, Kecamatan Siantar Kabupaten Simalungun. Pada malam kejadian itu, Naibaho berdalih kebetulan melintas di sekitar lokasi dengan mengenderai becak bermotor.

Kemudian, warga memberhentikannya. Saat membantah melakukan pencurian bersama dua orang pelaku lain yang berhasil melarikan diri dari kepungan warga itulah dia dipukuli.

“Saya dituduh mencuri bersama dua orang yang melarikan diri. Padahal, saya tidak melakukannya. Saya langsung dipukuli sampai luka-luka. Sedih kali aku, padahal dia satu marga samaku, mana mungkin aku mencuri di rumahnya,” kata Naibaho tertunduk didampingi keluarganya di Mapolsek Bangun.

Saat diamankan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Bangun tersebut, keluarganya dikatakan masih bersabar dan memilih penyelesaian kasus itu secara kekeluargaan. “Kami sudah berdamai,” katanya berlalu meninggalkan Mapolsek Bangun.

Sementara, Suhardi, Pangulu Dolok Hataran yang dikonfirmasi melalui telepon selulernya membenarkan peristiwa tersebut. “Dia sempat diserahkan ke Polsek Bangun. Informasinya, keluarganya sudah berdamai,” ucapnya.

Kapolsek Bangun AKP PJ Purba ketika dikonfirmasi melalui Kanit Reskrim Polsek Bangun Ipda Gultom membenarkan pihaknya sudah menerima laporan warga dan sudah mengamankan terduga pelaku. “Kita sudah melakukan pemeriksaan setelah adanya laporan dari warga. Sementara, hasil pemeriksaan awal, pemuda itu belum sempat melakukan pencurian,” katanya singkat.

Jumat, 09 Februari 2018

Petani Asal Karo Di Angkat Polisi Akibat Kantongi Sabu


Dominoqq Terpercaya 2018 - Kedapatan mengantongi narkotika jenis sabu, seorang petani di Kabupaten Karo diringkus jajaran Satuan Narkoba Polres Tanah Karo, Jumat (9/2/2018) jam 11.30 Wib. Dismas Sinuraya (32) diringkus polisi dari sebuah bengkel sepeda motor di Kecamatan Tigapanah.

Dari kantong warga Desa Bunuraya, Kecamatan Tigapanah, polisi mendapati empat paket kecil plastik klip warna bening masing-masing berisi diduga narkotika jenis sabu dengan berat 0,24 gram. Satu kotak rokok sampoerna, satu potong kertas warna putih.

Uang tunai Rp800 ribu rupiah dan satu potong celana jeans warna biru. Penangkapan Dismas Sinuraya berkat informasi masyarakat yang mengetahui kalau tersangka kerap menjual belikan sabu.

Mendengar informasi tersebut Sat Narkoba Polres Tanah Karo dibawah komando Kasat Narkoba AKP Sopar Budiman langsung terjun ke lokasi.

“Setelah mengantongi identitas tersangka, petugas menemukannya sedang duduk-duduk di sebuah bengkel sepeda motor. Pemeriksaan dan penggeledahan terhadap tersangka dilakukan, hingga menuai hasil yang diharapkan. Selanjutnya tersangka diboyong ke Polres Tanah Kato berikut barang buktinya,” kata Sopar Budiman.

Kamis, 08 Februari 2018

BNN Akan Periksa Petugas Lapas Tanjunggusta Akibat Toge Kembali Lagi Pesan Narkoba Di Dalam Lapas


Dominoqq Terpercaya 2018 - Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadiv Pas) Kemenkumham Sumut, Hermawan Yunianto mempersilakan Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk segera melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah petugas Lapas Klas IA Tanjunggusta Medan.

Hal itu diucapkannya setelah sudah dua kali terpidana mati Togiman alias Toge kembali memesan puluhan kilogram sabu yang berasal dari luar negeri. Toge disebut sebagai aktor utama jaringan peredaran narkotika di Aceh dan Medan yang ia pesan dari dalam Lapas.

"Jika memang ada oknum petugas yang saat ini terlibat, silakan mereka yang memeriksa. Jika benar ada kami tidak akan menghalangi silahkan periksa," sebut Hermawan, Kamis (8/2/2018).

Selain itu, Hermawan menyebutkan bahwa sebelum kasus tersebut dipaparkan, Toge telah dibawa petugas BNN untuk menjalani pengembangan atas kasus peredaran sabu seberat 87,7 kilogram.

"Memang seminggu lalu, petugas BNN telah mengebon Toge, dibawa ke Jakarta untuk perngembangan. Yang tahu kasusnya itu penyidik mereka," ungkap Hermawan.

Sebelumnya Kepala BNN, Budi Waseso juga sudah membongkar jaringan narkotika di Aceh dan juga Medan. Setelah di dalami, ternyata jaringan peredaran narkotika itu saat ini dikendalikan oleh Toge.

Toge saat ini sudah menjadi aktor utama yang memesan barang haram itu dari luar negeri. Hal itu menandakan bahwa jaringan barang haram itu juga sudah dikendalikan oleh bandar narkoba dari dalam Lapas.

Toge, kata dia, terbukti memiliki telepon genggam di Lapas. Padahal barang tersebut adalah salah satu barang yang dilarang masuk ke Lapas. Bahkan, tutur Buwas, para bandar narkoba dengan bebas bisa menganti-ganti nomor telepon genggamnya di Lapas.