Sabtu, 01 September 2018

Polisi Kembali Melakukan Razia Pada Pengunjung Diskotik New Zone Terdapat 15 Orang Positif Narkoba


Dominoqq Terpercaya 2018 - Personel Polsek Medan Kota kembali melakukan razia di tempat hiburan malam NewZone yang berada di Jalan Wajir.

Razia ini dilakukan mengingat di wilayah hukum Polrestabes Medan banyak informasi dari masyarakat yang menyatakan banyak peredaran narkoba terutama di tempat hiburan malam.

"Kita melakukan razia di tempat hiburan NewZone karena banyak sekali informasi yang menyatakan kalau di sana banyak terjadi peredaran narkoba. Dan ini juga merupakan perintah dari pak Kapolrestabes Medan," kata Kapolsek Medan Kota Kompol Revi Nurvelani.

Dikatakan Revi, pihaknya melakukan razia di NewZone pada Sabtu (1/9/2018) dinihari sekitar pukul 02.45 WIB.

"Begitu sampai di sana, kita langsung melakukan pemeriksaan, penggeledahan terhadap orang di area parkir, Hall, room karoke dan lobby diskotik," ujar mantan Kapolsek Medan Barat ini.

Saat razia tersebut, kata Revi, pihaknya mengamankan 56 orang yang terdiri dari 25 laki-laki dan 31 wanita di mana mereka semua tidak memiliki KTP.

"Di situ kita langsung mengadakan tes urine dan hasilnya 15 dari 56 orang positif menggunakan narkoba berupa pil ekstasi yang diamankan dari salah satu room yang diisi sebanyak 6 orang pengunjung," ujar pria dengan melati satu dipundaknya ini.

Ia mengaku untuk pengunjung yang positif menggunakan narkoba dan yang diduga memiliki barang bukti narkoba seluruhnya dibawa ke Sat Narkoba.

"Sedangkan pengunjung yang tidak memiliki identitas dibawa ke Sat Sabhara Polrestabes Medan,"katanya.

Dikatakan Revi, sekitar pukul 04.00 WIB seluruh pengunjung yang dibawa ke Sabhara langsung dilakukan pendataan.

Selasa, 21 Agustus 2018

D'Zone Karaoke Di Segel Polres Padang Sidempuan


Dominoqq Terpercaya 2018 - Kepolisian Resort Padang Sidempuan menutup paksa atau menyegel sementara D'Zone Karaoke. Pemasangan Police Line dipimpin langsung oleh KBO Sat Reskrim Polres Padangsidimpuan, Ipda Irsan Harahap di lokasi tempat hiburan itu berada di Jalan Sisingamangaraja, Kecamatan Padang Sidempuan Selatan, Kota Padang Sidempuan.

Lokasi hiburan malam yang selama ini jarang tersentuh hukum itu disegel pihak Polres Padang Sidempuan, diduga terkait masalah izin yang belum diperpanjang oleh pengelola D'Zone Karaoke. Kapolres Kota Padang Sidempuan, AKBP Hilman Wijaya, ketika di konfirmasi terkait penyegelan tempat hiburan ternama di Kota Salak itu mengatakan, penutupan atau penyegelan tempat usaha D'Zone Karaoke akibat tempat hiburan tersebut tidak memiliki perpanjangan sejumlah izin.

Hasil penyelidikan oleh petugas, di antara izin yang tidak diperpanjang itu antara lain adalah izin keramaian, yang wajib bagi pengusaha tempat hiburan.

“Pihak pengelola D'Zone Karaoke tidak bisa menunjukkan perpanjangan izin usahanya. Sejak Mei 2018 D'Zone Karaoke sudah tidak memiliki izin keramaian. Jadi usaha tersebut terpaksa kami tutup paksa/disegel sementara,” ujar Kapolres.

Lebih lanjut Hilman menjelaskan, izin keramaian berkaitan lansung dengan masyarakat, sehingga izin itu pun berguna untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan ataupun merugikan masyarakat terutama masyarakat di sekitar lokasi usaha.

“Tentunya, apabila suatu usaha tidak memiliki izin keramaian, maka dikhawatirkan akan merugikan masyarakat. Oleh karena itu, atas nama hukum, saat ini usaha tersebut terpaksa harus ditutup dan tidak boleh beroperasi,” tegas orang nomor satu di Polres Padang Sidempuan itu.

Kapolres menegaskan, penutupan D'Zone Karaoke adalah salah satu upaya penegakan hukum di wilayah Kota Padang Sidiempuan. Untuk itu Hilman berharap, agar ke depannya tidak akan ada lagi tempat-tempat usaha yang berani melanggar aturan maupun hukum yang berlaku.

Senin, 20 Agustus 2018

Bus Bawa Rombongan Pesta Terjun Ke Jurang Sipegepege Akibat Supir Mengantuk


Dominoqq Terpercaya 2018 - Bus berpenumpang 41 orang terjun bebas ke jurang Jembatan Sipegepege, Kecamatan Nassau Kabupaten Toba Samosir, Minggu (19/08/2018) sekira jam 08.30 Wib. Belasan orang dilaporkan tewas dalam kejadian tersebut. Evakuasi juga sudah memakan waktu dari pagi hingga pukul 22.35 Wib. Hal ini diakibatkan karena lokasi jatuhnya bus berada dijurang yang sempit dengan kedalaman sekitar 70 meter.

Kabid Pengangkutan Dinas Perhubungan Kabupaten Tobasa, Donald Simanjuntak saat dikonfirmasi mengatakan, untuk sementara korban meninggal dunia yang sudah berhasil dievakuasi akibat kejadian tersebut dua orang.

Namun 18 orang lagi belum berhasil dievakuasi dan masih berada dalam bus. Sementara, 21 orang dari penumpang bus itu dinyatakan selamat dengan kondisi luka-luka berat dan ringan.

Berdasarkan penuturan salah seorang penumpang yang selamat bermarga Sitorus, bus rombongan itu datang dari Medan dengan tujuan menghadiri pesta nikah di Desa Sipange, Kecamatan Nassau.

Nahas, di perjalanan, sopir diduga mengantuk, sehingga bus yang mereka tumpangi terjun ke jurang sungai Jembatan Sipegepege yang dikenal angker dan sangat dalam. Evakuasi bus dilakukan pagi hari. Pukul 21.35 bus yang terdampar di dasar aliran sungai itu akhirnya berhasil dievakuasi oleh tim Basarnas Sumut, BPBD Tobasa, PT BNE dengan menerjunkan alat crane.

Proses evakuasi juga disaksikan Bupati Tobasa, Darwin Simanjuntak, Wakil Bupati Hulman Sitorus, Kapolres Elvianus Laoli serta sejumlah pimpinan SKPD Tobasa. Hingga berita ini diunggah, belum diperoleh keterangan pasti tentang jumlah korban jiwa dalam peristiwa ini.

Namun, berdasarkan informasi terakhir yang diperoleh,  setelah bus dievakuasi, seluruh penumpang yang sebelumnya terjebak di dalam bus, dilaporkan meninggal dunia.

Minggu, 19 Agustus 2018

Pria Ini Nekat Bobol Rumah Tetangganya Karena Alasan Yang Menyedihkan


Dominoqq Terpercaya 2018 - Petugas Unit Reskrim, Polsek Percutseituan berhasil meringkus pelaku spesialis pembobol rumah di Dusun III Desa Cinta Dame Kecamatan Percut Sei Tuan.

Pelaku yakni, Ahmad Siregar atau biasa di sapa Kundil (20) yang nekat untuk membobol rumah tetangganya. Tak tanggung-tanggung, pelaku langsung sikat  beras 15 kg, dua unit tabung gas, satu hp dan satu jam tangan Daniel Wellington (DW)

Namun nasib sial menghampiri Kundil, usai beraksi tersangka diciduk oleh personel Polsek Percut Sei Tuan.

"Saat kejadian korban  Mardidi Sitorus (34) beserta keluarga sedang tidak berada di dalam rumah. Begitu korban sampai di rumah, barang-barangnya sudah habis digondol maling," kata Kanit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan Iptu MK Daulay.

Sambung Kanit, begitu korban ke dapur, ia mendapati sejumlah barang miliknya sudah tidak ada lagi. Tak terima atas kejadian ini korban membuat laporan ke Polsek Percut Sei Tuan.

"Personel yang mendapat laporan ini lalu melakukan penyelidikan dan mengamankannya Kundil," ujarnya.

Tersangka diboyong ke Polsek Percut Sei Tuan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

"Dalam pengakuannya tersangka berdalih mencuri karena kebutuhan ekonomi, perlu makan," tandasnya.

Dari tangan pelaku, polisi berhasil amankan, dua unit tabung gas, satu unit tv, satu hp dan satu jam tangan miliki anak si korban.

Jumat, 17 Agustus 2018

Personal Unit Lalu Lintas Ini Inisiatif Bersihkan Tumpahan Oli Agar Tidak Terjadi Kecelakaan Lagi


Dominoqq Terpercaya 2018 - Personel unit lalu lintas Polsek Medan Kota melakukan pembersihan oli di Jalan Halat simpang Jalan Juanda Kota Medan dengan insiatifnya sendiri. Personel unit lantas Polsek Medan Kota ini membersihkan tumpahan oli agar nantinya bisa menghindari kecelakaan tunggal berlanjut.

"Sudah ada sedikitnya 6 sepeda motor yang sudah jatuh akibat oli yang tumpah di Jalan Halat ini. Mereka jatuh ketika hendak memberhentikan motornya saat lampu merah," kata personel unit lantas Polsek Medan Kota Brigadir Juwanda didampingi Brigadir Yudi Hermansyah.

Ia juga sempat mengaku untuk mengantisipasi banyaknya korban yang jatuh karena oli tumpah dibuat orang yang tidak bertanggung jawab. Pihaknya langsung menimbun dengan pasir terus menyapu pasir tersebut ke pinggir jalan.

Menurutnya, upaya pembersihan tumpahan oli mengantisipasi terjadinya kecelakaan lalu lintas. Sebab, sudah ada beberapa pengendara yang terjatuh. Dikatakan Brigadir Juwanda pihaknya selalu melakukan pengamanan dan mengatur jalan di Jalan Juanda simpang Jalan Halat.

"Itu kita lakukan agar tidak ada lagi terjadi kemacetan dan menjadi penghalang bagi pengendara yang hendak melakukan aktivitas," ujarnya.

Kamis, 19 Juli 2018

Dada Penggedar Narkoba Tembus Di Hadiahkan Timah Panas Oleh Petugas


Dominoqq Terpercaya 2018 - Petugas Satres Narkoba Polrestabes Medan menembak mati satu dari tiga gembong narkoba berinisial HI.

Tersangka HI berhasil ditembak di bagian dada saat berusaha kabur ketika ditangkap di sebuah rumah Jalan Setia Budi, Kelurahan Sudirejo, Kecamatan Medan Sunggal. Dari tangannya, disita barang bukti sabu seberat dua kilogram.

"Selain menangkap HI, kami juga mengamankan SF dan N. Dari penyelidikan awal, mereka ini jaringan Malaysia," kata Kapolrestabes Medan, Kombes Dadang Hartanto di depan kamar jenazah RS Bhayangkara Tingkat II Medan.

Dadang mengatakan, tertangkapnya HI berawal dari pengembangan kasus yang selama ini sudah ditangani Satres Narkoba Polrestabes Medan. Polisi mendapat kabar jika jaringan Malaysia-Batam-Aceh akan melakukan transaksi di sebuah rumah Jalan Rakyat, Kecamatan Medan Timur.

"Saat transaksi dilakukan, HI dan SH sempat kami amankan. Setelah itu, keduanya juga sudah dibawa pengembangan untuk menangkap tersangka lainnya," terang Dadang.

Dari pengakuan HI, ia ditugaskan menyerahkan sabu pada seorang pembeli yang tidak ia kenal. Berdasarkan keterangan itu, polisi pun meminta HI menyerahkan sabu tersebut ditemani tersangka SH.

"Ketika transaksi dilakukan, HI kabur. Kemudian, anggota mengejar tersangka dan diketahui jika HI bersembunyi di sebuah rumah Jalan Setia Budi," ungkap Dadang.

Karena berulangkali kabur, polisi pun kemudian menembak mati pria yang pada Mei 2017 silam ditangkap dalam kasus yang sama ini.

Terpisah, Kasat Narkoba Polrestabes Medan, AKBP Raphael Shandy Cahya Priambodo mengatakan, HI dijanjikan upah Rp 10 juta tiap kilonya jika berhasil memasok sabu pada pembeli di Medan.

Namun, belum lagi sempat menerima uang tersebut, HI sudah keburu ditangkap. Lantaran melawan, HI terpaksa langsung ditembak mati.

"Kami masih mendalami siapa sosok yang memberi perintah pada HI ini. Selain narkoba, petugas kami juga menyita lima unit handphone, satu timbangan elektrik dan sebuah paspor atas nama HI," kata Raphael.

Selain itu, polisi juga menyita surat izin mengemudi atas nama HI, satu Kartu Tanda Penduduk atas nama HI, selembar uang Ringgit Malaysia, dan uang tunai Rp340 ribu.

Rabu, 18 Juli 2018

Penjual Pangsit Loei Wie Loen Di Temukan Tewas Usai Di Begal


Dominoqq Terpercaya 2018 - Aksi begal kembali memakan korban di Kota Medan.

Kali ini seorang pedagang mie pangsit di Jalan Madong Lubis, dekat Pasar Beruang, menjadi korban keganasan begal, Rabu (18/7/2018), sekitar pukul 05.00 WIB.

Pria tua pedagang mie pangsit yang belum diketahui namanya itu dikabarkan meninggal dunia akibat dihajar begal dan meninggal dunia setelah mendapat penanganan medis di rumah sakit.

“Seorang Pedagang Mie pangsit di Jl. Madong Lubis dekat pasar beruang tadi pagi (18Juli2018) 05:00 wib, dibunuh oleh Begal yang ingin mencoba merampoknya di depan Uniland Plaza
.
Masyarakat hanya bisa pasrah dengan keadaan Medan yang makin tinggi tingkat Kriminalitasnya. 
Berharap saja @poldasumaterautara atau para phk kepolisian bisa menanggapi dgn cermat akan hal kejahatan seperti ini yang makin meresahkan masyarakat kota Medan. “

Informasi yang disebarkan ini ditanggapi oleh admin akun Instagram Satreskrim Polrestabes Medan.

“Sekadar informasi bahwa kita telah menerima laporan kejadian tersebut... dan tim Pegasus sedang melakukan lidik untuk segera menangkap pelakunya.”