Sabtu, 24 Maret 2018

Begini Penjelasan RS Murni Teguh Mengenai Kartu BPJS Yang Tidak Bisa Digunakan


Dominoqq Terpercaya 2018 - Feirizal Purba (60), warga Jalan Karya Wisata Ujung komplek Griya Wisata Blok C nomor 119, Desa Namorambe, Kabupaten Deliserdang, melaporkan RS Murni Teguh ke Polrestabes Medan.  Pasalnya, pihak RS Murni Teguh mengatakan bahwa Feirizal sudah meninggal sesuai data yang tertera di database rumah sakit.

Feirizal pun harus membayar biaya perobatan, dan kartu BPJS miliknya dianggap tidak berlaku. Feirizal merasa kecewa atas pelayanan rumah sakit dan melaporkan ke Polrestabes Medan. Hingga berita ini dituturkan, Feirizal bersama istri dan kuasa hukum masih membuat laporan di SPKT Polrestabes Medan.

Istri Feirizal, Yeni Chairani (40), awal mulanya masuk rumah sakit, dibawa ke mitra sejati lalu di hari ke ketiga dirujuk ke RS Murni Teguh, untuk berobat lambung.

"Selesai berobat,  pihak rumah sakit tidak membenarkan BPJS milik suami saya dan mengatakan tidak bisa digunakan. Alasannya karena nama yang bersangkutan sudah meninggal, saya merasa kecewa, masak suami saya masih hidup dibilang meninggal," ujarnya  saat di depan ruang SPKT Polrestabes Medan, Jumat (23/3/2018).

"Jadi pihak rumah sakit menyuruh kami untuk membayar secara manual, sementara BPJS tidak berlaku dengan alasan sudah meninggal. Hampir ditahan, dan dipaksa oleh pegawainya untuk membayar, ya mau tidak mau lah kami membayar Rp 500 ribu," tambahnya.

Humas Rumah Sakit Murni Teguh, Winda mengatakan hal ini hanya kesalahpahaman saja.

"Kami belum bisa komentar lebih jauh karena yang dilaporkan ini ada dua, kita dan BPJS Kesehatan," kata Winda saat dihubungi melalui sambungan telepon, Sabtu (24/3/2018).

Jumat, 23 Maret 2018

Ini Permintaan Wanita Kepada Sihar Sitorus


Dominoqq Terpercaya 2018 - Seorang wanita paruh baya melontarkan permintaan pada calon Wakil Gubernur Sumatera Utara (Cawagubsu), Sihar Sitorus. Tanpa ragu, wanita ini kemudian menyampaikan keluhan dan harapan yang mewakili suara para petani. Mereka menginginkan perbaikan serta perhatian serius dari pemerintah khususnya di bidang pertanian dan irigasi.

“Bantu kami mendapat benih dan pupuk berkualitas dengan harga murah Pak,” kata ibu-ibu ini berbicara setengah berbisik pada Sihar, Kamis (22/3/2018) di Kecamatan Dolok Panribuan, Simalungun.

Dalam perjalanan safari politiknya, Sihar juga berkunjung ke Kecamatan Dolok Panribuan dan Tanah Jawa. Di sini, sejumlah petani di juga mengharapkan hal yang sama. Mereka mengaku minim pendampingan dalam pengelolaan lahan dan produksi. Keluhan petani di kawasan Simalungun umumnya adalah kendala dalam memperoleh pupuk dan anjloknya harga.

“Termasuk masalah irigasi yang sampai saat ini belum maksimal. Kita berharap Sihar yang maju mendampingi Djarot Saiful Hidayat memberikan perhatian serius untuk hal ini,” ujar seorang petani, Gibson Manurung.

Petani yang tinggal di Saribu Dolok Silima Kita tersebut mengatakan, dia datang dari desanya mengikuti pertemuan di Kecamatan Dolok Panribuan karena mengetahui Sihar Sitorus mengadakan pertemuan di tempat tersebut. Dia berharap Sihar nantinya serius membenahi pertanian secara menyeluruh, baik pertanian di dataran tinggi maupun pertanian di dataran rendah.

“Contohnya di kecamatan kami yang sudah mulai mengelola kebun jeruk. Namun ada kendala besar, yakni hama buah. Jadi harus ada solusi. Dan itu harus dari pemerintah,” katanya.

Senada dengannya, Bernad Sianturi juga mengeluhkan hal yang sama. Khususnya dalam pengelolaan tanaman ataupun perawatan yang kerap tidak dapat memberikan hasil yang maksimal. Pasalnya saat ini petani terkendala memperoleh pupuk bersubsidi . Selain itu, harga gabah juga relatif tidak stabil sehingga berdampak pada minimnya pendapatan warga.

“Kalau kami ditanya Pak, lebih baik pupuk bersubsidi dihapuskan. Tetapi beras yang kami jual disubsidi. Sehingga harga jual kami stabil,” katanya.

Kamis, 22 Maret 2018

Sungguh Apes Penjambret HP Jatuh Dari Motor Saat Beraksi


Dominoqq Terpercaya 2018 - Rijal Simanungkalit (31), warga Jalan Tangguk Bongkar VI, Medan Denai diamankan petugas Polsek Medan Area usai menjambret hape milik Halimatul Sakidah (20), di Jalan Garuda III, Medan Denai, Kamis (22/3/2018) pagi. Bersama barang bukti satu unit kreta Supra 125 BK 3324 CU Rijal diamankan ke Mapolsek Medan Area.

Informasi yang diperoleh di Mapolsek Medan Area, Kamis (22/3/2018) siang menyebutkan, peristiwa itu terjadi saat korban mengendarai kreta Mio, BK 6998 RAD, sambil memengang HP melintas di Jalan Garuda. Rijal bersama temannya (DPO) mendekat dan memepet korban dengan berboncengan mengendarai kreta Honda Supra 125, BK 3324 CU, langsung merampas hape korban.

Korban kemudian berteriak jambret sambil berusaha mengejar, yang membuat Rijal gugup hingga tak dapat mengendalikan kretanya dan terjatuh.

Warga yang melihat langsung menangkap pelaku. Sementara satu pelaku berhasil melarikan diri. Tak lama petugas Polsek Medan Area datang dan mengamankan pelaku.

“Tersangka bersama barang buktinya sudah kita amanlah dan kasusnya masih dalam pengembangan guna menangkap seorang teman pelaku yang saat ini masih berhasil kabur,” terang Kanit Reskrim Polsek Medan Area, Iptu Rudianto.

Rabu, 21 Maret 2018

Aplikasi GrabNow Akan Segera Di Hapuskan Begini Penjelasannya


Dominoqq Terpercaya 2018 - Unjuk rasa pengemudi Grab Bike yang berlangsung di Kompleks CBD Polonia Medan membongkar beberapa permasalahan, Pada hari Rabu (21/3/2018) kemarin. Selain masalah insentif dan suspend, para pengemudi Grab Bike juga mengungkapkan bahwa GrabNow seharusnya dihapus saja.

Manajemen Grab Bike Kota Medan menyatakan bahwa aspirasi dari pengemudi Grab akan ditampung dan dilaporkan ke Pusat.

"Grab Now akan kita hapus, sesuai aspirasi teman-teman. Memang dalam Grab lNow ini banyak oknum yang bermain, dan kami akan menyalurkan seluruh aspirasi teman-teman sekalian," ujar Yuda perwakilan Manajemen Grab Bike Kota Medan di CBD Medan Polonia.

Mendengar hal tersebut, sejumlah pengemudi Grab Bike pun bersorak dengan mengatakan GrabNow ditiadakan saja.Perlu diketahui bahwa GrabNow adalah sebuah aplikasi yang digunakan untuk pengguna dan tanpa harus memesan dari aplikasi. Aplikasi ini pun menimbulkan polemik. Abdul adalah salah satu pengemudi Grab Bike yang setuju GrabNow sebaiknya dihapus.


"GrabNow itu harus dihapus. Karena banyak oknum di situ bermain. Kita yang kerja betulan, seakan dikucilkan," ujarnya.

Senada dengan Abdul, Irfan pengemudi Grab Bike juga mengatakan bahwa GrabNow sebaiknya dihapuskan saja.

"GrabNow itu merusak pasar. Banyak oknum, kami enggak sejahtera," ujarnya.

Pihak Manajemen pun segera bertindak cepat agar permasalahan ini segera tuntas. Yuda manajemen Grab Bike Kota Medan juga mengungkapkan, akan menyelesaikan masalah tersebut dan bekerja sama dengan manajemen pusat.

"Kita tampung semua aspirasi bapak-bapak. Kami akan laporkan ini ke pusat," ujar Yuda.

Selasa, 20 Maret 2018

Bandar Besar Narkotika Berhasil DI Lumpuhkan Dengan 1 Butir Peluru Dijalan Tritura Medan


Dominoqq Terpercaya 2018 - Dua tersangka bandar (BD) sabu yang sedang menumpangi betor dan hendak bertransaksi dengan seorang temannya yang sedang menunggu di mobil Toyota Fortuner warna silver BM 1377 RE, di Jalan Tritura Medan, tepatnya di depan sekolah Prime One School diringkus tim BNN pusat, setelah 1 orang TSK berhasil kabur, Selasa (20/3/2018) pagi pukul 07:30 wib. Informasi yang didapat di lokasi, saat itu 2 tersangka bandar sabu itu tiba dari Dumai, Riau menaiki Bus dan turun di loket/pool bus di Jalan Sisingamangaraja Medan.

Selanjutnya kedua pria itu menumpangi betor dan menuju menuju ke Jalan Tritura Medan. Tiba di Jalan Tritura, tim BNN yang diduga sudah melakukan pengintaian, menunggu hingga betor berhenti dan 2 penumpangnya turun mendatangi sebuah mobil yang sedang parkir di pinggir jalan. Selanjutnya, petugas yang melihat tersangka turun dari betor dan menuju mobil Toyota Fortuner, langsung melakukan penggerebekan sambil melakukan 2 tembakan peringatan ke udara.

Namun, ketiga tersangka melakukan perlawanan dan berusaha kabur dengan berpencar ke 3 arah. Satu orang masuk ke Gang Famili yang tak jauh dari lokasi, satu lagi lari ke arah Jalan Titi Kuning, sementara Amri Harahap (34) warga Jalan Cimpedak, Gang Sawit, Desa Rimba Sekampung, Dumai kota, Provinsi Riau lari menuju berbalik arah dengan membawa satu tas berisi sabu.

Petugas yang melihat ke-3 tersangka melarikan diri langsung melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan satu orang, sementara Amri yang dikejar Tim BNN lari ke arah sekolah Prime One School tak jauh dari lokasi penggerebekan.

Amri akhirnya dilumpuhkan setelah satu butir peluru menembus punggungnya. Petugas selanjutnya mengamankan pelaku berserta barang bukti 1 tas ransel berisikan sabu. Satu teman Amri berhasil kabur.

Seorang saksi mata, Arifin Simarmata (60) mengatakan, awalnya mereka dikagetkan suara tembakan.

“Kami kaget ketika mendengar suara tembakan dan aku lihat polisi berpakaian preman mengejar para pelaku yang berpencar. Yang lebih jelas aku nampak pelaku yang ditembak Polisi kena di bagian punggung. Tapi, dia masih saja lari dan sampai depan sekolah, akhirnya ditangkap,” jelasnya.

Hal serupa diungkap saksi lainnya, Alil (38), warga Komplek Pemda Kecamatan Medan Sunggal, yang bekerja sebagai supir pribadi mengantar anak sekolah.

Menurut Alil, setelah ditembak, pelaku masih sempat lari. Diduga karena kesakitan, pelaku akhirnya jatuh terkapar di bawah pohon, tetap di depan sekolah Prime One School dan sempat membuang satu handphone merk Nokia ukuran kecil ke lembah di samping jalan.

“Tak lama pelaku yang ditembak, dia diangkat ke mobil patroli milik polisi dan diletakkan dibelakang mobil. Kalo nggak salah dia dibawa ke rumah sakit Bhayangkara bang. Sedangkan temannya, dibawa naik mobil Toyota Avanza warna hitam,” bebernya.

Sementara itu Satpam sekolah, P Berutu mengatakan, pelaku berhasil ditangkap polisi dan terbaring di bawah pohon yang berada depan pos Satpam sekolah.

“Aku nggak ngerti ceritanya bang. Soalnya aku lagi ngatur jalan dan menyeberangkan anak sekolah. Tapi kalo pelaku, memang ditembak dan bukan orang sekitar sini,” ujarnya.

Kapolsek Patumbak Kompol Yasir Ahmadi SH SIK melalui Kanit Reskrim Iptu Ainul Yaqin SIK, membenarkan kejadian tersebut dan tersangka yang ditembak dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan.

Senin, 19 Maret 2018

Ratusan Driver Crab Bike Melakukan Aksi Unjuk Rasa Di Kantor Mereka Yang Terletak Di CBD Polonia


Dominoqq Terpercaya 2018 - Ratusan driver Grab Bike gruduk kantor perusahaan tersebut di Jalan Suka Damai, Kecamatan Medan Polonia tepatnya di Komplek CBD Polonia, Senin (19/3/2018) jam 14.00 wib. Kedatangan abang-abang pengemudi ojek online ini guna mempertanyakan kenapa bonus insentif dan promo mereka tidak masuk-masuk selama hampir sebulan.

“Kami kerja banting tulang, tapi bonus gak masuk-masuk, cemana ini?” Ucap ratusan driver itu di kantor mereka.

Atas desakan pertanyaan tersebut, salah satu pegawai di Kantor Grab pun akhirnya keluar. Beberapa pegawai di Kantor Grab mengatakan tepat pukul 00.00 wib, Selasa (20/3/2018) nanti, pihak mereka akan melunasi semua insentif dan bonus promo para driver Grab Bike di Kota Medan.

“Kami hanya menunggu saja. Dan berjanji akan kembali beraksi apabila janji tersebut tidak ditepati,” ucap beberap driver Grab yang tidak mau identitasnya dipublikasikan.

Terpisah, pihak kepolisian dari Mapolsek Medan Baru yang mengamankan jalannya aksi mengatakan hanya melakukan pengamanan saja.

“Situasi berjalan dengan aman, dan lancar. Kita hanya mengamanjan saja saat demo itu,” jelas Kapolsek Kompol Victor Ziliwu.

Sabtu, 17 Maret 2018

Ikan Sarden Bercacing Pita Saat ini Di Periksa Oleh BBPOM Ini Pejelasannya


Dominoqq Terpercaya 2018 - Baru-baru ini masyarakat dan juga jagat dunia maya dihebohkan dengan munculnya berita yang mengatakan bahwa ikan sarden kalengan ditemukan mengandung cacing pita di dalamnya.

Berita ikan sarden bercacing itupun langsung menjadi Viral hingga menjadi pembicaraan banyak orang dan masyarakat.

Kepala BBPOM Medan, Yulius Sacramento Tarigan mengatakan bahwa kasus ikan sarden dalam kaleng yang berisi cacing menjadi salah satu pointer pengecekan dan juga pengujian oleh pihak BBPOM.

"Kasus ikan dalam kaleng yg berisi cacing juga jadi salah satu pointer pengecekan atau pengujian kita," ujarnya.

Namun Yulius Sacramento juga menambahkan bahwa memang sampai saat ini belum ada ditemukan ada kasus ikan sarden merek tertentu yang terdapat cacing di dalamnya.

"Dari hasil pengecekan kita di Sumatera Utara, sampai dengan saat ini memang belum ada ditemukan kasus tersebut," pungkasnya.

Untuk diketahui, berita yang sempat viral terkait ikan sarden kaleng bercacing tersebut berawal dari keluhan salah seorang warga bernama Lili yang menemukan adanya cacing pita di dalam ikan sarden kalengan.

Lili merupakan warga yang bermukim di wilayah Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau.