Minggu, 22 Mei 2016

Ternyata Biaya Pengurusan Sertifikat Tanah Hanya Segini.. Begini Langkah-Langkahnya


Bwinqq Bandar Aduq Terpercaya dan Terbesar-Teguran tersebut berawal dari keluhan seorang petani di Brebes, Jawa Tengah. Petani itu mengaku harus membayar Rp 1 juta untuk mengurus sertifikat tanah. Padahal menurut Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), biaya seharusnya hanya Rp 50 ribu.

Mahalnya biaya pengurusan sertifikat ini tentu mempersulit masyarakat kecil untuk mengambil kredit atau pinjaman ke bank. Belum lagi keperluan lain yang membutuhkan sertifikat tanah. Masalah klasik yang hingga kini masih jadi polemik.

"BPN saya beri peringatan urusan sertifikat. Saya nggak mau lagi dengar terlalu lama. Ruwet. Nanti akan saya cek langsung. Dari saya lahir sampai sekarang urus sertifikat lama," tegas Jokowi di hadapan sejumlah menteri yang hadir dalam peluncuran  program Sinergi Aksi untuk Ekonomi Rakyat di Brebes, Jawa tengah.

Jokowi mengancam akan mencopot jabatan sang menteri bila masalah ini belum juga terselesaikan. Menanggapi hal ini, Ferry pun memberikan klarifikasi. Menurutnya kementerian saat ini sudah tak lagi memungut biaya mengurus sertifikat alias nol rupiah.

Bila ada masyarakat yang membayar hingga jutaan rupiah, kemungkinan besar mereka mengurus lewat tangan-tangan lain. Ada orang atau oknum tak bertanggung jawab yang melakukan pemungutan liar.

Untuk menghindari hal ini, Ferry memberikan saran untuk masyarakat yang akan atau hendak mengurus sertifikat. Berikut paparannya:


Masyarakat yang ingin mengurus segala sesuatu terkait sertifikat tanah, dihimbau untuk datang langsung ke kantor BPN terdekat. Jangan menggunakan jasa perantara dan sebagainya, yang biasanya melakukan pungutan liar. Terlebih proses pengurusan sertifikat kini sudah dipermudah dan terus diperbaiki untuk kepentingan umum.

Makanya, saya harapkan betul kalau mau cepat dan tidak kena biaya urus langsung dan datang ke kantor BPN. Karena sudah ada komitmen dengan bank BUMN dalam rangka pengurusan sertifikasi itu tidak kena biaya," terangnya.

Bila ada biaya layanan, itu semua sudah diatur dalam Peraturan Pemerintah no. 128/2015 tentang Jenis Penerimaan Negara bukan Pajak yang berlaku di BPN. Dengan kata lain, bila ada biaya tambahan di luar ketentuan, berarti termasuk kategori pungutan liar dan masyarakat diminta untuk tidak menanggapi.


Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNPB) yang berlaku pada Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional adalah penerimaan yang berasal dari:

a. Pelayanan Survei, Pengukuran, dan Pemetaan;

b. Pelayanan Pemeriksaan Tanah;

c. Pelayanan Konsolidasi Tanah Secara Swadaya;

d. Pelayanan Pertimbangan Teknis Pertanahan;

e. Pelayanan Pendaftaran Tanah;

f. Pelayanan Informasi Pertanahan;

g. Pelayanan Lisensi;

h. Pelayanan Pendidikan;

i. Pelayanan Penetapan Tanah Objek Penguasaan Benda-benda Tetap Milik Perseorangan Warga Negara Belanda (P3MB)/ Peraturan Presidium Kabinet Dwikora Nomor 5/Prk/1965;

j. Pelayanan di Bidang Pertanahan yang Berasal dari Kerja Sama dengan Pihak Lain atau Instansi Pemerintah dan Pemerintah Daerah; dan

k. Pelayanan Pendaftaran Pemberian Hak Bekas Tanah Terlantar.



Tarif Pelayanan Pengukuran dan Pemetaan Batas Bidang Tanah dihitung berdasarkan rumus:

Luas tanah 0-10 hektare = (L/500 x HSBKu) + Rp 100 ribu

Luas tanah 10-1000 hektare = (L/4000 x HSBKu) + Rp 14 juta

Luas tanah di atas 1000 hektare = (L/10.000 x HSBKu) + Rp 134 juta

Tarif Pelayanan Pemeriksaan Tanah dihitung berdasarkan rumus:

Unit skala kecil (L/500 x HSBKpa) + Rp 350 ribu.

Unit skala besar (L/100.000 x HSBKpb) + Rp 5 juta

Tarif Pelayanan Pendaftaran Tanah biayanya sebesar:

Pendaftaran pertama kali sebesar Rp 50 ribu

Pendaftaran pembaharuan rumusnya 2% dari nilai tanah ditambah Rp 100 ribu

Keterangan:

- Harga Satuan Biaya Khusus Pengukuran (HSBKu) ditetapkan oleh Menteri Keuangan. Nilai harganya berbeda-beda tiap provinsi, termasuk jenis tanah pertanian atau non pertanian.

- Harga satuan Biaya Khusus Panitia Penilai A (HSBKpa)

- Harga Satuan Biaya Khusus Panitia Penilai B (HSBKpb)


Sebelumnya, Menteri ATR telah menegaskan bahwa biaya mengurus tanah itu gratis. Namun, dalam aturan PP No no. 128/2015 justru dijabarkan besaran biayanya. Bila ini yang Anda bingungkan, simak penjelasan singkat berikut ini.

Dalam PP tersebut memang dijabarkan detail mengenai pembiayaan PNPB untuk mengurus sertifikat. Dalam rinciannya, ada beberapa poin yang menjelaskan bahwa pengurusan tanah tidak dipungut biaya atau Rp 0 untuk pihak-pihak tertentu. Antara lain:

a. Masyarakat tidak mampu;

b. Masyarakat yang termasuk dalam Program Pemerintah Bidang Perumahan Sederhana;

c. Badan hukum yang bergerak di bidang keagamaan dan sosial yang penggunaan tanahnya untuk peribadatan, pesantren, panti asuhan, panti jompo, cagar budaya, situs/tempat ziarah;

d. Veteran, Pensiunan PNS, Purnawirawan TNI, Purnawirawan POLRI dan Suami/Istri/Janda/Duda Veteran/Pensiunan PNS/Purnawirawan TNI/Purnawirawan POLRI;

e. Instansi Pemerintah dan Pemerintah Daerah, untuk melaksanakan tugas dan fungsinya dan tidak bersifat profit;

f. Wakif; atau

g. Masyarakat Hukum Adat.

Pakai Baju Palu Arit, Warga Binjai Dijemput Kodim 0203 Langkat


Bwinqq Bandar Dominoqq Terpercaya-Kodim 0203 Langkat mengamankan Portopuan alias Topu Aritonang (44) warga Jalan Ir H Juanda, Kelurahan Sei Mencirim, Binjai Timur. Ayah satu anak tersebut diamankan karena kedapatan memakai baju berlambang palu arit.

Pantauan di lapangan, Topu dijemput oleh tiga orang anggota Kodim 0203 Langkat. Berdasarkan keterangan Anggota Kodim Serma Irwan Subu, saat ia melintas di SMPN 2 Binjai berpapasan dengan Topu yang saat itu menggunakan baju berwarna merah berlambang palu arit

Saat itu juga Topu langsung diikuti sampai ke rumahnya. Setelah berbincang dan Topu menunjukkan sikap kooperatif, akhirnya ia dibawa ke Unit Intel Kodim 0203/LKT.
Sebelum di amankan ke kodim, Aritonang sempat mengakui tidak tahu baju yang di pakainya tersebut berhubungan dengan PKI.

Ngak tahu aku baju ini dilarang, kalau tahu ngak mungkin kupakai," ucapnya.
Ia mengakui mendapat baju itu dari kakaknya yang tinggal di Rusia pada tahun 2009 lalu. Tidak hanya kali ini Aritonang menggunakannya.

Menurut ingatannya, Aritonang sudah 3 kali mengenakan baju berlambang PKI tersebut.
Usai mendata dan meminta keterangannya, Aritonang kemudian dibawa dan diserahkan ke Polres Binjai.

Kami sudah minta keterangan dan diserahkan ke Unit Intelkam Polres Binjai," kata Dan Unit Intel Kodim 0203/LKT Lettu Inf Gandi Novi Hartanto.

Sabtu, 21 Mei 2016

ANDY LAU: Kisah Hidupnya Hingga Mengenal AJaran Buddha & Bervegetarian


Bwinqq Bandar Poker Andy Lau dikenal sebagai penyanyi dan aktor film Asia asal China. Debut aktingnya sejak 1980-an, saat berperan dalam film serial TV yang disiarkan stasiun TVB, HUNTING (1982). Menyusul kemudian di tahun yang sama, ia membintangi BOAT PEOPLE.

Pada 1983, Andy juga terkenal dengan perannya sebagai Yang Guo (Yoko) dalam serial THE RETURN OF THE CONDOR HEROES. Lewat film itu juga akhirnya ia dipercaya membintangi film produksi Shaw Brothers, ON THE WRONG TRACK.

Andy dalam sejarahnya telah membintangi ratusan film yang diedarkan ke Asia. Peran besarnya juga ditunjukkan saat membintangi KING OF GAMBLERS. Menyusul kemudian film A FIGHTER’S BLUE (2000) dan RUNNING OUT OF TIME (2000).

Sebelum Andy lahir, orang tuanya telah memiliki 4 orang putri.  Sebagai orang Cina, tentulah kehadiran Andy sangat diharapkan sebagai penerus nama keluarga. Dengan kondisi demikian, banyak yang mengira pastilah Andy sangat dimanja. Ternyata dugaan tersebut salah. Andy yang juga memiliki adik laki-laki ini harus memikul air ke rumahnya 8 kali sehari sebab rumahnya tak dilengkapi dengan saluran pipa air. Jika rumah orang kaya, jangankan pipa air, mungkin air terjun saja mudah dibuat!


Semasa kecil, Andy sempat bercita-cita menjadi petani sebab ia lahir di kawasan pertanian. Dalam percintaan, Andy pernah menjalin kasih dengan Yu Ge Shin, seorang artis Taiwan. Bahkan mereka sempat menikah diam-diam selama beberapa bulan sebelum akhirnya bercerai. Kabarnya Andy sangat menangisi kegagalan hubungan ini. Selama masa renggang, Andy kemudian dikenalkan oleh Carol Zhu, seorang finalis Miss Malaysia. Mereka menjalin hubungan tertutup dari publik selama 24 tahun dan akhirnya resmi menikah pada tahun 2008 di Las Vegas. Pada tahun 2012, keduanya sudah dikaruniai seorang putri bernama Hannah.

Ulang tahun pertama Hannah dirayakan di hotel Peninsula, Hong Kong dan sangat tertutup terutama terhadap media. Ada beberapa rekan artis yang turut diundang, antara lain Michael Miu, Felix Wong dan Sammy Cheng. Namun mereka kompak menutup mulut rapat-rapat saat ditanya oleh wartawan yang telah berjam-jam menunggu di luar hotel.

Sementara karirnya di dunia musik, diawali pada 1985, saat mendapat kontrak menyanyi musik daerah Hongkong. Ia tergolong sukses, sejajar dengan Jacky Cheung, Aaron Kwok, dan Leon Lai. Sehingga mereka juga disebut sebagai The Canton pop Four Heavenly Kings.

Berikut ini Pandangan Andy Lau tentang Vegetarian dan Perkenalannya Dengan Ajaran Buddha, seperti diterjemahkan dari sebuah surat kabar di China.


Dalam wawancara dengan wartawan, ketika mengisi acara imlek 2015 di CCTV, Andy Lau mengakui bahwa dia , istri dan anak nya sudah bervegetarian.

Korban Tewas Gunung Sinabung Sedang Bertani saat Erupsi


Bwinqq Bandar Dominoqq Terbesar- Awan panas yang keluar dari Gunung Sinabung di Sumatera Utara memakan korban. Tiga orang tewas dan empat lainnya kritis.

Hasil penyelidikan sementara polisi menyebutkan, ketiga korban tewas terkena erupsi Gunung Sinabung saat mereka tengah bertani.

Kabid Humas Polda Sumatera Utara AKBP Rina Sari Ginting mengatakan, para korban tengah bertani pada jarak 5 kilometer dari kaki Gunung Sinabung. Daerah tersebut dinyatakan masuk zona merah atau kawasan larangan keras dan bahaya.

Saat erupsi, mereka berada di Desa Gamber dan sedang bertani. Kawasan itu masuk zona merah," kata Rina, Sabtu (21/5/2016).

Rina mengungkapkan, tiga korban tewas dalam peristiwa tersebut masing-masing bernama Karma Meliala (60 tahun), Irwansyah Sembiring (60 tahun) dan Nanin boru Sitempu (50 tahun).

Ketiganya merupakan warga Gamber Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Karo," ucapnya.

Untuk empat korban kritis, lanjut Rina, yakni Ibrahim Sembiring (51 tahun), Cahaya Sembiring (57 Tahun), Cahaya Boru Tarigan (45 tahun) dan Ersada Ginting (55 tahun).

Untuk Meninggal dunia saat ini masih berada di RSU Kabanjahe, sedangkan empat korban kritis dirujuk ke RS Adam Malik," sebutnya.

Terkait peristiwa ini, pihak Polda Sumut bersama Polres Karo melakukan kordinasi dengan Badan penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut, BPBD Karo, Tim SAR dan TNI melakukan tanggap bencana.

Tim melakukan evakuasi seluruh korban Gunung Sinabung dan mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati zona merah yang sudah ditentukan.

Jumat, 20 Mei 2016

Razia 3 Tempat Hiburan Malam di Blok M Jaksel, Polisi Temukan 8 Butir Ekstasi


Razia 3 Tempat Hiburan Malam di Blok M Jaksel, Polisi Temukan 8 Butir Ekstasi

Bwinqq Bandar Poker Online Terpercaya-Satuan Reserse Narkoba Polres Jakarta Selatan merazia tiga tempat hiburan malam di kawasan Blok M. 6 orang terkait narkoba diamankan dalam razia ini.

Pantauan detikcom, Sabtu (21/5/2016) sekitar pukul 00.00 razia ini dipimpin oleh Kasat Narkoba Polres Jaksel AKBP Vivick Tanjung dengan melibatkan 55 personelnya. 

Lokasi yang dituju adalah kawasan Melawai, Blok M. Tim masuk ke tempat hiburan pertama yang kebanyakan pengunjungnya merupakan warga negara asing. 

"Kita akan menggeledah barang bawaan anda dan badan anda. Saya harap disini enggak ada (narkoba), kalau ada berarti di sini sarang peredaran narkoba," kata Vivick melalui pengeras suara.

Penggeledahan dilakukan, tidak ada narkoba yang ditemukan. Namun begitu, 13 botol minuman keras disita karena memalsukan bea cukai.

Sekitar 17 menit di lokasi itu, petugas berpindah ke tempat hiburan lain di kawasan tersebut. Namun tidak ada pengunjung, diduga telah kabur karena mengetahui keberadaan petugas.


Petugas kemudian menuju lokasi selanjutnya. Pengunjung yang tengah menikmati musik maupun di ruangan karaoke diperiksa. Ada enam orang yang diamankan. 

Satu orang di antaranya, AM, merupakan karyawan tempat hiburan tersebut, polisi menemukan 8 butir ekstasi. Lima orang lainnya diamankan karena sedang dalam pengaruh ekstasi.

"Yang 5 orang ini katanya beli dari AM, tapi AM mengaku tidak menjual, kita dalami," ujar Vivick.


Tempat hiburan terakhir yang diperiksa berada di wilayah Melawai, Jakarta Selatan. Dari para pengunjung yang digeledah, polisi tidak ada menemukan narkoba di lokasi itu.

Misteri Boneka yang Selalu Kembali Jika Dibuang


Bwinqq bandar Dominoqq Online Terbesar-Mendengar kata boneka hantu, pasti kita teringat akan sebuah film Chucky, Anabelle, atau Robert, yang memang mempunyai sejarah yang cukup menyeramkan. Tetapi bukan mereka saja, boneka yang memiliki kisah seram. Ada juga boneka bernama Sadi, pertama kali dimiliki seorang wanita bernama Welch. Dan setelah ia dewasa, mencoba membuang boneka tersebut.

Di sinilah keanehan di mulai, di mana boneka tersebut selalu kembali ke rumah. Seperti yang dikutip dari http://christieng99.blogspot.com/, Selama 40 tahun, keluarga Welch yang tinggal di Queensland mencoba membuang boneka tersebut. Namun entah kenapa, boneka tersebut selalu kembali lagi ke rumah, entah itu berada di pekarangan, rumah, bahkan lemari, dan yang terakhir ia membuangnya dan berada kembali di lemarinya. Mungkin ini sangat mirip dengan kisah film horor boneka Chucky, yang selalu kembali ke pemiliknya, dan mencoba membunuhnya. Tetapi berbeda, di mana boneka Sadi hanya kembali ke rumah tanpa adanya gerakan.


Sadi sendiri dibeli oleh ibu Welch sebagai hadiah ulang tahun, di sebuah toko mainan di Biloela, di pusat kota Queensland 40 tahun yang lalu. Dan kini, Sadi sudah nyaman berada di ruang tengah, di mana ia ditempatkan di sebuah kursi. Boneka yang tampak seperti boneka biasa tersebut memang tidak begitu menakutkan, namun kejadian aneh yang selalu terjadi membuatnya seperti dirasuki mahluk halus. Bahkan anjing yang dimiliki keluarga Welch, selalu menyalak, kala mendekati boneka tersebut. Namun begitu, keluarga tersebut tidak percaya terhadap hantu, mungkin saja kembalinya boneka tersebut ke rumah karena kebetulan saja.

Kamis, 19 Mei 2016

Pengakuan miris para LGBT yang mendapat kekerasan seksual


Bwinqq bandar Dominoqq Online Terbesar-Akhir-akhir ini, semua mata tertuju pada berbagai kasus kekerasan seksual yang hingga menyebabkan korban meninggal dunia. Siapapun bisa menjadi pelaku dan korban kasus kekerasan seksual. Kebanyakan, korban kekerasan seksual merupakan perempuan dan anak-anak. 

Berbicara kekerasan seksual yang kerap dialami kaum perempuan dan anak-anak, rupanya, kaum Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT) juga kerap menjadi korban kekerasan seksual. Seperti yang dialami Mona, seorang transgender berusia 34 tahun ini. Mona kerap kali menjadi korban kekerasan seksual pria dewasa hingga remaja.

"Kekerasan seksual yang paling mendalam, yang pernah saya rasakan itu, saat saya disuruh oral seks sambil ditodongkan pistol di kepala saya," kata Mona saat berbincang dengan merdeka.com di Jakarta, Rabu (18/5).

Kejadian tersebut terjadi di sebuah lahan kosong di daerah Cijantung. Awalnya, pemilik nama lengkap Hamonangan Nasution ini mengaku diajak berkencan oleh seorang pria yang diketahui salah satu aparat penegak hukum. Saat itu, Mona diajak berkencan oleh pria yang tak disebutkan namanya itu ke suatu tempat menggunakan sepeda motor. Mona menggambarkan, pria tersebut masih menggunakan celana dinas lengkap dengan sepatu PDL. Hanya saja, pakaian atasnya diganti dengan kaos yang ditutupi jaket.

"Saat itu saya lagi mejeng dan kemudian diajak jalan sama dia dan dibawa sama dia yang pakai motor besar. Terus saya jalan ke suatu tempat buat mojok, tiba-tiba dia keluarkan pistol begitu saja. Saat itu saya disuruh oral seks dengan posisi pistol tepat di kepala saya," cerita Mona.

Saat pistol dikeluarkan, Mona terkejut dan panik. Pikirannya pun sudah melayang ke mana saja. Dia takut pria yang mengajaknya kencan itu tak sengaja melepas pelatuk pistol yang dipegangnya.

"Saat itu benar-benar kaget dan harapan saya tidak banyak saat itu. Saya hanya berharap pelatuknya saat itu tidak ditarik. Mungkin dia tidak akan melakukan itu, tapi kan khawatir khilaf terus ada yang bantuin. Saya khawatirnya seperti itu. Ya sudah saya lakukan saja apa yang menjadi tugasku dan semoga cepat berakhir," kenang Mona.

Pengalaman pahit Mona tak berhenti di situ. Aktivis Gaya Warna Lentera Indonesia (GWL INA) juga kerap harus memenuhi hasrat seksual yang disertai ancaman bahkan mengalami kekerasan seksual. Sebilah pisau pernah nyaris membunuhnya saat dirinya dipaksa melayani hasrat seksual.

"Kalau orang umum kadang, ketika mereka mengeluarkan pisau dan meletakkan di leher saya, kemudian saya dipaksa melayani dia dan memenuhi hasrat seksualnya. Ancaman-ancaman seperti itulah yang sering saya alami," kata Mona yang ditemui di kantor Komnas Perempuan.

Mona juga mengungkapkan, selain diancam menggunakan sebilah pisau, dirinya juga pernah dipukul menggunakan balok besi saat diminta memenuhi hasrat seksual seorang pria. Darah segar pun mengucur di kepala Mona setelah dipukul benda yang menyerupai pipa itu. Tak hanya itu, dirinya juga pernah digilir oleh 8 orang dewasa dalam satu waktu di sekitaran terminal Kampung Rambutan.

"Kadang kesepakatannya sama satu orang. Terus kita jalan sama dia, tiba-tiba di lokasi ada 10 orang atau 8 orang dan saya digilir. Meskipun itu tidak dilakukan dengan kekerasan, tapi ketika itu tidak dilakukan sesuai kesepakatan dan kita merasa terpaksa melakukannya, itu masuknya ke kekerasan seksual," cerita Mona.

Bukan tak ingin Mona melaporkan serangkaian kekerasan yang menimpa dirinya sepanjang tahun 2010-2012 kepada pihak kepolisian. Pengalamannya yang membantu melaporkan kasus kekerasan yang menimpa temannya membuatnya enggan untuk melaporkan kejadian tersebut.

"Suatu malam saya pernah jalan sama teman namanya Melati. Tiba-tiba kami dicegat sama sekelompok anak muda. Kemudian Melati ini langsung dihajar, ditendang, dipukul, diseret, diinjak terus dilempar pakai pot bunga pokoknya benar-benar dihajar kaya maling," cerita Mona.

"Terus saya jejeritan. Ini ada apa ? Terus dia bilang, kamu diam saja jangan ikut campur ! Aku diancam. Akhirnya aku masuk ke pagar menonton temanku diperlakukan seperti itu, nyesek yah, aduh Ya Allah apa yang bisa aku lakukan. Aku minta tolong enggak ada yang keluar karena memang itu posisinya sudah tengah malam," sambung Mona.

Usai kejadian itu, Mona mengantar Melati membuat laporan kepada pihak berwajib. Saat itu, mereka melaporkan kejadian penyerangan tersebut ke kantor Polsek terdekat. Sesampainya di sana, laporan Mona dan Melati ditolak lantaran lokasi kejadian penyerangan yang dilakukan para remaja itu bukan di wilayah hukum Polsek tersebut.

"Setelah membuat laporan petugas itu bilang seharusnya melapor ke Polsek Cakung, karena tempat kejadian wilayahnya. Itu pun sudah termasuk melelahkan yah, ketika kita membutuhkan pertolongan dan dalam keadaan terdesak, kita malah ditolak dengan alasan itu bukan wilayahnya," ungkap Mona.

Karena ingin mengetahui pelaku dan mendapatkan keadilan, keduanya pun melaporkan kasus tersebut ke Polsek Cakung seperti yang diarahkan kantor polisi sebelumnya. Di Polsek Cakung, dirinya kembali membuat laporan. Setelah membuat laporan, polisi yang bertugas berjanji akan mencari tahu para pelaku dan segera mengabari keduanya. Namun, yang terjadi, pelaporan tersebut seperti diabaikan dan tidak diproses.

"Setiap di follow up selalu ada alasannya. Mulai dari nanti dikabari hingga dijawab petugas yang menangani laporan sedang tidak bertugas. Akhirnya si teman aku ini akhirnya capek, enggak mungkinlah polisi itu bantu kita kalau enggak kasih duit," ungkap Mona.

Kekerasan seksual terhadap kelompok LGBT tidak hanya dialami oleh Mona. Aktivis LGBT yang tergabung dalam komunitas Suara Kita, Teguh Iman juga mengungkapkan kasus pemaksaan perubahan gender yang dialami oleh seorang gay yang tidak ingin disebutkan namanya. Kejadian yang terjadi pada tahun 2012 itu menimpa rekannya yang juga tergabung dalam komunitas Suara Kita.

Seorang gay itu pernah bercerita tentang pengalaman pahitnya. Kepada Teguh, pria itu menceritakan pengalamannya yang dipaksa untuk sembuh dari penyimpangan seksual yang dialaminya.

"Dia itu mengaku ditelanjangi sama yang kita sebut itu ahli agama. Ditelanjangi, dibacakan mantra. Setelah itu dia dibawa ke tempat lokalisasi prostitusi. Di sana dia disuruh minum alkohol dan dipaksa berhubungan seks dengan pekerja seks di sana," cerita Teguh yang ditemui merdeka.com di Komnas Perempuan, Jakarta (18/5).

Namun, upaya tersebut nyatanya tidak membuahkan hasil. Temannya itu tetap menjadi seorang gay yang memiliki trauma yang cukup mendalam. Teguh menyebutkan, peristiwa yang menimpa rekannya itu masuk dalam bentuk kekerasan seksual. Sayangnya, yang bersangkutan kata Teguh tidak ingin memperpanjang masalah hingga akhirnya memilih untuk diam dan hanya bercerita pada orang-orang yang bisa dipercaya.

"Itukan bentuk kekerasan seksual juga. Cara yang dilakukan itu tidak berhasil membuat dia sembuh dari gay-nya tersebut. Tapi di balik jiwanya pasti ada rasa trauma yang mendalam. Dan dia enggak berani cerita lebih jauh ataupun mendokumentasikan. Jadi dia Cuma berani cerita dengan kami saja," tutur Teguh.

Kemudian para tahun 2016, teguh melanjutkan, ada seorang lesbian yang diperkosa agar bisa sembuh. Orangtuanya menyebutkan, lebih baik anaknya diperkosa dari pada jadi lesbian. Kemudian anaknya kabur dari rumah.

"Jadi memang masalahnya orang bisa sangat simpati pada perempuan dan anak-anak apalagi kalau menjadi korban dari kekerasan seksual. Tapi kalau kejadian tersebut menimpa kaum LGBT, yang udah jadi stigma negative itu ceritanya jadi lain," ungkap Teguh.

Seperti kasus yang menimpa remaja YY di Bengkulu. Menteri Sosial Khofifah langsung datang ke Bengkulu untuk berziarah ke makam YY.

"Kemarin Menteri Sosial, Khofifah datang ke makam YY sambil nangis-nangis, apakah menteri sosial juga akan melakukan hal yang sama kalau LGBT yang diperlakukan seperti itu," ucap Teguh.

Teguh menilai saat ini terjadi ketidakadilan yang menimpa kaum LGBT. Padahal kekerasan seksual merupakan suatu kejahatan besar yang bisa dilakukan oleh siapa saja dengan korban yang juga siapa saja, tanpa pandang bulu. Karenanya dia mengungkapkan pelakunya baik itu homoseksual maupun heteroseksual harus mendapatkan hukuman berat.

"Kekerasan seksual adalah kejahatan besar yang harus dihukum seberat-beratnya. Mau itu dilakukan oleh homoseksual, heteroseksual, lesbian, waria itu harus dihukum. Tetapi hukuman berat itu harus tetap menghormati hak asasi manusia.