Rabu, 09 Mei 2018

Akibat Tinggalkan Barang Berharga Di motor Tas Guru Ini Lenyap


Dominoqq Terpercaya 2018 - Ratna Simamora, seorang guru SD Taruna, Jalan Bakti Kota Medan, kehilangan tas, saat tergantung di sepeda motornya yang sedang parkir depan gerbang sekolah, Rabu (9/5/2018). Dalam keterangannya, dengan wajah yang pucat, wanita yang berprofesi sebagai guru tersebut melapor ke petugas Polsek Medan Area, untuk mendapat pertolongan, agar tasnya tersebut bisa ditemukan.

"Aduh tolong lah pak, supaya bisa ditemukan. Soalnya, telepon seluler, STNK, serta surat-surat penting lainnya ada di situ. Ribet ngurusnya nanti," ucapnya kepada Kompol Jesmy Girsang, Kapolsek Medan Area.

Ratna serta anaknya bernama Jeny Siburian, merasa khawatir kalau tanah tersebut tidak bisa ditemukan.

"Gimanala itu nanti, berkas-berkas penting di situ semua. Aku pun enggak tahu lagi lah ini," ucapnya lagi.

Dalam kronologisnya, ia menceritakan bahwa tasnya tersebut hilang, karena anaknya bernama Jeny meletakkan tas tersebut di tempat gantungan sepeda motor itu.

"Tadi pukul 15.00, aku kan mau ke sekolah itu, hanya 15 menit ajanya ku. Ku bilang lah sama anak ku ini, 'sini kau ya, jaga tasnya,' eh tiba anak ku ini ngikut sama ku masuk ke sekolah ditinggalkannya tas itu," katanya lagi.

Merasa sangat khawatir, Kapolsek Medan Area, Kompol Jesmy Girsang mengatakan bahwa tas tersebut akan dicari, tetapi sudah susah untuk ditemukan.

"Kejadiannya kan pukul 15.00 tadi, udah susah lah itu. Tapi kami akan cari," ucap perwira kepolisian berpangkat Kompol itu.

Ibu yang bertempat tinggal di Jalan Pasar Merah, Kota Medan itu, akhirnya melaporkan kejadian yang dialaminya ke petugas SPKT Polsek Medan Area.

"Semoga lah ketemu, pelakunya belum jauh itu," pungkasnya.

Selasa, 08 Mei 2018

Iwan Kincit Tega Bakar Pacarnya Hidup-Hidup Hanya Karena Hal Ini


Dominoqq Tepercaya 2018 - Inilah sosok Iwan Kincit yang tega menyiramkan bensin lalu membakar kekasihnya Dellisa Ayu Latifa (16) hingga mengalami luka bakar serius. Gadis cantik tersebut kini harus terbaring lemah di RSUD Pirngadi Medan. Kulitnya melepuh akibat luka bakar yang mencapai 65 persen.

Dellisa tidak bisa mempercayai kalau hubungan asmaranya dengan Iwan membuat dirinya kini harus menderita dibakar hidup-hidup.Keberadaan Iwan saat ini tidak diketahui. Menurut keterangan keluarga usai peristiwa nahas tersebut, Iwan langsung kabur meninggalkan Dellisa yang berjuang antara hidup dan mati.

Dellisa terpaksa dilarikan ke RS Mitra Medika pada Senin malam sekitar jam 22.00 WIB.  Kini Dellisa harus menjalani perawatan lebih lanjut di RSUD Pirngadi Medan untuk memulihkan lukanya.

Kejadian itu bermula saat korban mengaku mau menghilangkan galau, karena berantem sama pacarnya Iwan Kincit. Saat Dellisa pergi berkunjung kerumah temannya bernama Mulia Anggraini 16 di Jalan RPH, Mangaan 1, Lingkungan 11 Gang Sukamaju Mabar.

"Pelaku ada dua orang Iwan Kincit dan Putra Tomblek (20) orang kepercayaan si Iwan. Iwan itu cemburu sama Dellisa karena korban diduga selingkuh," kata Anggraoni di RSUD Pirngadi Medan, Selasa (8/5/2018).

"Mereka sempat cekcok lewat telepon Terus Iwan ngajak ketemu. Tapi korban nolak dan nggak mau. Nggak lama disuruhnya Putra datang kerumahku untuk jemput Dellisa. Sempat dipaksa dan ditarik-tarik tapi korban nggak mau," tambahnya.

Lebih lanjut, Anggraini menjelaskan tidak lama berselang Kincit datang sendirian bawa jirigen berisi bensin diwadah botol aqua 1,5 liter dan korek memaksa Dellisa keluar mau membakarnya hidup-hidup.

Karena takut, Dellisa tidak berani keluar dan pelaku Kincit langsung masuk saja kerumah Anggraini dan menyiramkan satu botol minyak berisi bensin yang sudah dipersiapkan sebelumnya.

"Dellisa lari keluar ngejar pelaku sambil bilang tolong-tolong kepanasan. Kami langsung sibuk menolong korban, dengan menyiramkan air, kain basah dan pasir. Terus sekitar 20 menitlah baru bisa api dibadannya dipadamkan," ungkap Anggraini.

"Akibatnya Dellisa mengalami luka bakar mencapai 65 persen dan lamgsung dilarikan ke RS Mitra Medika sekitar. jam 23.30 WIB. Karena peralatan kurang memadai terus dirujuk ke RS Pirngadi," ujarnya.

Akibat hal tersebut, rumah Anggraini mengalami kerusakan akibat terbakar dibagian dinding, kursi, lukisan serta pot bunga.

Senin, 07 Mei 2018

Perampokan Rumah Yang Terjadi Di Medan Johor Tertangkap Di Warnet Buat Warga Heboh


Dominoqq Terpercaya 2018 - Perampokan yang terjadi di Jalan Karya Jaya, Komplek Griya, No 18, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, sekitar pukul 02.00 WIB, Sabtu (5/5/2018) dini hari. Sempat menggegerkan warga sekitar lokasi.Korban yang bernama Arlina Nasution sempat disekap oleh dua orang pria, yang memiliki senjata tajam saat melakukan perampokan di rumah tersebut.

Kerugian sendiri ditaksir mencapai puluhan juta rupiah dengan kehilangan rantai emas 10 gram, mainan rantai 3 gram, uang tunai Rp 600 ribu, 1 unit ATM Britama, 1 Unit ATM Simpedes, 3 unit gelang emas model keroncong dan 1 unit HP Nokia warna hitam. Kapolsek Delitua, Kompol Bernhard Malau, mengatakan setelah kedua pelaku kabur dari pintu belakang rumah, barulah korban berani menjerit minta tolong. Tak lama sekitar 10 menit kemudian, warga sekitar komplek datang menolong korban dan sebagian berusaha mencari kedua pelaku sekitar TKP namun tidak ditemukan.

Sekitar pukul 08.00 WIB kedua korban yang disekap datang ke Polsek Delitua untuk membuat buat Laporan. Menanggapi hal tersebut, Polsek Delta langsung bergerak cepat. Di hari yang sama Sabtu (5/5/2018) sekitar pukul 19.30 WIB, tim menerima informasi dari masyarakat tersangka sedang berada di Jalan SM Raja, tepatnya di dalam warnet A3+.

Tim Reskrim Polsek Delta langsung meluncur ke TKP, dipimpin Kanit Serse Iptu Prastiyo dan Panit Luar Iptu Idem Sitepu. Setelah sampai di TKP tim masuk kedalam Warnet dan melihat keberadaan pelaku. Tidak menyia-nyiakan waktu petugas lalu menangkap dan menggeledah pelaku.

Didapati barang bukti HP korban dari pelaku Syahputra (27) alias Gidok warga asal Jalan Karya Jaya Belakang Panti Asuhan Al Wasliyah, Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor dan 1 buah cincin ditemukan pada tersangka Hardian Nasution (25) alias Ilham warga Jalan Karya Jaya, Gang Eka MuLya Ujung, Kelurahan Gedung Johor.

"Barang bukti baju kedua pelaku didapat di pinggiran sungai Gang Mesjid Kampung Baru. Saat diamankan pelaku Ilham berusaha untuk melawan petugas dan berhasil melarikan diri," kata Kapolsek Delitua, Kompol Bernhard Malau, Sabtu (5/5/2018) kemarin.

"Sempat dua kali kita berikan tembakan peringatan ke atas, namun tidak di indah kan pelaku Ilham. Jadi terpaksa kita lakukan tembakan mengarah terukur dan mengenai kaki pelaku," tambahnya

Lebih lanjut, Bernhard menjelaskan setelah pelaku berhasil dilumpuhkan, petugas lalu mengamankannya dan memboyong pelaku yang tertembak ke RS Bhayangkara guna di lakukan pertolongan terhadap pelaku tersebut. Dan setelah keluar dari RS Bhayangkara petugas membawa semua pelaku dan barang bukti ke Mako Polsek Delitua guna pemeriksaan lebih Lanjut.

"Dari tangan pelaku kita amankan baju pelaku dua pasang yang dipakai untuk melakukan perampokan, 1 buah hp nokia tipe 130 warna hitam, 1 buah cincin emas dan uang tunai hasil penjualan," ungkapnya.

Pelaku akan dijerat dengan pasal 365 KUHPidana dengan ancaman hukuman paling lama 9 tahun penjara.

Sabtu, 05 Mei 2018

Pelaku Perampokan Medan Sekap Korban Dengan Mulut Ditutup Kain Dan Tangan Diikat


Dominoqq Terpercaya 2018 - Perampokan terjadi di Jalan Karya Jaya, Komplek Griya, No 18, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, sekitar pukul 02.00 WIB dini hari. Dalam perampokan tersebut, keluarga korban bernama Arlina Nasution ditaksir mengalami kerugian jutaan rupiah.

Saudara kandung dari korban perampokan, Mohammad Nasir mengatakan bahwa rumah saudara kandungnya tersebut sempat disekap saat melakukan perampokan oleh dua orang pria yang memiliki senjata tajam.

"Kejadiannya semalam dini hari, sekitar pukul 02.00 WIB. Saudara saya Arlina dan temannya Ati diikat dan mulutnya ditutup pakai kain," ucap Nasir, saudara kandung korban.

Kondisi keluarga korban masih terlihat shock dan tidak ingin berkomentar banyak terkait peristiwa tersebut.

"Saya lagi shock juga ini bang. Tapi yang jelas perampok itu ngambil perhiasan emas, satu Kalung, tig cincin, tiga gelang Hp merek Nokia, kartu ATM BRI, dan juga uang sekitar uang 600 ribuanlah," ucapnya lagi dengan wajah yang masih panik.

Nasir juga menambahkan bahwa perampok tersebut keluar dari dapur rumah korban.

"Dari dapur keluarnya. Saya memang enggak di sini semalam, rumah saya di Marelan. Tapi itulah yang saya tahu dari dia (Arlina)," katanya lagi.

Hingga saat ini, rumah korban perampokan tersebut masih diolah TKP oleh tim INAFIS (Indonesia Automatic Fingerprint Identification on System), dan sudah terpantau sepi.

Jumat, 04 Mei 2018

Lapor Polisi Belum Diterima Pemilik Betor Pening


Dominoqq Terpercaya 2018 - Dengan penuh harap, JRM (32), warga Jalan Selamat, Kelurahan Sitirejo II, Kecamatan Medan Amplas, mendatangi Mapolsek Patumbak, Kamis (3/5/2018) siang jam 13:00 Wib, untuk melaporkan betor, BK 3034 HK, yang dibelinya tunai, telah dicuri orang. Pengakuan pria yang bekerja sebagai pengemudi betor itu, dia kehilangan kendaraan roda 3 tersebut, Selasa (24/4/2018) dinihari sekira jam 2:15 Wib.

Peristiwa itu diketahuinya, ketika dia terbangun dari tidur lantaran mendengar suara gonggongan anjingnya yang tak henti-henti. Dengan berat hati, dia bangkit dari tempat tidur dan melihat keluar rumah. Saat itulah JRM kaget bukan kepalang, karena betor miliknya yang biasa diparkirkan di depan rumah, sudah tak kelihatan lagi.

“Sebelum kejadian saya pulang ke rumah jam 1 malam. Betor saya parki di depan rumah, baru saya tidur. Nggak lama saya tidur, anjing saya ribut bang,” ungkap JRM saat ditemui di Mapolsek Patumbak.

Melihat kendaraan yang menjadi sumber mata pencaharianny itu sudah tidak ada lagi, JRM pun kelimpungan dan berusaha mencari serta bertanya-tanya kepada warga yang sedang begadang di warung. Namun, upaya pencarian yang dilakukan tidak seperti yang diharapkan. Betor tersebut tetap tidak ditemukan. Meski begitu, ada sedikit titik terang, karena JRM mendapat informasi tentang orang yang diduga mencuri betornya.

“Salah satu warga ada yang melihat, kalo betor saya tadi dibawa oleh I (40),” sebut JRM.

Mengetahui kalo pelaku yang mencuri masih satu kampung, JRM langsung mendatangi rumah orang yang dimaksud. Namun, saat itu I tidak ada di rumah. Dengan berat hati, JRM pun menceritakan kehilangan betornya kepada orangtua I yang saat itu berada di rumah. Kepada orangtua terduga pelaku, JRM hanya meminta agar betornya dikembalikan saja.

“Orang tua pelaku pernah mendatangi saya. Tapi mereka tak punya uang untuk menebus betor saya. Karena, betor itu sudah digadaikan kepada seseorang. Kan tidak mungkin saya yang menebusnya bang,” kesal JRM.

Kesal dengan ulah I yang tetap tidak mengembalikan betor tersebut meski sudah diberi waktu, JRM akhirnya menyerahkan kasus ini ke polisi. Namun sesampainya di Polsek Patumbak, JRM merasa kecewa, karena petugas menyuruhya untuk melengkapi berkasnya yang kurang.

“Saya disuruh salah satu penyidik untuk meminta surat keterangan dari perusahaan betor. Sementara di kantor betor, mereka menyuruh saya agar membayar pajaknya. Kalo saya membayar pajaknya, mana ada uang saya. Tahulah bang, berapalah penghasilan penarik betor,” kesal JRM sembari meninggalkan Mapolsek Patumbak.

Rabu, 02 Mei 2018

Asui Ditangkap Usai Nyedot Sabu Di Dalam Gubuk


Dominoqq Terpercaya 2018 - Asui (31) warga Dusun V, Desa Sei Rejo, Kecamatan Sei Rampah, Sergai, tak berkutik ketika disergap personel Sat Narkoba Polres Sergai saat sedang asyik menghisap sabu dalam sebuah gubuk di kawasan Dusun I, Desa Cempedak Lobang, Kecamatan Sei Rampah.

Penangkapan pria Tionghoa tersebut dibenarkan Kapolres Sergai, AKBP Juliarman Eka Putra Pasaribu pada, Rabu (2/5/2018) sekira jam 10.00 wib.

“Asui ditangkap saat asik nyabu disebuah gubuk,” terangnya.

Dikatakan AKBP Juliarman, penangkapan tersangka atas adanya informasi dari masyarakat seputar adanya penyalahgunaan narkoba jenis sabu.

“Atas laporan kita lakukan penyelidikan dan berhasil meringkus tersangka,” bilangnya.

Selain meringkus tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti berupa 1 paket sabu, 1 buah bong, 1 buah kaca pirex, 2 buah mancis, 2 plastik klip kosong dan 1 unit ponsel merk Nokia.

“Tersangka dijerat UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkoba,” papar AKBP Juliarman.

Selasa, 01 Mei 2018

Ketahuan Belanja Sabu Dua Sekawan Ini Gagal Nge-fly


Dominoqq Terpercaya 2018 - Niat hati Putra Ramasyah (20) dan Abdul Rafiq Sudrajat (20) ingin Nge-fly dengan mengkonsumsi sabu berdua, harus berakhir di sel Mapolsek Sunggal. Kedua pemuda asal Jalan Sei Mencirim, Desa Medan Krio, ditangkap petugas setelah ketahuan belanja sabu paket Rp50 ribu, Sabtu (28/4/2018).

Penangkapan kedua sahabat karib itu terjadi di Jalan Flamboyan Raya Kelurahan Tanjung Selamat Kecamatan Medan Tuntungan. Bermula dari informasi yang mengatakan bahwa di daerah Asam Kumbang sering terjadi transaksi narkotika jenis sabu-sabu, petugas Polsek Sunggal pun langsung menuju lokasi.

Tiba di lokasi, petugas melihat Abdul Rafiq mengendarai kreta Honda Vario, BK 3165 AHK, dengan gelagat mencurigakan. Petugas kemudian membuntuti keduanya. Sesampainya di Jalan Flamboyan Raya, Abdul Rafiq menemui Putra Ramasyah yang sedang menunggu. Tanpa buang waktu petugas pun langsung melakukan penangkapan terhadap keduanya.

“Sebelum ditangkap, Abdul Rafiq yang sudah menyadari kedatangan kita sempat membuang sabu tersebut. Namun berhasil kita amankan,” terang Kapolsek Sunggal, Kompol Wira Prayatna, Senin (30/4/2018).

Bersama barang bukti sabu dan kreta yang dipakai, keduanya diboyong petugas ke Polsek Sunggal.

“Kedua tersangka dijerat pasal 114 Ayat (1) subs pasal 112 ayat (1) UU RI No 35 tahun 2009 Tentang Narkotika. Ancaman hukuman minimal 6 tahun penjara,” pungkas Kompol Wira.

Sementara itu, Abdul Rafiq ketika ditanyai mengaku membeli barang haram tersebut secara patungan dengan Putra.

“Kami kongsi bang, belanja Rp50 ribu. Rencananya mau kami pakai berdua,” ucapnya yang diamini Putra.

Lelaki yang mengaku sudah mengkonsumsi sabu selama satu tahun itu pun mengaku menggunakan sabu agar tubuhnya fit ketika bekerja.

“Biar supaya enak kerja bang. Bukan untuk yang lain-lain,” jelasnya.